Indogamers.com - Tim asal Indonesia, RRQ VALORANT, harus menghentikan perjalanannya di ajang Esports World Cup (EWC) 2026 setelah menelan kekalahan pada babak Group Stage dari wakil Tiongkok, EDward Gaming (EDG), dengan skor telak 0-2.
Sebelumnya, RRQ VALORANT juga gagal meraih kemenangan pada laga pembuka Grup A saat menghadapi 100 Thieves. Dengan dua kekalahan beruntun dalam format double elimination, langkah RRQ di EWC 2026 pun resmi terhenti.
Hasil tersebut membuat RRQ menjadi salah satu tim pertama yang harus pulang dari ajang bergengsi Esports World Cup (EWC) 2026.
Pada pertandingan penentuan melawan EDward Gaming, RRQ bermain dengan cukup baik. Namun, pengalaman dan permainan disiplin dari EDG membuat RRQ kesulitan menumbangkan tim dari Tiongkok tersebut.
EDward Gaming tampil baik dalam duel antar pemain maupun eksekusi strategi di setiap map. RRQ beberapa kali mampu memberikan perlawanan, tetapi gagal memanfaatkan momentum untuk mengubah jalannya pertandingan.
Alhasil, EDG menutup laga dengan kemenangan 2-0 sekaligus mengamankan tempat di pertandingan penentuan Grup A. Sementara itu, RRQ harus mengakhiri perjuangannya di Paris.

Kekalahan ini sekaligus menjadi akhir dari debut RRQ di EWC 2026 dengan roster terbaru mereka. Sebelum turnamen dimulai, RRQ melakukan perubahan komposisi pemain dengan memasukkan Xan untuk menggantikan Monyet.
Pergantian tersebut membuat tim harus beradaptasi dalam waktu yang cukup singkat saat menghadapi lawan-lawan kelas dunia.
Sebelumnya, RRQ juga kalah 0-2 dari 100 Thieves pada laga pembuka Grup A. Dua hasil negatif tersebut membuat mereka gagal meraih satu kemenangan pun sepanjang fase grup dan finis di peringkat 13-16 dengan membawa hadiah hiburan dari turnamen.
Baca Juga: Siap Berlaga di EWC 2025! Berikut Roster RRQ Valorant
Meski harus pulang lebih awal, keberhasilan RRQ tampil di Esports World Cup 2026 patut di apresiasi, karena untuk tampil di panggung ports World Cup 2026 RRQ telah melewati babak kualifikasi Pacific yang berlangsung sengit beberapa pekan sebelum EWC dimulai.
Kegagalan di Paris tentu menjadi bahan evaluasi bagi RRQ untuk menghadapi kompetisi VALORANT berikutnya. Semangat untuk tim RRQ VALORANT untuk kembali menjadi lebih baik.**















