logo

10 Game Console dengan Review Bagus, tapi Gagal di Pasaran

Bimsalabimm
Rabu 14 Agustus 2024, 19:08 WIB
Split Second (FOTO: Split Second)

Split Second (FOTO: Split Second)

Indogamers.com - Kamu pasti sering dengar kalau game yang laris manis itu biasanya game yang berkualitas, kan? Tapi, kenyataannya nggak selalu begitu.

Ada banyak game yang meskipun dapat review positif dari para kritikus, tapi nyatanya gagal di pasaran. Entah karena timing rilis yang kurang pas, promosi yang nggak maksimal, atau karena alasan lain, game-game ini nggak berhasil memenuhi ekspektasi penjualannya.

Berikut 10 game yang mendapat review bagus, tapi gagal mencapai sukses komersial:

Baca Juga: Demi Kepuasan, 6 Aksoseris Xbox Series S Ini Wajib Dimiliki

1. Sunset Overdrive (Xbox One)

Sunset Overdrive

Sunset Overdrive sebenarnya punya semua bahan untuk jadi game yang keren—mekanik traversal yang lancar, senjata-senjata unik, dan dunia penuh warna.

Tapi sayangnya, game ini rilis eksklusif untuk Xbox One, dan timing peluncurannya yang bertepatan dengan gelombang negatif seputar Xbox One membuat game ini nggak sukses secara komersial.

Gamer yang udah kecewa sama Xbox One memilih beralih ke PlayStation 4, dan meskipun ada permintaan dari fans untuk rilis di PS4, itu nggak pernah terjadi. Hasilnya, Sunset Overdrive jadi salah satu game underrated yang gagal memenuhi potensi komersialnya.

Baca Juga: Gak Banyak yang Notice, Ternyata PlayStation 5 Punya Fitur Remote Play yang Sebenarnya Sangat Berguna

2. Gravity Rush 2 (PlayStation 4)

Gravity Rush 2

Gravity Rush 2 adalah game yang berhasil menyempurnakan konsep gameplay dari game pertamanya. Dengan kontrol gravitasi yang unik dan visual yang memukau, game ini dianggap sebagai salah satu judul yang paling inovatif di PS4.

Namun, karena basis penggemarnya cukup niche dan banyak orang nggak familiar dengan game pertamanya di PS Vita, Gravity Rush 2 nggak berhasil menarik perhatian massa. Alhasil, meskipun game ini sangat disukai oleh para kritikus, penjualannya jauh di bawah ekspektasi.

Baca Juga: 10 Game Resident Evil Paling Epic, Bikin Tidur Tidak Tenang!

3. Split Second (Xbox 360 dan PlayStation 3)

Split Second

Split Second adalah game balapan yang penuh dengan aksi eksplosif dan mekanik yang bikin adrenalin kamu naik. Game ini mengusung konsep acara TV realitas dengan ledakan yang bikin jantung deg-degan setiap saat.

Meskipun diterima dengan baik oleh para kritikus, Split Second gagal menarik perhatian gamer dalam jangka panjang. Game ini memulai debutnya dengan kuat, tapi kemudian penjualannya menurun drastis, meninggalkan jejak sebagai salah satu game balap yang terabaikan.

4. The Evil Within 2 (PS4 dan Xbox One)

The Evil Within 2

The Evil Within 2 adalah sekuel yang berusaha memperbaiki banyak kekurangan dari game pertamanya. Dengan peningkatan di berbagai aspek dan ulasan yang lebih baik, game ini diharapkan bisa melanjutkan kesuksesan pendahulunya.

Namun, penjualannya justru berhenti lebih cepat dari perkiraan, dan game ini hanya berhasil menjual seperempat dari total penjualan game pertamanya di minggu pertama.

Ada banyak spekulasi tentang alasan di balik kegagalannya, termasuk pengumuman dan rilis yang mendadak, serta perubahan tren penjualan digital yang mungkin belum sepenuhnya tercatat.

Baca Juga: 5 Hal Penting yang Bisa Diharapkan dari Resident Evil 9, Antisipasi Fans untuk Game Survival Horror Terbaru Capcom

5. Conker's Bad Fur Day (Nintendo 64)

Conker's Bad Fur Day

Conker's Bad Fur Day adalah game yang penuh dengan humor dewasa dan gameplay yang absurd, yang jelas-jelas bukan game Nintendo biasa.

Game ini mencoba menarik perhatian gamer dewasa di konsol yang dikenal dengan citra anak-anaknya, Nintendo 64.

Namun, karena rating M yang diterapkan, banyak gamer yang nggak bisa atau nggak diizinkan untuk membeli game ini.

Akibatnya, meskipun game ini dianggap sebagai kultus klasik sekarang, penjualannya saat rilis jauh di bawah ekspektasi.

6. Immortals of Aveum (PlayStation 5, Xbox Series, dan PC)

Immortals of Aveum

Immortals of Aveum adalah game yang mencoba menggabungkan elemen fantasi dengan gameplay penembak yang sudah dikenal. Visualnya yang dinamis dan gameplay yang menarik seharusnya bisa membuat game ini sukses, tapi sayangnya, game ini dirilis di tengah persaingan yang sangat ketat dengan game-game besar lainnya seperti Armored Core 6 dan Starfield.

Dengan marketing yang minim, Immortals of Aveum gagal mencapai target penjualannya dan malah terlihat seperti korban dari rencana marketing yang buruk.

Baca Juga: Sangat Worth It, Ini Alasan Kamu Harus Miliki Nintendo Switch OLED

7. Beyond Good and Evil (GameCube, Xbox, dan PlayStation 2)

Beyond Good and Evil

Beyond Good and Evil adalah game yang jauh mendahului zamannya dengan gameplay dan narasi yang solid. Tapi sayangnya, game ini dirilis berbarengan dengan game-game besar lainnya seperti Prince of Persia: The Sands of Time, Mario Kart: Double Dash, dan Final Fantasy X-2.

Timing rilis yang kurang tepat ini membuat Beyond Good and Evil tenggelam di antara rilis besar lainnya dan gagal mencapai kesuksesan komersial.

8. Marvel vs. Capcom: Infinite (PlayStation 4, PC, dan Xbox One)

Marvel vs. Capcom: Infinite

Marvel vs. Capcom: Infinite adalah seri terbaru dari franchise crossover legendaris Marvel vs. Capcom. Tapi sayangnya, game ini diterima dengan banyak kritik karena presentasi visual yang dianggap buruk dan pilihan karakter yang terbatas.

Dengan banyaknya masalah ini, ditambah edisi spesial yang mengecewakan, penjualan game ini jauh di bawah ekspektasi. Padahal, melihat kekuatan dua brand besar ini, hasilnya seharusnya bisa jauh lebih baik.

9. Elite Beat Agents (Nintendo DS)

Elite Beat Agents

Elite Beat Agents adalah game ritme yang unik dengan konsep sederhana, namun menarik.

Namun, game ini nggak berhasil menarik perhatian mainstream karena platform Nintendo DS yang lebih dikenal sebagai konsol untuk non-gamer dan pemain muda.

Gameplay-nya yang aneh dan cerita yang absurd juga membuat game ini sulit diterima oleh audiens yang lebih luas. Meskipun dianggap sebagai game yang bagus, penjualannya tidak mencerminkan hal tersebut.

10. Shenmue (Sega Dreamcast)

Shenmue

Shenmue adalah salah satu game yang paling ambisius di zamannya, dengan dunia yang luas, cerita yang mendalam, dan gameplay yang sinematik.

Namun, biaya pengembangan yang sangat besar dan eksklusivitasnya di Sega Dreamcast yang saat itu sedang dalam masa sulit, membuat game ini gagal mencapai kesuksesan finansial.

Meskipun begitu, Shenmue kini dianggap sebagai salah satu game paling berpengaruh dan menjadi inspirasi bagi banyak game setelahnya.

Jadi, itulah 10 game yang meskipun diulas dengan baik oleh para kritikus, nyatanya gagal mencapai kesuksesan komersial yang diharapkan. ***

Follow Berita Indogamers di Google News
Editor :
Berita Terkait
Console

Sangat Worth It, Ini Alasan Kamu Harus Miliki Nintendo Switch OLED

Selasa 13 Agustus 2024, 15:32 WIB
undefined
Console

52 Tahun Perjalanan Console Game Sejak 1972, Lebih dari 30 Jenis Console Diproduksi. Bagaimana dengan Tren Masa Depan?

Selasa 13 Agustus 2024, 16:31 WIB
undefined
Console

7 Game PC Bertema Star Wars di Steam

Selasa 13 Agustus 2024, 19:34 WIB
undefined
Console

Minim Gangguan, Game Console ini Dapat Dimainkan Secara Offline

Selasa 13 Agustus 2024, 20:00 WIB
undefined
Console

Gamenya Para Suhu! 17 Game Real Time Strategy Bikin Andrenalin Naik

Rabu 14 Agustus 2024, 11:30 WIB
undefined
News Update
Console30 Mei 2026, 14:58 WIB

Kolaborasi Epik! Frieren Siap 'Cosplay' Jadi Lukisan Klasik Girl with a Pearl Earring Musim Panas Ini

Kejutan buat fans anime! Frieren: Beyond Journey's End bakal berkolaborasi dengan pameran seni legendaris Johannes Vermeer di Jepang. Intip detail menariknya di sini!
Kolaborasi Epik! Frieren Siap Cosplay Jadi Lukisan Klasik Girl with a Pearl Earring Musim Panas Ini (FOTO: gamerant)
Console30 Mei 2026, 14:58 WIB

Gak Cuma Palworld! Roco Kingdom: World, Game Open-World Baru Mirip Pokémon Buatan Tencent Resmi Meluncur!

Bosan dengan Pokémon yang itu-itu saja? Tencent baru saja merilis Roco Kingdom: World, game open-world tangkap monster super luas tanpa sistem gacha! Yuk, intip fakta menariknya di sini.
Gak Cuma Palworld! Roco Kingdom: World, Game Open-World Baru Mirip Pokémon Buatan Tencent Resmi Meluncur! (FOTO: gamerant)
Guides30 Mei 2026, 12:57 WIB

Tips Gaming, Tetap Kepala Dingin Saat Bertemu Tim Toxic

Sering kesal karena tim toxic? Simak 4 tips jitu menjaga kepala tetap dingin agar performa gaming stabil dan terhindar dari lose streak!
Tips Gaming, Tetap Kepala Dingin Saat Bertemu Tim Toxic(FOTO: freepik.com)
Guides30 Mei 2026, 11:48 WIB

Cara Mengatasi Stres Gaming agar Hobi Tetap Menyenangkan

Sering kesal saat main game? Mungkin kamu mengalami Gaming Burnout! Simak cara mengenali gejalanya dan tips ampuh untuk "isi ulang" energi mentalmu.
Cara Mengatasi Stres Gaming agar Hobi Tetap Menyenangkan(FOTO: freepik.com)
News29 Mei 2026, 21:37 WIB

BNI Perkuat Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia, Alwi Farhan Bersinar di Singapore Open

Perjalanan gemilang Alwi Farhan di Singapore Open kembali menghadirkan optimisme bagi masa depan bulu tangkis Indonesia.
Alwi Farhan
PC29 Mei 2026, 18:48 WIB

7 Kelebihan ASUS TUF Gaming F16 yang Cocok untuk Gamer dan Kontent Kreator

ASUS kembali memperkuat pasar laptop gaming di Indonesia melalui ASUS TUF Gaming F16 (FX608) rekomendasi laptop untuk gamers dan konten kreator
Mengenal kelebihan ASUS TUF Gaming F16 (FX608) (FOTO: Dok.Asus)
PC29 Mei 2026, 18:42 WIB

7 Kelebihan ASUS TUF Gaming A16, Laptop Gaming AMD Powerful dengan Dukungan AI Modern

ASUS TUF Gaming A16 hadir dengan desain tangguh, sistem pendingin optimal, dan fitur AI modern yang membuatnya semakin menarik di 2026.
Mengenal kelebihan ASUS TUF Gaming A16 (FA608) (FOTO: DOK.ASUS)
Guides29 Mei 2026, 18:31 WIB

PUBG MOBILE x BLUE LOCK Resmi Hadir, Bawa Karakter dan Item Eksklusif ke Dalam Game

Kolaborasi PUBG MOBILE x BLUE LOCK sudah tersedia mulai sekarang hingga 30 Juni 2026 dengan menghadirkan berbagai konten eksklusif.
Kolaborasi PUBG MOBILE x BLUE LOCK sudah tersedia mulai sekarang hingga 30 Juni 2026 (FOTO: Dok.PUBG Mobile)
News29 Mei 2026, 18:24 WIB

ShopeePay Hadirkan Promo Weekly Diamond Pass MLBB Rp1, Bisa Dapat Hingga 220 Diamond

ShopeePay menghadirkan promo Weekly Diamond Pass MLBB Rp1 yang bisa dinikmati melalui aplikasi ShopeePay.
hopeePay menghadirkan promo Weekly Diamond Pass MLBB Rp1 yang bisa dinikmati melalui aplikasi ShopeePay (FOTO: Dok.shopeepay)
E-Sport29 Mei 2026, 14:10 WIB

Uji Stamina di Grand Finals FFWS SEA, Format Champion Rush

FFWS SEA 2026 Spring hadir dengan format Champion Rush yang lebih menantang! Simak tantangan baru bagi tim Indonesia demi tiket ke Prancis.
Uji Stamina di Grand Finals FFWS SEA, Format Champion Rush(FOTO: Indogamers))
Portal Media Game Nomor 1 di Indonesia

Indogamers sebuah situs yang didedikasikan kepada pecinta game dari semua kalangan dan latar belakang. Hadir menjadi sumber informasi terpercaya bagi seluruh gamers di Indonesia.

Perumahan Bukit Hijau Felicity Village Blok B No. 6 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Provinsi Jawa Barat 16517

+62851 8306 6952

Subscribe

Anda juga bisa mengikuti update terbaru mengenai event-event yang sedang berjalan di media sosial kami.

© Copyright 2026 IndoGamers. All rights reserved.