Indogamers.com - Tabir misteri yang menyelimuti proyek terbaru Ubisoft, Assassin's Creed (AC) Codename Hexe, perlahan mulai tersingkap. Bocoran terbaru dari informan ternama bernama Rogue, yang juga diperkuat oleh xJonathan, mengungkap detail mendalam mulai dari identitas asli sang protagonis, latar waktu yang mencekam, hingga keterkaitannya dengan sosok legenda, Ezio Auditore.
Meskipun informasi ini masih bersifat rumor dan harus diterima dengan hati-hati, detail yang muncul memberikan gambaran bahwa AC Hexe akan menjadi salah satu entri paling gelap dan ambisius dalam sejarah waralaba ini.
Anika: Protagonis Baru dan Keturunan Keluarga Auditore
Bocoran terbaru menyebutkan bahwa nama asli protagonis game ini adalah Anika, sementara nama "Elsa" yang sempat beredar sebelumnya hanyalah nama internal untuk proses pengembangan. Menariknya, Anika dikabarkan memiliki garis keturunan yang sangat istimewa; ia disebut sebagai keturunan dari Claudia Auditore, adik perempuan dari sang legenda Ezio Auditore.
Lebih mengejutkan lagi, rumor ini mengeklaim bahwa Ezio akan kembali hadir dalam game ini. Bukan sebagai karakter yang dapat dimainkan, melainkan sebagai sosok roh atau mentor gaib yang membimbing Anika. Beberapa penggalan dialog yang bocor menunjukkan interaksi emosional antara keduanya, termasuk kalimat ikonik "Nulla e reale, tutto e lecito" (Tiada yang nyata, semua diizinkan).
Latar Belakang Sejarah: Perburuan Penyihir Wurzburg
AC Hexe dikabarkan mengambil latar waktu antara tahun 1625 hingga 1631, tepat saat terjadinya Wurzburg Witch Trials di Kekaisaran Romawi Suci (sekarang Jerman). Peristiwa ini dikenal dalam sejarah sebagai salah satu pengadilan dan eksekusi massal penyihir terbesar di Eropa.
Sesuai dengan temanya, atmosfer game ini akan jauh lebih gelap dibandingkan seri pendahulunya. Pemain akan menghadapi sistem kewaspadaan NPC yang lebih ketat, di mana warga akan lebih cepat melaporkan aktivitas mencurigakan karena ketakutan yang mendalam terhadap praktik sihir.
Mekanik Gameplay: Kembalinya Parkour Pohon
Dari sisi gameplay, bocoran ini menyebutkan hadirnya elemen pakta darah dan racun. Pemain juga akan memiliki aktivitas sampingan berupa menemukan lokasi ritual dan memulihkan relik yang dicuri.
Bagi penggemar lama, ada kabar baik mengenai sistem navigasi. AC Hexe dikabarkan akan memiliki banyak area hutan lebat di mana kemampuan parkour "lompat dari dahan ke dahan" akan kembali dihadirkan. Mekanik ini merupakan callback dari sistem parkour yang sangat populer pada Assassin's Creed 3.
Beberapa bocoran dialog musuh juga menggambarkan ketakutan mereka terhadap Anika, dengan kalimat seperti "Mereka bilang hutan bergerak di malam hari" dan "Periksa bayangan! Dia tidak mungkin pergi jauh".
Penutup
Jika semua bocoran ini terbukti benar, Assassin's Creed Hexe akan menjadi jembatan emosional yang luar biasa bagi penggemar trilogi Ezio sekaligus memberikan kesegaran lewat tema horor sejarah yang unik. Kehadiran Ezio sebagai sosok roh tentu akan memicu perdebatan di kalangan fans mengenai arah cerita sci-fi dan mistis dalam seri ini.
Bagaimana menurutmu, Sobat Indogamers? Apakah kembalinya Ezio sebagai mentor roh adalah ide yang brilian atau justru terlalu berlebihan?





















