Indogamers.com - Bagi pengguna Apple Watch di Indonesia menjaga kesehatan melalui ekosistem Apple memang sudah menjadi gaya hidup sehari-hari. Mulai dari menghitung langkah hingga memantau detak jantung semuanya terasa sangat praktis dalam satu genggaman. Namun ada kabar yang kurang menyenangkan bagi kalian yang menantikan kehadiran asisten kesehatan yang lebih pintar dan personal karena Apple dikabarkan telah membatalkan rencana ambisius mereka tersebut.
Dikutip dari GSMArena (06/02), berikut adalah beberapa poin penting terkait pembatalan layanan kesehatan berbasis kecerdasan buatan dari Apple:
Pembatalan Proyek Quartz. Apple dilaporkan telah menyetop pengembangan layanan yang secara internal dikenal dengan kode nama Quartz. Proyek ini awalnya dipersiapkan untuk menjadi pelatih kesehatan digital bagi para pengguna perangkat Apple.
Fungsi Utama yang Hilang. Layanan ini sebenarnya dirancang untuk memberikan motivasi kepada pengguna agar rajin berolahraga memperbaiki pola makan serta mengatur jadwal tidur melalui bantuan kecerdasan buatan yang canggih.
Model Bisnis Berlangganan. Sebelum proyek ini dihentikan Apple berencana menjadikan Quartz sebagai layanan tambahan berbayar atau sistem berlangganan yang memberikan saran kesehatan jauh lebih mendalam dibanding fitur standar di aplikasi Health.
Pengaruh Apple Intelligence. Keputusan untuk menghentikan Quartz kabarnya berkaitan dengan fokus baru perusahaan pada Apple Intelligence. Apple tampaknya lebih memilih menyisipkan fitur kesehatan pintar secara langsung ke dalam sistem inti mereka daripada membangun layanan mandiri yang terpisah.
Perubahan Tim Internal. Proyek ini sebelumnya dipimpin oleh Kevin Lynch yang merupakan tokoh kunci di balik Apple Watch. Kini tim yang terlibat dalam pengembangan kesehatan di Apple dikabarkan sedang mengalami penataan ulang fokus kerja.
Keputusan Apple ini menunjukkan bahwa mereka sedang melakukan efisiensi besar-besaran terhadap proyek AI yang dianggap tidak sejalan dengan visi baru mereka. Walaupun layanan Quartz tidak jadi menyapa pengguna Apple di tanah air perusahaan teknologi ini dipastikan akan tetap menghadirkan inovasi kesehatan lainnya yang langsung terintegrasi dengan pembaruan sistem operasi di masa depan.
















