logo

Layak atau Cuma Hoki? 10 Pemenang Game of the Year (GOTY) Terakhir yang Kontroversial

Marysa Wulandriati
Rabu 21 Januari 2026, 09:31 WIB
null (FOTO: MainQuestID)

null (FOTO: MainQuestID)

Indogamers.com – Penghargaan Game of the Year (GOTY) selalu memicu perdebatan panas. Apakah pemenangnya benar-benar mengubah standar industri, atau hanya kebetulan muncul di saat yang tepat? Setelah kemenangan mengejutkan Clair Obscure: Expedition 33 di tahun 2025 lalu, pertanyaan ini kembali relevan di tahun 2026 ini.

Mari kita lihat ke belakang dan menganalisis 10 pemenang terakhir. Kita tidak mencari siapa yang jelek, tapi mencari tahu apakah mereka menang karena kualitas murni atau faktor keberuntungan semata. Yuk, simak daftarnya versi Indogamers!

1. Overwatch (2016)

Overwatch memenangkan GOTY 2016 di saat tren FPS didominasi oleh tema militer yang suram. Blizzard datang dengan warna cerah dan karakter ikonik. Meskipun dianggap membawa angin segar, game ini juga dikritik karena mempopulerkan tren lootbox dan model live service yang kini membuat banyak gamer merasa lelah.

2. The Legend of Zelda: Breath of the Wild (2017)

Game ini mengubah wajah open world selamanya dengan memberikan kebebasan eksplorasi mutlak tanpa dipandu oleh ikon peta yang berlebihan. Sistem fisika yang cerdas membuat pemain merasa puas saat menemukan solusi sendiri. Dampak game ini terhadap standar industri di tahun-tahun setelahnya benar-benar tidak terbantahkan.

3. God of War (2018)

Mengalahkan Red Dead Redemption 2 yang sangat ambisius, God of War menang berkat eksekusi visi yang sangat terfokus dan rapi. Kratos bertransformasi menjadi sosok ayah yang emosional dalam balutan presentasi one-shot camera. Kemenangan ini memicu debat abadi: apakah GOTY milik game paling luas atau game dengan eksekusi paling sempurna?

4. Sekiro: Shadows Die Twice (2019)

Sekiro menang tanpa mencoba menyenangkan semua orang. Tidak ada grinding level; kamu dipaksa untuk menguasai ritme parry atau mati. Kemenangannya adalah bukti penghargaan terhadap desain game yang percaya diri dan tidak takut menghukum pemain demi menyampaikan visi artistiknya yang kuat.

5. The Last of Us Part II (2020)

Secara teknis, game ini adalah pencapaian luar biasa dengan detail animasi yang sempurna. Namun, keberaniannya mengambil risiko naratif dengan memaksa pemain berempati pada karakter antagonis membuatnya sangat kontroversial. Kemenangannya menegaskan bahwa game AAA bisa sukses meskipun menyajikan cerita yang memecah opini publik.

6. It Takes Two (2021)

Di tengah gempuran game epik nan serius, game ini menang dengan premis sederhana: kesenangan murni bermain berdua (co-op). Desain levelnya yang sangat variatif memastikan kamu tidak pernah bosan. Ini adalah pengingat bahwa ide kreatif dan eksekusi yang menyenangkan bisa mengalahkan budget raksasa.

7. Elden Ring (2022)

Elden Ring berhasil membuat formula Soulsborne yang terkenal sulit menjadi lebih mudah diakses lewat struktur open world. Jika kamu mentok di satu bos, kamu bisa pergi menjelajah tempat lain dulu. Ia dianggap sebagai penyempurnaan ekstrem dari formula FromSoftware yang sudah sangat matang.

8. Baldur’s Gate 3 (2023)

Kemenangan game ini mengejutkan karena genre turn-based RPG yang kompleks biasanya punya pasar niche. Baldur's Gate 3 menawarkan kebebasan pilihan yang konsekuensinya benar-benar terasa. Game ini menjadi standar baru bagi industri tentang sejauh mana RPG bisa melibatkan pemain jika digarap dengan totalitas.

9. Astro Bot (2024)

Astro Bot menang bukan karena narasi berat, melainkan karena ia tahu persis identitasnya: platformer yang sangat menyenangkan. Dengan kontrol presisi dan pemanfaatan fitur DualSense yang maksimal, game ini mengingatkan kita bahwa tujuan utama video game adalah membuat pemain tersenyum.

10. Clair Obscure: Expedition 33 (2025)

Game turn-based RPG ini mengejutkan dunia dengan mengalahkan raksasa industri lainnya tahun lalu. Dengan visual yang kuat dan sistem pertempuran inovatif, Clair Obscure membuktikan bahwa industri siap memberikan mahkota kepada IP baru yang berani tampil beda di tengah kejenuhan sekuel waralaba besar.

Kesimpulan

Sejarah GOTY menunjukkan bahwa pemenang tidak selalu game termahal atau terluas, melainkan game yang paling berani mengeksekusi visinya. Dari revolusi open world Zelda hingga kesederhanaan Astro Bot, setiap pemenang mencerminkan apa yang dihargai industri pada masa itu.

Sekarang giliran kamu, Sobat Gamers! Dari 10 pemenang di atas, mana yang menurut kamu paling layak (atau paling tidak layak) mendapatkan gelar GOTY?***

Follow Berita Indogamers di Google News
Editor :
Berita Terkait
Console

Gak Perlu Budget AAA! 7 Game Indie Terbaik 2025 yang Wajib Kamu Tamatin

Selasa 20 Januari 2026, 20:06 WIB
undefined
Console

Nostalgia Konsol Biru! 10 Game PS3 Legendaris Terbaik Sepanjang Masa yang Tak Tergantikan

Selasa 20 Januari 2026, 22:18 WIB
undefined
Console

Siap-Siap! 10 Game Nintendo Switch dan Switch 2 Paling Dinantikan di Tahun 2026

Selasa 20 Januari 2026, 22:23 WIB
undefined
Console

Gak Ada Matinya! 7 Rekomendasi Game Horor PS5 Paling Underrated yang Wajib Kamu Mainkan untuk Pengalaman Mencekam yang Luar Biasa

Selasa 20 Januari 2026, 23:28 WIB
undefined
Console

Gak Ada Matinya! 7 Game RPG Isometrik Masterpiece yang Bisa Kamu Mainkan 100+ Jam!

Selasa 20 Januari 2026, 23:50 WIB
undefined
Console

Candu Banget! 15 Game RPG Isometrik PS5 Terbaik yang Bakal Menghancurkan Waktu Luangmu!

Selasa 20 Januari 2026, 20:26 WIB
undefined
Console

Waktunya Healing! 10 Game Cozy Nintendo Switch Terbaru 2026 yang Paling Bikin Rileks

Selasa 20 Januari 2026, 20:29 WIB
undefined
Console

15 Game Nintendo Switch Terbaik 2025 yang Wajib Kamu Tamatin: Dari Metroid Prime 4 hingga Silksong!

Selasa 20 Januari 2026, 20:34 WIB
undefined
Console

PS5 Auto-Gahar! 10 Game Eksklusif 2026 yang Bakal Menghancurkan Kehidupan Sosialmu

Selasa 20 Januari 2026, 22:10 WIB
undefined
Console

Gak Boleh Skip! 12 Game Pixel-Art Terbaik yang Wajib Kamu Mainkan, Dari Petualangan Emosional hingga RPG Kompleks!

Selasa 20 Januari 2026, 22:14 WIB
undefined
News Update
News29 Mei 2026, 21:37 WIB

BNI Perkuat Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia, Alwi Farhan Bersinar di Singapore Open

Perjalanan gemilang Alwi Farhan di Singapore Open kembali menghadirkan optimisme bagi masa depan bulu tangkis Indonesia.
Alwi Farhan
PC29 Mei 2026, 18:48 WIB

7 Kelebihan ASUS TUF Gaming F16 yang Cocok untuk Gamer dan Kontent Kreator

ASUS kembali memperkuat pasar laptop gaming di Indonesia melalui ASUS TUF Gaming F16 (FX608) rekomendasi laptop untuk gamers dan konten kreator
Mengenal kelebihan ASUS TUF Gaming F16 (FX608) (FOTO: Dok.Asus)
PC29 Mei 2026, 18:42 WIB

7 Kelebihan ASUS TUF Gaming A16, Laptop Gaming AMD Powerful dengan Dukungan AI Modern

ASUS TUF Gaming A16 hadir dengan desain tangguh, sistem pendingin optimal, dan fitur AI modern yang membuatnya semakin menarik di 2026.
Mengenal kelebihan ASUS TUF Gaming A16 (FA608) (FOTO: DOK.ASUS)
Guides29 Mei 2026, 18:31 WIB

PUBG MOBILE x BLUE LOCK Resmi Hadir, Bawa Karakter dan Item Eksklusif ke Dalam Game

Kolaborasi PUBG MOBILE x BLUE LOCK sudah tersedia mulai sekarang hingga 30 Juni 2026 dengan menghadirkan berbagai konten eksklusif.
Kolaborasi PUBG MOBILE x BLUE LOCK sudah tersedia mulai sekarang hingga 30 Juni 2026 (FOTO: Dok.PUBG Mobile)
News29 Mei 2026, 18:24 WIB

ShopeePay Hadirkan Promo Weekly Diamond Pass MLBB Rp1, Bisa Dapat Hingga 220 Diamond

ShopeePay menghadirkan promo Weekly Diamond Pass MLBB Rp1 yang bisa dinikmati melalui aplikasi ShopeePay.
hopeePay menghadirkan promo Weekly Diamond Pass MLBB Rp1 yang bisa dinikmati melalui aplikasi ShopeePay (FOTO: Dok.shopeepay)
E-Sport29 Mei 2026, 14:10 WIB

Uji Stamina di Grand Finals FFWS SEA, Format Champion Rush

FFWS SEA 2026 Spring hadir dengan format Champion Rush yang lebih menantang! Simak tantangan baru bagi tim Indonesia demi tiket ke Prancis.
Uji Stamina di Grand Finals FFWS SEA, Format Champion Rush(FOTO: Indogamers))
E-Sport29 Mei 2026, 14:00 WIB

Grand Finals FFWS SEA 2026, Misi Juara Tim Indonesia

Tiga wakil Indonesia—RRQ Kazu, EVOS Divine, dan Bigetron by Vitality—siap bertarung di Grand Finals FFWS SEA 2026 Vietnam akhir pekan ini
Grand Finals FFWS SEA 2026, Misi Juara Tim Indonesia(FOTO: Indogamers)
E-Sport29 Mei 2026, 13:40 WIB

ONIC Juara DFNC Season 2 PC, Lolos Pan-Pacific 2026

ONIC sukses mendominasi kategori PC di DFNC Season 2 dengan sapuan bersih posisi 1 dan 2. Siap wakili Indonesia di Pan-Pacific Operations Cup 2026
ONIC Juara DFNC Season 2 PC, Lolos Pan-Pacific 2026(FOTO: Garena)
E-Sport29 Mei 2026, 13:35 WIB

Alter Ego Elite Juara DFNC Season 2 Kategori Mobile

Alter Ego Elite resmi menjadi juara nasional DFNC Season 2 kategori Mobile setelah tampil dominan mengalahkan ONIC dengan skor fantastis.
Alter Ego Elite Juara DFNC Season 2 Kategori Mobile(FOTO: Garena)
News29 Mei 2026, 11:28 WIB

Bahaya Radikalisme Digital Incar Anak Lewat Game Online

BNPT mencatat 112 siswa terpapar radikalisme melalui media sosial dan game online. Simak pentingnya pengawasan keluarga di ruang digital.
Bahaya Radikalisme Digital Incar Anak Lewat Game Online (FOTO: Gemini AI)
Portal Media Game Nomor 1 di Indonesia

Indogamers sebuah situs yang didedikasikan kepada pecinta game dari semua kalangan dan latar belakang. Hadir menjadi sumber informasi terpercaya bagi seluruh gamers di Indonesia.

Perumahan Bukit Hijau Felicity Village Blok B No. 6 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Provinsi Jawa Barat 16517

+62851 8306 6952

Subscribe

Anda juga bisa mengikuti update terbaru mengenai event-event yang sedang berjalan di media sosial kami.

© Copyright 2026 IndoGamers. All rights reserved.