Indogamers.com - Jika kamu adalah penggemar kontrol yang presisi, dunia yang digambar dengan tangan (hand-drawn), dan mekanisme gameplay yang memuaskan, maka genre 2D platformer adalah jawabannya. Memasuki tahun 2026, genre ini semakin berevolusi dengan visual yang kian artistik dan tingkat kesulitan yang menantang adrenalin.
Dari judul-judul klasik hingga rilisan terbaru yang baru saja menggebrak pasar, berikut adalah 10 game action 2D platformer terbaik yang wajib masuk ke dalam daftar mainmu!
1. Solitaria (Maret 2026)
Dibuat oleh Studio Dudow, Solitaria adalah Metroidvania yang mengisi kekosongan hati para penggemar Hollow Knight. Sebagai prajurit api kecil di dunia yang sekarat, kamu harus menguasai sistem parry dan serangan balik yang eksplosif. Visualnya yang indah dan tingkat kesulitannya yang tinggi membuat setiap kemenangan terasa sangat berharga.
2. Darwin’s Paradox (April 2026)
Bayangkan kamu menjadi seekor gurita kecil bernama Darwin yang terjebak dalam konspirasi alien di sebuah kompleks industri. Game besutan Konami yang dibangun dengan Unreal Engine 5 ini menggabungkan elemen stealth, memanjat dinding, hingga menembakkan tinta. Ini adalah perpaduan unik antara film Pixar dan petualangan aksi yang penuh kepribadian.
3. Rain World
Game ini bukan untuk mereka yang mudah menyerah. Di sini, kamu adalah seorang peneliti yang terdampar di planet alien penuh predator cerdas. Tanpa tombol serang, pertahanan utamamu adalah memahami rantai makanan dan perilaku makhluk lain. AI setiap makhluk di sini beroperasi secara independen, membuat kamu benar-benar merasa bukan berada di puncak rantai makanan.
4. Noita
Sebuah physics sandbox roguelike di mana setiap piksel dalam game ini disimulasikan secara fisik. Kamu bisa merakit tongkat sihir dengan kombinasi yang hampir tak terbatas. Namun hati-hati, saking detailnya simulasi fisik di sini, kamu bisa saja tidak sengaja meledakkan dirimu sendiri dengan mantra yang kamu buat. Jenius sekaligus kacau!
5. Never
Datang dari kreator Minit, game ini menceritakan seorang gadis dan serigalanya yang berlari menembus kegelapan monster. Pertarungannya terasa emosional karena kamu tidak hanya bertarung untuk menang, tapi untuk melindungi ikatan batin di antara keduanya. Visual hand-painted dan soundtrack-nya akan terus membekas di ingatanmu.
6. Planet of Lana
Sering dijuluki sebagai "Studio Ghibli dalam bentuk platformer". Tanpa dialog, dunia di game ini berbicara melalui visualnya yang menawan. Menceritakan seorang gadis dan teman robotnya yang mencoba menghindari kejaran tentara di tengah reruntuhan kuno, setiap langkah di game ini adalah teka-teki sinematik yang indah.
7. MIO: Memories in Orbit (Januari 2026)
Game indie asal Prancis ini disebut-sebut sebagai banger pertama di tahun 2026. Kamu adalah robot yang terbangun di kapal ruang angkasa yang dipenuhi mesin pemberontak dan vegetasi yang rimbun. Pergerakannya terasa sangat halus (silky smooth) dengan gaya seni yang memanjakan mata.
8. Prince of Persia: The Lost Crown
Lahir kembali sebagai Metroidvania di tahun 2024, game ini membuktikan bahwa sang Pangeran masih memiliki taring. Dengan kemampuan memanipulasi waktu dan mekanisme wall-running yang memuaskan, Ubisoft berhasil menciptakan salah satu game platformer dengan desain peta paling cerdas dan sistem kombo yang mendalam.
9. Shinobi: Art of Vengeance (Agustus 2025)
Sebuah surat cinta untuk action platformer klasik yang digarap dengan presisi modern oleh studio di balik Streets of Rage 4. Visualnya menunjukkan kebrutalan ninja yang elegan. Jika kamu merindukan aksi tebas-menebas khas Sega dengan kualitas visual masa kini, game ini adalah jawabannya.
10. Shell Diver
Siapa sangka game tentang kura-kura lansia dengan pistol gelembung yang ingin memulai bisnis ubur-ubur bisa mendapatkan rating 99% di Steam? Shell Diver adalah bukti bahwa kebahagiaan murni bisa ditemukan dalam bentuk piksel. Mekanik menyelam, upgrade peralatan, dan eksplorasi bioma lautnya benar-benar bikin ketagihan!
Dunia platformer 2D di tahun 2026 menawarkan spektrum yang sangat luas, mulai dari yang brutal seperti Rain World hingga yang super nyaman (cozy) seperti Shell Diver. Mana pun yang kamu pilih, kesepuluh game ini menjamin kontrol yang responsif dan pengalaman visual yang tak terlupakan.
Gimana menurut kamu, lebih suka tantangan berat di Solitaria atau santai menyelam bareng kura-kura di Shell Diver?