Tantangan Syuting Serial Harry Potter HBO, Aktor Cuma 90 Menit di Set

Tantangan Syuting Serial Harry Potter HBO, Aktor Cuma 90 Menit di Set(FOTO: HBO)

Indogamers.com - Siapa yang nggak sabar menanti kembalinya dunia sihir Hogwarts ke layar kaca? Serial reboot Harry Potter besutan HBO yang dijadwalkan tayang tahun ini memang menjadi salah satu proyek series paling diantisipasi. Setelah menyeleksi lebih dari 40.000 video audisi, HBO akhirnya mempercayakan peran Harry, Hermione, dan Ron kepada trio muda berbakat: Dominic McLaughlin, Arabella Stanton, dan Alastair Stout.

Namun, di balik antusiasme tinggi para penggemar, ada cerita perjuangan yang "brutal" dari balik layar. Sang cinematographer, Adriano Goldman, blak-blakan mengungkap betapa pusingnya tim produksi saat harus mengarahkan para aktor cilik yang usianya masih belasan tahun!

Sesi Syuting Singkat: Cuma 1,5 Jam Saja!

Aturan ketat ketenagakerjaan untuk aktor di bawah umur membuat proses pengambilan gambar menjadi tantangan tersendiri bagi kru. Goldman mengungkapkan dalam sebuah wawancara bahwa trio bintang utama tersebut sering kali hanya bisa berada di set selama 90 menit dalam satu waktu.

Dalam durasi yang sangat singkat itu, Goldman harus memutar otak untuk merekam enam kombinasi adegan berbeda sekaligus.

“Kamu harus syuting dengan sangat cepat, dan semakin cepat kamu bergerak, semakin besar kualitas yang dikompromikan,” ujarnya, sebagaimana dikutip Indogamers dari laman Dexerto.com

Akibat keterbatasan waktu ini, kru terpaksa harus syuting secara acak (out of order) dan melakukan pre-shoot adegan saat para aktor cilik tersebut sedang jam pelajaran di sekolah.

Sekolah Darurat Khusus di Lokasi Syuting

Masalah tidak berhenti sampai di situ. Mengingat para pemeran utama dan ratusan figuran masih berstatus sebagai pelajar, mereka tetap diwajibkan mengikuti kegiatan belajar mengajar di sela-sela jadwal syuting yang padat.

Untuk menyiasati hal ini, pihak produksi bahkan membangun sebuah sekolah sementara tepat di dekat lokasi syuting yang mampu menampung hingga 600 siswa sekaligus. Hal ini memastikan pendidikan mereka tidak terbengkalai meski harus berkelana di dunia sihir Hogwarts.

Insight untuk Penggemar

Bagi para cinephile dan pencinta kisah wizarding world di Indonesia, perjuangan di balik layar ini justru menaikkan standar ekspektasi kita terhadap serial HBO ini. Keputusan mempertahankan aktor seusia karakter aslinya di buku (11-13 tahun) membuktikan bahwa HBO ingin menyuguhkan adaptasi yang autentik, meskipun harus dibayar dengan kerja keras luar biasa dari para krunya.

Kesimpulan

Dibalik megahnya dunia sihir Harry Potter versi serial HBO nanti, tersimpan kerja maraton dan strategi rumit dari para sineas untuk menjinakkan keterbatasan waktu aktor cilik. Kita patut mengapresiasi dedikasi luar biasa ini demi menyajikan tontonan magis yang berkualitas tinggi!

Bagaimana menurutmu? Apakah kehadiran aktor cilik yang sesuai usia buku ini bakal membuat serial Harry Potter HBO lebih bagus daripada versi filmnya? Tulis pendapatmu di kolom komentar dan bagikan artikel ini ke squad Potterhead kamu!

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI