Indogamers.com - Halo Gamers sejati!Kalau kamu merasa koleksi gamemu sudah tamat semua dan mulai berpikir untuk menjual Nintendo Switch, saya peringatkan: Tunggu dulu! Konsol mungil ini dipenuhi harta karun Role-Playing Games (RPG) yang tak ternilai. Dari petualangan besar hingga judul-judul kecil yang penuh hati, banyak game luar biasa yang mungkin terlewat. Kali ini, kita akan membahas 7 game RPG terbaik di Switch yang harus kamu mainkan (dan tamatkan!) sebelum kamu berpisah dengan konsol kesayanganmu.
Daftar emas ini kami rangkum dari video review para ahli (dikutip dari akun YouTube Renkai Games). Yuk, kita lihat game apa saja yang berhasil masuk daftar sempurna ini!
Isi: 7 RPG yang Menjamin Petualangan Tak Terlupakan
1. Bravely Default 2
Bravely Default 2 adalah masterclass dari Square Enix yang berhasil menangkap semua pesona RPG klasik, lalu memberinya sentuhan modern. Game ini menyajikan strategi mendalam, cerita yang kaya, dan visual yang memukau seperti buku cerita cat air yang hidup. Mekanisme Brave dan Default dalam pertarungan memungkinkan pemain mengambil langkah ekstra dengan meminjam giliran masa depan atau bertahan untuk melancarkan serangan balik yang kuat. Ditambah dengan sistem Job yang serbaguna, game ini menjadi taman bermain strategi tanpa batas, menghargai kesabaran dan kreativitas dalam setiap battle turn-based.
2. Monster Hunter Stories 2: Wings of Ruin
Ini adalah sisi lain dari franchise berburu monster yang brutal. Monster Hunter Stories 2 mengubah formula aksi menjadi petualangan berbasis giliran (turn-based) yang mengharukan tentang persahabatan. Alih-alih memburu, kamu berperan sebagai Rider yang menetaskan dan membesarkan monster (Monstie) dari telur untuk bertarung di sisimu. Sistem battle-nya intuitif namun dalam, menggunakan struktur ala suit (rock-paper-scissors) antara serangan Power, Speed, dan Technical yang menuntut prediksi. Fokus utama game ini adalah membangun ikatan emosional dengan Monstie-mu, memberikan nuansa hangat layaknya film Studio Ghibli.
3. Dragon Quest Treasures
Game spin-off dari Dragon Quest ini berfokus sepenuhnya pada eksplorasi dan perburuan harta karun yang menyenangkan. Kamu mengikuti petualangan Eric dan Mia, duo kakak beradik yang menjelajahi pulau-pulau terapung Draconia yang penuh monster dan sejarah tersembunyi. Tujuanmu adalah membangun markas, merekrut monster, dan menggali harta karun yang tersembunyi. Setiap monster yang kamu rekrut memiliki kemampuan unik untuk bergerak (seperti melayang, menggali, atau memanjat) yang mengubah eksplorasi menjadi teka-teki. Combat-nya real-time yang ringan, berfokus pada ritme dan kerjasama tim alih-alih tingkat kesulitan yang brutal.
4. Jack Move
Jack Move adalah permata RPG indie yang berhasil menangkap semangat era cyberpunk dengan sempurna: lampu neon, korupsi korporasi, dan teknologi yang kebablasan. Dengan visual seni pixel yang slick dan dinamis, kamu berperan sebagai Noah, seorang hacker berbakat yang terjebak dalam jaringan rahasia. Pertarungan berlangsung di dunia siber, di mana Noah menyerang musuh menggunakan serangan digital. Mekanisme Jack Move memungkinkan kamu mengganti software (program) serangan, pertahanan, atau utility di tengah battle dengan cepat. Game ini memang pendek (sekitar 6–8 jam), tetapi setiap momen terasa padat, berkesan, dan penuh gaya.
5. Undernaut's Labyrinth of Yomi
Bagi penggemar genre dungeon crawler, Undernaut's Labyrinth of Yomi menawarkan pengalaman gelap dan metodis yang mendebarkan. Berlatar di Tokyo tahun 1979, kamu adalah seorang "Undernaut" yang disewa oleh korporasi untuk menjelajahi labirin raksasa (Yomi) yang tiba-tiba muncul di tengah kota. Gameplay-nya mengikuti formula dungeon crawling first-person klasik: memetakan jalur, mengelola sumber daya, dan bertarung turn-based yang sangat menantang. Dengan suasana yang grim, desain monster hand-drawn yang sureal, dan cerita tentang eksploitasi, game ini adalah perjalanan psikologis dan fisik yang intens.
6. Rune Factory 5
Apa jadinya jika life simulation seperti bertani dan bersosialisasi digabungkan dengan Action RPG? Jawabannya adalah Rune Factory 5. Kamu terbangun dengan amnesia di kota damai Rigbarth dan bergabung dengan penjaga lokal. Setiap hari, kamu bisa bertani, memancing, berteman, dan bahkan menikah (dengan opsi inclusivity baru) sambil bertarung real-time melawan monster di dungeon. Kamu bahkan bisa menangkap monster untuk membantu pekerjaan di ladang. Meskipun bukan keajaiban teknis, game ini menyajikan suasana yang hangat, penuh warna, dan damai, membuat tugas-tugas sederhana pun terasa memuaskan.
7. Romancing Saga Minstrel Song Remastered
Game ini adalah bukti betapa beraninya Square Enix bereksperimen. Remaster dari judul klasik PS2 ini menolak memiliki satu alur cerita linier. Kamu memilih satu dari delapan protagonis, dan kisahmu sepenuhnya non-linear, dibentuk oleh setiap keputusan, quest, dan bahkan hasil battle. Sistem pertarungannya turn-based yang unik berkat mekanisme "Glimmering," di mana karakter tiba-tiba menemukan kemampuan baru di tengah pertarungan secara acak. Game ini tidak menggandeng tanganmu; ia menantangmu untuk menjelajah, bereksperimen, dan merangkul semua hal tak terduga yang menjadi ciri khasnya.
Kesimpulan: Petualangan Masih Menanti!
Dengan daftar masterpiece RPG di atas, jelas bahwa Nintendo Switch masih merupakan salah satu konsol terbaik untuk penggemar genre ini. Apakah kamu menyukai strategi turn-based yang dalam (Bravely Default 2), eksplorasi bebas (Dragon Quest Treasures), atau life-sim yang menenangkan (Rune Factory 5), ada petualangan sempurna yang menunggumu.
Jadi, simpan kembali kotak konsolmu dan habiskan waktu untuk benar-benar menyelami dunia-dunia fantastis ini! Dijamin, kamu tidak akan menyesal.***





















