Terungkap! Alasan Mengapa Bone Village 'Dibuang' dari Proyek Final Fantasy 7 Rebirth, Developer Pengen Lebih Fokus?

Terungkap! Alasan Mengapa Bone Village 'Dibuang' dari Proyek Final Fantasy 7 Rebirth, Developer Pengen Lebih Fokus? (FOTO: gamerant)

Indogamers.com – Halo para pencinta RPG dan fans berat semesta Cloud Strife cs! Buat kamu yang sudah menamatkan atau sedang asyik menjelajahi dunia luas di Final Fantasy VII Rebirth, pernah gak sih terbersit pertanyaan di kepala: "Eh, kok ada tempat ikonik dari game originalnya yang hilang ya?"

Salah satu lokasi yang paling dirindukan oleh para veteran gamer PS1 adalah Bone Village, sebuah situs penggalian arkeologi yang dipenuhi tulang belulang monster raksasa tempat kita berburu Lunar Harp.

Meskipun wilayah Northern Continent digarap dengan begitu megah di versi Rebirth, Bone Village justru absen dan digantikan oleh area lain. Setelah memicu banyak teori di kalangan fans, sang sutradara game, Naoki Hamaguchi, akhirnya angkat bicara dan blak-blakan mengungkap alasan di balik keputusan berani tersebut.

Baca Juga: Geek Fam Aboy Kasih Saran Buat Player Publik yang Suka Begadang Demi Kejar Bintang

Penasaran kenapa area legendaris ini sampai kena pangkas? Yuk, kita bedah 4 fakta penting di balik hilangnya Bone Village dari proyek Final Fantasy VII Rebirth:

1. Fokus Menghidupkan Kembali 'Forgotten Capital' Lebih Maksimal

Alasan utama yang diungkapkan oleh Naoki Hamaguchi adalah skala prioritas naratif. Dibandingkan membagi fokus untuk membangun Bone Village dari nol, tim developer memilih untuk mengerahkan seluruh sumber daya mereka demi menyempurnakan Forgotten Capital (Ibu Kota Kuno), lokasi krusial tempat terjadinya salah satu momen paling emosional dalam sejarah video game. Hamaguchi menjelaskan bahwa fokus utama mereka adalah memastikan atmosfer dan dampak emosional di Forgotten Capital bisa tersampaikan secara magis dan maksimal kepada pemain.

2. Mekanik Penggalian Bone Village Dirasa Kurang Cocok untuk Format Modern

Masih ingat betapa frustrasinya kita dulu saat harus menyewa staf penggali dan menebak-nebak posisi item terkubur di Bone Village versi PS1? Nah, tim developer merasa mekanik mini-game penggalian tersebut kurang relevan jika dipaksakan masuk ke dalam gameplay modern Rebirth yang serba dinamis. Sebagai gantinya, fitur berburu barang antik di dalam tanah ini sudah diadaptasi dengan jauh lebih seru lewat bantuan indra penciuman para Chocobo di berbagai wilayah open-world.

3. Digantikan oleh Perluasan Wilayah Temple of the Ancients

Selain Forgotten Capital, tim pengembang juga memilih untuk memperluas struktur dan narasi di Temple of the Ancients. Mengingat kuil kuno tersebut memegang peranan yang sangat masif di akhir cerita bagian kedua ini, developer merasa alokasi waktu pengembangan jauh lebih bermanfaat jika digunakan untuk mendesain koridor kuil yang megah dan teka-teki yang menantang, ketimbang mempertahankan Bone Village yang secara plot tidak terlalu menggeser cerita utama.

Baca Juga: Don’t Starve Together Segera Hadir di Android dan iOS

4. Kutipan Langsung dari Sang Sutradara, Naoki Hamaguchi

Biar gak dikira rumor belaka, berikut adalah pernyataan resmi dari sang sutradara saat diwawancarai mengenai keputusan pemotongan konten tersebut:

"Ketika kami mengevaluasi struktur paruh akhir dari game ini, kami menyadari bahwa alur cerita harus bergerak secara intens menuju Forgotten Capital. Kami ingin para pemain benar-benar tenggelam dalam atmosfer misterius tempat tersebut tanpa ada distraksi area minor. Oleh karena itu, kami membuat keputusan sadar untuk melewatkan Bone Village demi memberikan dampak dramatis yang jauh lebih kuat pada konklusi cerita."

Meskipun ada rasa sedikit kecewa karena tidak bisa melihat Bone Village dalam balutan grafis fiksi ilmiah modern yang memukau, keputusan Square Enix ini terbukti membuahkan hasil yang manis. Final Fantasy VII Rebirth sukses menyajikan babak akhir yang luar biasa megah dan berhasil bikin jutaan gamer emosional.

Bagaimana kalau menurut kalian para gamer? Apakah keputusan memotong Bone Village ini sudah tepat demi kualitas cerita yang lebih padat, atau kamu tetap berharap tempat itu bakal muncul sebagai DLC di masa depan?***

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI