logo

Publisher Subnautica 2 Jadi Perusahaan 'AI-First': Dampak & 4 Langkah Bijak untuk Gamer

Olis
Jumat 24 Oktober 2025, 16:51 WIB
Publisher Subnautica 2 Jadi Perusahaan 'AI-First': Dampak & 4 Langkah Bijak untuk Gamer (FOTO: gamerant)

Publisher Subnautica 2 Jadi Perusahaan 'AI-First': Dampak & 4 Langkah Bijak untuk Gamer (FOTO: gamerant)

Indogamers.com - Hai, gamers dan para penyintas lautan! Kabar mengejutkan datang dari Krafton, penerbit game terkenal di balik PUBG dan waralaba Subnautica. Dalam laporan terbaru untuk investor, perusahaan ini secara resmi mendeklarasikan diri sebagai perusahaan 'AI-First'.

Apa artinya ini untuk masa depan Subnautica 2 dan game-game lainnya? Artikel ini akan mengupas fakta di balik pernyataan tersebut berdasarkan laporan resmi Krafton, bukan sekadar rumor.

Lebih penting lagi, kami akan memberikan langkah-langkah aplikatif yang bisa Anda lakukan sebagai pemain untuk menyikapi perubahan besar dalam industri game ini.

Baca Juga: Mega Evolution Terkuat di Pokemon Legends Z-A: Prediksi dan Strategi Persiapan

Mengurai Komitmen 'AI-First' Krafton: Harapan dan Tantangan

Sebelum kita membahas langkah antisipasi, mari pahami dulu apa yang dimaksud dengan "AI-First" dalam konteks Krafton, berdasarkan laporan mereka.

Apa yang Sudah Dikonfirmasi: Ambisi dan Penerapan Awal

Berdasarkan dokumen resmi, komitmen Krafton meliputi:

  1. Pengembangan Tool AI Internal: Krafton telah mengembangkan tool AI seperti "Xylem" untuk membantu proses pembuatan konten game, mulai dari desain lingkungan, generasi suara, hingga penulisan narasi. Tujuannya adalah mempercepat produksi.

  2. Kolaborasi dengan Tenorspace: Mereka berinvestasi dan berkolaborasi dengan perusahaan AI untuk menciptakan pengalaman hiburan virtual yang lebih imersif.

  3. Fokus pada Efisiensi: Dalam laporan, AI disebut sebagai cara untuk "meningkatkan efisiensi" dalam pengembangan game, yang bisa berarti pengembangan yang lebih cepat atau konten yang lebih banyak.

Apa yang Masih Menjadi Tanda Tanya & Kekhawatiran

Di sinilah kita perlu bersikap kritis. Komitmen "AI-First" ini membawa beberapa pertanyaan besar:

  • Kualitas vs Kuantitas: Apakah penggunaan AI untuk konten akan mengorbankan kedalaman dan detail "sentuhan manusia" yang menjadi jiwa dari game seperti Subnautica?

  • Masa Depan Tenaga Kerja Kreatif: Bagaimana dampaknya terhadap peran concept artist, penulis, dan desainer level junior dalam industri?

  • Proses Kreatif yang Terfragmentasi: Berdasarkan pengalaman dengan tool AI, hasilnya seringkali generik dan membutuhkan banyak "polishing" oleh manusia. Apakah ini benar-benar efisien?

4 Langkah Bijak untuk Gamer Menyikapi Pergeseran 'AI-First'

Daripada pasif menerima, lebih baik jadi pemain yang cerdas dan proaktif. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda terapkan.

Baca Juga: Gak Perlu Kuota! Ini 10 Game Offline Android dan iOS Terbaik 2025 dengan Kualitas Setara Konsol!

1. Jadilah Konsumen yang Lebih Kritis dan Vokal

Suara Anda sebagai pemain sangat berarti. Gunakan hak tersebut dengan bijak.

  • Beri Ulasan yang Spesifik: Saat Subnautica 2 atau game Krafton lain rilis, berikan ulasan yang mendetail. Jika Anda merasa dunia terasa generik atau NPC-nya tidak hidup, tuliskan. Pujilah aspek yang masih memiliki "sentuhan manusia".

  • Dukung Developer Indie: Developer indie seringkali mempertahankan proses kreatif manual yang orisinal. Dengan mendukung mereka, Anda mengirim pesan bahwa pasar masih menghargai karya yang dibuat dengan passion.

2. Pelajari dan Pahami Kemampuan AI dalam Game

Dengan memahami apa yang AI bisa dan tidak bisa lakukan, Anda bisa lebih menghargai karya developer.

  • Ikuti Perkembangan Teknologi: Coba eksplor tool AI untuk generasi gambar atau teks. Anda akan melihat pola dan batasannya. Ini akan membantu Anda membedakan antara konten buatan AI dan buatan manusia dalam game.

  • Apresiasi Detail "Hand-Crafted": Perhatikan detail kecil dalam game, seperti catatan tersebar (logs) yang emosional atau desain ekosistem yang rumit. Hal-hal seperti inilah yang masih sulit direplikasi AI dengan sempurna.

3. Kelola Ekspektasi untuk Subnautica 2

Dengan strategi "AI-First", atur harapan Anda untuk sekuel yang sangat dinantikan ini.

  • Ekspektasi untuk Konten: Bersiaplah untuk dunia yang mungkin lebih luas dan lebih banyak flora/fauna, tetapi perhatikan kedalaman interaksi dan ekosistemnya. Apakah masih serumit dan se"hidup" yang asli?

  • Ekspektasi untuk Pengembangan: Kualitas sebuah game tidak hanya diukur dari kecepatan rilis. Jangan terburu-buru meminta game tersebut cepat keluar jika mengorbankan kualitas intinya.

4. Diversifikasi Hiburan Gaming Anda

Jangan menaruh semua harapan pada satu publisher atau studio.

  • Jelajahi Berbagai Genre dan Studio: Cobalah game-game dari studio dengan filosofi pengembangan yang berbeda. Pengalaman yang beragam akan membuat Anda menjadi pemain yang lebih luas wawasannya.

  • Nilai Game Berdasarkan Proses Kreatifnya: Mulailah memperhatikan studio yang transparan dengan proses kreatif mereka. Developer yang aktif berbagi concept art dan developer diaries biasanya lebih menghargai seni manual.

Baca Juga: Aksi Tanpa Kuota! Top 10 Game RPG Offline Android Keren di Bawah 1 GB yang Wajib Dicoba!

Kesimpulan: AI adalah Alat, Kualitas Tetap di Tangan Manusia

Komitmen "AI-First" dari Krafton adalah sebuah kepastian yang tidak bisa dihindari dalam industri game. Sebagai pemain, kita harus menyikapinya bukan dengan penolakan, tetapi dengan kecerdasan dan keinginan untuk terlibat.

Ingatlah bahwa AI adalah alat, sehebat apa pun alatnya, hasil akhir tetap ditentukan oleh visi dan keahlian developer di belakangnya. Tugas kita adalah terus mendukung karya-karya yang menghadirkan pengalaman bermain yang bermakna, orisinal, dan dibuat dengan hati.

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan sekarang: Mulailah lebih kritis dalam memberikan ulasan pada game yang Anda mainkan. Suara Anda lebih berpengaruh daripada yang Anda kira.***

Follow Berita Indogamers di Google News
Editor :
Berita Terkait
Console

10 Momen Paling Bikin Stres dan Jantung Copot di Game Horor (Wajib Coba!)

Jumat 24 Oktober 2025, 11:17 WIB
undefined
Mobile

Terlalu Keren Buat Jadi Gratis! 10 Game Multiplayer Realistis Tersembunyi yang Wajib Kamu Download di 2025!

Jumat 24 Oktober 2025, 11:22 WIB
undefined
Mobile

Gak Perlu Kuota! Ini 10 Game Offline Android dan iOS Terbaik 2025 dengan Kualitas Setara Konsol!

Jumat 24 Oktober 2025, 11:25 WIB
undefined
Mobile

Gak Pake Kuota! 10 Game Offline Android dan iOS Terbaik 2025: Grafis Setara Konsol!

Jumat 24 Oktober 2025, 11:27 WIB
undefined
Mobile

Aksi Tanpa Kuota! Top 10 Game RPG Offline Android Keren di Bawah 1 GB yang Wajib Dicoba!

Jumat 24 Oktober 2025, 11:31 WIB
undefined
News Update
News07 Februari 2026, 15:23 WIB

SMKN 1 Cibinong, Peserta Termuda Garena Jam3 Optimis Hadapi Mahasiswa di Kompetisi Game Developer 48 Jam

SMKN 1 Cibinong menjadi salah satu tim termuda yang siap bermain di acara Garena Jam3 kompetisi yang dihadirkan oleh Garena Indonesia untuk para developer game muda di Indonesia.
Tim dari SMKN 1 Cibinong Bogor peserta termuda di Garena Jam3 kompetisi game developer muda Indonesia (FOTO: Indogamers.com/Ica Juniyanti)
Gadget07 Februari 2026, 14:57 WIB

Apple Pilih Fokus ke Apple Intelligence dan Tinggalkan Layanan Langganan Quartz

Apple dilaporkan telah menghentikan pengembangan Quartz sebuah layanan pelatih kesehatan berbasis AI yang awalnya dirancang untuk membantu pengguna Apple Watch mengatur pola makan hingga waktu tidur secara personal.
Apple Pilih Fokus ke Apple Intelligence dan Tinggalkan Layanan Langganan Quartz (FOTO: gsmarena)
Gadget07 Februari 2026, 14:57 WIB

Siap Jadi Idola Baru Inilah Bocoran Lengkap Oppo K14 yang Segera Meluncur

Intip bocoran spesifikasi Oppo K14 yang baru saja muncul di sertifikasi TENAA dengan dukungan layar AMOLED, memori besar hingga 1TB, dan pengisian daya super cepat.
Siap Jadi Idola Baru Inilah Bocoran Lengkap Oppo K14 yang Segera Meluncur (FOTO: gsmarena)
E-Sport07 Februari 2026, 14:57 WIB

Kejutan MPL ID S17, Skylar Resmi Rehat, Kelra Jadi Ujung Tombak Baru ONIC Esports

Peta persaingan MPL ID Season 17 dipastikan akan berubah drastis. Salah satu Gold Laner terbaik Indonesia, Skylar, resmi dinyatakan absen dari jajaran roster utama ONIC Esports untuk musim mendatang.
Kejutan MPL ID S17: Skylar Resmi Rehat, Kelra Jadi Ujung Tombak Baru ONIC Esports (FOTO: Instagram/rrq_skylar)
Console07 Februari 2026, 09:51 WIB

Siap-Siap Tabungan Ludes! Ini Daftar Game RPG Paling Dinanti Tahun 2026 dan Seterusnya

Lagi cari pelarian ke dunia fantasi? Cek daftar game RPG terbaru paling dinanti tahun 2026 dan seterusnya, mulai dari kembalinya Fable hingga misteri The Elder Scrolls 6!
Siap-Siap Tabungan Ludes! Ini Daftar Game RPG Paling Dinanti Tahun 2026 dan Seterusnya (FOTO: gamerant)
Lifestyle07 Februari 2026, 09:50 WIB

Raja Baru Netflix Jepang! Jujutsu Kaisen Musim 3 Berhasil Tekuk Frieren dalam Peringkat Terbaru

Persaingan anime di Netflix Jepang makin panas! Jujutsu Kaisen Musim 3 resmi geser Frieren dari puncak klasemen. Cek daftar lengkap 10 besar tontonan paling populer di sini!
Raja Baru Netflix Jepang! Jujutsu Kaisen Musim 3 Berhasil Tekuk Frieren dalam Peringkat Terbaru (FOTO: gamerant)
E-Sport06 Februari 2026, 19:44 WIB

ONIC Umumkan Roster Baru, Kelra dan Ssamuel Bergabung, Skylar Rehat, dan Rilis Jersey Racing From Pole to Pavement

Gebrakan besar ONIC jelang musim baru! Mulai dari bergabungnya Kelra dari ONIC PH, promosi Ssamuel, hingga pengumuman rehatnya Skylar dan berakhirnya kontrak Coach Adi. Simak detail selengkapnya di sini.
ONIC Umumkan Roster Baru, Kelra dan Ssamuel Bergabung, Skylar Rehat, dan Rilis Jersey Racing From Pole to Pavement(FOTO: Indogamers/Rozi)
News06 Februari 2026, 18:30 WIB

Garena Jam3 Resmi Diselenggarakan, Kolaborasi Dengan Binus Hadirkan Talenta Muda Untuk Industri Game Indonesia

Garena Indonesia resmi menyelenggarakan Gerana Jam3 kolaborasi dengan Binus University Jakarta menjadi wadah bagi para talenta muda untuk aktif di industri game Indonesia.
Garena Jam3 resmi diselenggarakan di Binus University Jakarta pada Jumat (6/2/2026). (FOTO: Indogamers.com/icaa)
Gadget06 Februari 2026, 10:30 WIB

Realme P4 Power Resmi Hadir dengan Baterai 10001 mAh dan Hasil Uji Daya yang Mengejutkan

Realme P4 Power hadir membawa baterai raksasa 10001 mAh dengan teknologi silicon carbon yang lulus uji daya tahan ekstrem hingga tiga hari penggunaan normal bagi pengguna aktif.
Realme P4 Power Resmi Hadir dengan Baterai 10001 mAh dan Hasil Uji Daya yang Mengejutkan (FOTO: gsmarena)
Gadget06 Februari 2026, 10:29 WIB

Spesifikasi Oppo Find X9s Terungkap Siap Jadi Flagship Ringkas Paling Gahar

Oppo Find X9s dikabarkan segera menyapa pasar global dengan membawa chipset flagship MediaTek Dimensity 9500 dan inovasi kamera ganda 200MP untuk pengalaman fotografi tingkat tinggi.
Spesifikasi Oppo Find X9s Terungkap Siap Jadi Flagship Ringkas Paling Gahar (FOTO: gsmarena)
Portal Media Game Nomor 1 di Indonesia

Indogamers sebuah situs yang didedikasikan kepada pecinta game dari semua kalangan dan latar belakang. Hadir menjadi sumber informasi terpercaya bagi seluruh gamers di Indonesia.

Perumahan Bukit Hijau Felicity Village Blok B No. 6 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Provinsi Jawa Barat 16517

+62851 8306 6952

Subscribe

Anda juga bisa mengikuti update terbaru mengenai event-event yang sedang berjalan di media sosial kami.

© Copyright 2026 IndoGamers. All rights reserved.