Indogamers.com – Halo gamer! Buat kamu yang udah lumayan berumur pas teaser The Elder Scrolls 6 (TES 6) pertama kali rilis di tahun 2018, mungkin sekarang kamu udah punya cicilan rumah atau bahkan momongan. Nggak heran, soalnya nungguin kelanjutan seri RPG legendaris dari Bethesda ini emang butuh kesabaran tingkat dewa.
Pertanyaannya, kenapa sih proyek-proyek game skala besar (open-world RPG AAA) kayak TES 6 makan waktu lama banget sampai bertahun-tahun? Ternyata, di balik layar industri game modern, ada siklus pengembangan yang makin kompleks. Disadur dari analisis Game Rant, yuk kita bedah timeline dan alasan kenapa nunggu game AAA zaman sekarang serasa nunggu hilal!
Baca Juga: Lenovo ThinkPad Hadir dengan Standar Militer Teruji Tangguh, Dukung Segala Produktivitas
1. Fase Pra-Produksi yang Menguras Waktu
Sebelum barisan kode pemrograman ditulis, studio harus matengin konsep dulu. Di tahap ini, tim fokus bikin concept art, nulis draf cerita, sampai gonta-ganti ide mekanisme gameplay. Untuk game sebesar The Elder Scrolls, fase ini bisa memakan waktu tahunan demi memastikan dunia fantasi yang dibangun punya pondasi yang kuat sebelum benar-benar diproduksi secara penuh.
2. Berpindahnya Fokus ke Proyek Antara (Kasus Starfield)
Bethesda punya kebiasaan fokus penuh pada satu proyek besar sebelum totalitas ke proyek berikutnya. Sebelum TES 6 digarap serius, sebagian besar kekuatan studio dikerahkan untuk menyelesaikan Starfield yang rilis beberapa tahun lalu. Otomatis, pengembangan TES 6 harus mengantre dan baru bisa masuk ke tahap produksi awal (early development) setelah proyek sebelumnya rampung.
3. Proses "Content Creation" dan Pembuatan Dunia yang Masif
Begitu masuk ke tahap produksi penuh, barulah tim desainer, animator, dan penulis skenario tancap gas membuat aset game. Mengingat standar game open-world zaman sekarang menuntut peta yang super luas, visual yang detail, serta ratusan opsi misi (quest design), fase pengisian konten ini umumnya memakan waktu ideal sekitar 12 hingga 24 bulan dalam skala studio penuh.
4. Tahap Akhir: Lem dan Poles (Glue and Polish)
Setelah semua elemen game selesai dibuat, game nggak langsung dirilis begitu aja. Ada fase kritis berdurasi 6 hingga 12 bulan yang biasa disebut tahap polesan. Di sinilah tim developer bekerja keras menyatukan seluruh sistem permainan, membasmi bug, mengoptimalkan performa, serta memastikan game berjalan mulus saat dimainkan di berbagai platform.
Kesimpulan
Melihat rumitnya siklus di atas, tren industri game AAA saat ini memang bergeser ke arah pengembangan yang memakan waktu 4 hingga 6 tahun per game—bahkan bisa lebih lama untuk skala The Elder Scrolls. Meskipun harus menunggu sangat lama, komitmen untuk melewati setiap fase ini secara matang diharapkan bisa membayar lunas ekspektasi tinggi para fans setianya di seluruh dunia saat game-nya meluncur nanti.***


















