Indogamers.com - Sistem kekuatan ikonik Jinchuriki yang telah menemani penggemar sejak pertama kali diperkenalkan di manga Naruto Bab #261 pada 13 Juni 2005, kini resmi dinyatakan berakhir di era Boruto: Two Blue Vortex. Setelah berjalan selama 21 tahun di dalam waralaba ciptaan Masashi Kishimoto, alur cerita terbaru yang ditulis oleh Mikio Ikemoto secara jelas menunjukkan bahwa sistem wadah Monster Berekor (Bijuu) ini sudah tidak lagi relevan dan telah digantikan oleh sistem kekuatan baru yang jauh lebih superior.
Sejak awal cerita Naruto, Jinchuriki memegang peran krusial sebagai pilar kekuatan militer antar-desa shinobi yang berfungsi layaknya senjata nuklir untuk menjaga keseimbangan dunia. Namun, roda zaman berputar cepat di era modern. Kematian Kurama di babak terdahulu telah merenggut status Jinchuriki dari Naruto Uzumaki, meninggalkan Killer Bee bersama Gyuki (Hachibi) sebagai satu-satunya Jinchuriki terakhir yang masih hidup di dunia saat ini. Ketika Killer Bee wafat nanti, maka sistem Jinchuriki secara simbolis akan punah sepenuhnya.
Mundurnya sistem kekuatan ini terbilang wajar mengingat eskalasi ancaman di era Boruto telah bergeser ke level dewa seperti klan Otsutsuki dan Shinju. Monster Berekor konvensional kini dinilai terlalu lemah untuk menghadapi musuh-musuh baru tersebut. Sebagai gantinya, cerita kini berfokus pada kekuatan Segel Karma serta sistem baru bernama "Manusia Bijuu" (Human-Tailed Beasts).
Nenek Chiyo dan Awal Mula Terciptanya Jinchuriki
Untuk mengingat kembali esensi dari sistem yang kini telah ditinggalkan tersebut, mendiang Nenek Chiyo dari Desa Sunagakure pernah memberikan penjelasan mendalam pada Bab #261 mengenai alasan mengapa manusia harus dijadikan wadah bagi para Bijuu.
"Karena Bijuu memiliki kekuatan yang tak terbayangkan, setiap negara ingin menggunakannya untuk urusan militer. Jinchuriki adalah sesuatu yang ada untuk mengendalikan kekuatan Bijuu ini." — Chiyo menjelaskan tentang Jinchuriki, Naruto Bab #261
Momen Kematian Kurama dan Hilangnya Kekuatan Naruto
Perubahan drastis sistem kekuatan ini mulai terjadi sejak babak krusial di serial Boruto: Naruto Next Generations Bab #55. Demi menyelamatkan nyawa Naruto saat mengaktifkan Baryon Mode, Kurama harus mengorbankan jiwanya sendiri. Detik-detik perpisahan tersebut sekaligus menandai berakhirnya status Jinchuriki dalam diri sang Hokage Ketujuh.
"Biasanya, ketika Bijuu seorang Jinchuriki diekstraksi, mereka akan mati. Tapi itu tidak berlaku untukmu. Chakra Bijuu itu lenyap begitu saja. Ini mungkin terlihat bagi orang lain seperti kamu sudah mati, tapi kamu hanya berada dalam kondisi syok sementara. Jangan khawatir, kamu akan segera bangun. Harga yang harus dibayar untuk Baryon Mode adalah nyawaku, bukan nyawamu. Aku harus pergi, tapi berhati-hatilah. Kamu tidak akan memiliki kekuatan super lagi. Jadi jika kamu berlebihan, kamu akan segera menyusulku. Tapi, sampai hari itu tiba, baik-baiklah, Naruto." — Pesan terakhir Kurama kepada Naruto, Boruto Bab #55
Mengapa Himawari Uzumaki Bukan Seorang Jinchuriki?
Memasuki era Boruto: Two Blue Vortex, khususnya pada Arc Mamushi yang baru saja rampung di Bab #33 pada 20 April 2026, serta kelanjutan cerita di Bab #35 pada 18 June 2026, pembaca diperkenalkan pada entitas baru yang berbeda dari konsep Jinchuriki lama. Karakter seperti Shinju Jura merupakan perwujudan langsung dari Ekor Sepuluh (Juubi) dalam bentuk humanoid, bukan manusia yang disegel Bijuu.
Hal serupa juga terjadi pada Himawari Uzumaki yang kini memiliki chakra Kurama di dalam tubuhnya. Sang kreator, Mikio Ikemoto, menegaskan bahwa Himawari bukanlah seorang Jinchuriki, melainkan wujud dari evolusi baru Manusia Bijuu. Penjelasan mengenai anomali kekuatan biologis ini dikonfirmasi langsung oleh reinkarnasi Kurama di dalam tubuh Himawari pada Bab #25.
"Kamu bukan Shinobi biasa. Bahkan, kamu sedikit berbeda dari Jinchuriki... mereka yang memiliki Monster Berekor di dalam diri mereka. Kamu adalah manusia, namun, jika ada, kamu lebih mirip denganku dan Jura." — Kurama menjelaskan kondisi tubuh Himawari, Boruto: Two Blue Vortex Bab #25
Evolusi sistem kekuatan baru ini menjadi langkah berani untuk membawa waralaba Boruto melangkah ke era baru yang lebih segar. Meskipun meninggalkan nostalgia mendalam bagi para penggemar kisah klasik Naruto, format Manusia Bijuu ini memberikan peningkatan kekuatan yang logis bagi para protagonis agar mampu bertarung seimbang melawan ancaman mengerikan di masa depan.***