Indogamers.com – Halo, Para Gamer! Kadang, beberapa JRPG terbaik justru meluncur tanpa sorotan kamera yang besar. Padahal, game-game ini menawarkan dunia yang tak terlupakan, sistem permainan yang revolusioner, dan narasi yang bikin kita merenung berhari-hari.
Jika kamu sudah menamatkan semua judul mainstream dan haus akan petualangan baru yang segar, daftar ini khusus untuk Anda! Siapkan konsol dan mental kalian, karena kita akan membedah 10 "permata tersembunyi" di dunia JRPG yang wajib masuk daftar grinding Anda sekarang juga!
1. The Last Story: Surat Cinta Terakhir Sang Legenda
Dikembangkan oleh bapak Final Fantasy, Hironobu Sakaguchi, game ini terasa seperti pernyataan personal yang mendalam. Dengan gaya seni yang memadukan arsitektur Eropa dan sentuhan Jepang klasik, visualnya sangat memukau. Combat-nya unik karena menggabungkan aksi real-time dengan elemen cover mechanics dan taktik koordinasi tim yang masih terasa sangat segar hingga saat ini.
2. The Legend of Nayuta: Boundless Trails
Berbeda dari seri Trails utama yang turn-based, Nihon Falcom bereksperimen dengan aksi cepat di judul ini. Mengambil inspirasi dari seri Ys, pertarungannya sangat responsif dengan elemen platforming dan struktur stage-based. Remaster terbarunya memberikan polesan visual dan performa yang jauh lebih halus, menjadikannya petualangan yang sangat memuaskan.
3. Ar Tonelico: Melody of Elemia
Game ini benar-benar unik karena mengintegrasikan musik ke dalam narasi dan gameplay. Sistem pertarungannya menggunakan struktur di mana petarung garis depan harus melindungi penyanyi di belakang yang mengeluarkan song magic secara real-time. Mekanik "Diving" ke dalam alam bawah sadar karakter memberikan kedalaman cerita emosional yang luar biasa.
4. Lunar Remastered Collection
Koleksi ini menghidupkan kembali dua JRPG klasik, Silver Star Story dan Eternal Blue. Meskipun ceritanya terasa familiar, penulisan karakternya sangat kuat dengan selera humor yang hangat. Remaster ini menambahkan fitur modern seperti dukungan widescreen dan turbo mode tanpa menghilangkan pesona aslinya yang legendaris.
5. Ara Fell: Pesona 16-Bit yang Memikat
Lahir dari komunitas indie, Ara Fell adalah bukti bahwa sistem turn-based tradisional masih punya taji. Game ini terinspirasi dari era 16-bit seperti Secret of Mana dengan dunia yang terasa hidup. Protagonisnya, Lita, membawa humor segar yang sering mengejek kiasan-kiasan klise RPG klasik, membuat perjalanan kamu jadi lebih berwarna.
6. Radiata Stories: Satir dan Humor di Era PS2
Game dari Tri-Ace ini menonjol karena kemampuannya mengejek klise JRPG melalui ironi dan komedi. Jack Russell, sang protagonis, bukanlah pahlawan pilihan yang sempurna, melainkan pemuda keras kepala yang kocak. Fitur terbaiknya adalah kota Radiata yang terasa sangat hidup dengan rutinitas NPC dan ratusan sekutu unik yang bisa kamu rekrut.
7. Touhou Artificial Dream in Arcadia
Terinspirasi dari Shin Megami Tensei klasik, game ini adalah dungeon crawler orang pertama yang sangat menantang. Kamu harus merekrut dan menggabungkan Yokai untuk bertahan hidup di labirin yang kejam. Dengan estetika retro PC-98, game ini adalah ujian sejati bagi para pecinta RPG sekolah lama yang menyukai perencanaan matang.
8. Banner of the Maid: Strategi di Tengah Revolusi Prancis
Mengambil latar reinterpretasi fiksi Revolusi Prancis, game strategi taktis ini sangat terinspirasi oleh Fire Emblem. Kamu berperan sebagai Pauline Bonaparte dalam pertempuran berbasis grid yang mementingkan posisi dan efek cuaca. Visual pixel art yang dipadukan dengan potret karakter bergaya anime memberikan presentasi yang sangat cantik.
9. Pandora's Tower: Ketegangan Waktu dan Ikatan Emosional
Kisah tragis tentang Aeron yang berusaha menyelamatkan Elena dari kutukan monster. Gameplay-nya berfokus pada eksplorasi 13 menara raksasa yang penuh puzzle dan bos kolosal. Adanya batasan waktu yang menunjukkan proses transformasi Elena menciptakan tekanan konstan yang membuat setiap detik penjelajahan terasa sangat berharga.
10. The Last Remnant: Skala Perang yang Masif
Game dari Square Enix ini menawarkan sistem pertempuran yang berbeda: kamu tidak mengontrol individu, melainkan memerintah beberapa skuad dalam formasi perang. Pertarungannya sangat taktikal, menuntut manajemen posisi yang hati-hati. Versi remasternya meningkatkan performa secara signifikan untuk sistem combat yang sangat kompleks ini.
Kesimpulan
Itu dia 10 JRPG underrated yang menawarkan pengalaman unik, mulai dari sistem musik yang mendalam hingga strategi perang masif. Meski jarang dibahas, kualitas cerita dan gameplay mereka tidak kalah gahar dari judul-judul papan atas.
Sekarang giliran kamu! Dari daftar di atas, mana yang menurut kamu paling bikin penasaran? Atau punya rekomendasi JRPG tersembunyi lainnya?***




















