logo

4 Alasan Kenapa Sistem Bounty Pemain yang Diusulkan di Arc Raiders Justru Bisa Bikin Game Jadi Toxic dan Kehilangan Identitas!

Olis
Selasa 02 Desember 2025, 13:29 WIB
4 Alasan Kenapa Sistem Bounty Pemain yang Diusulkan di Arc Raiders Justru Bisa Bikin Game Jadi Toxic dan Kehilangan Identitas! (FOTO: gamerant)

4 Alasan Kenapa Sistem Bounty Pemain yang Diusulkan di Arc Raiders Justru Bisa Bikin Game Jadi Toxic dan Kehilangan Identitas! (FOTO: gamerant)

Indogamers.com - Kasus extraction camper dan pengkhianatan yang terjadi di Arc Raiders memang sering bikin para pemain naik darah. Bayangkan, sudah capek-capek farming loot, eh malah dikhianati teman seround atau dihabisi di area extraction.

Karena frustrasi ini, banyak pemain yang ramai-ramai meminta Embark Studios menambahkan sistem bounty, reputasi, atau karma. Idenya keren: pemain 'nakal' bisa ditandai, dan pemain lain akan termotivasi memburu mereka untuk loot yang lebih baik.

Kedengarannya heroik, tapi ternyata sistem bounty ini dinilai punya potensi besar buat menghancurkan inti filosofi dari Arc Raiders lho!

Berikut adalah 4 alasan utama kenapa sistem bounty dan notoriety di Arc Raiders justru dinilai bisa jadi bumerang:

Baca Juga: Peta Baru 'Paramo' 3x3 Hadir di PUBG Mobile, Ada Gunung Berapi dan Helikopter

1. Fokus Game Akan Bergeser Menjadi PvP Total (Bukan PvEvP Lagi!)

Fitur bounty secara tidak langsung akan mendorong loop "balas dendam" dalam permainan.

Fakta Kunci:

  • Salah satu keunggulan Arc Raiders adalah keseimbangan antara PvE (melawan ARC) dan PvP (melawan pemain lain).

  • Jika sistem bounty diimplementasikan, prioritas utama pemain di setiap round akan berubah: dari melawan robot ARC menjadi memburu pemain lain yang ditandai.

  • Hal ini berisiko besar merusak keseimbangan PvEvP dan membuat Arc Raiders hanya menjadi "sekadar competitive shooter biasa" tanpa filosofi unik yang dimilikinya saat ini.

2. Mengandalkan Sistem Laporan yang Rawan Disalahgunakan

Untuk bisa menandai seorang pemain sebagai "buronan," logikanya harus ada sistem pelaporan (report) di mana pemain bisa mengajukan bounty. Masalahnya, sistem pelaporan di game kompetitif seringkali bermasalah.

Fakta Kunci:

  • Sistem pelaporan terkenal gampang disalahgunakan. Pemain yang terbunuh secara adil pun bisa saja melaporkan pembunuhnya hanya karena emosi atau marah.

  • Arc Raiders tidak punya cara untuk melacak kapan seorang pemain diperlakukan "tidak adil" di luar mekanisme dasar game.

  • Mengimplementasikan sistem pelaporan untuk bounty berarti menaruh kepercayaan terlalu tinggi pada objektivitas pemain. Padahal, keputusan untuk melaporkan seringkali didorong oleh reaksi emosional karena dikalahkan.

Baca Juga: Roblox Buka Sistem Lisensi Swadaya, Kreator Kini Bisa Akses IP Secara Resmi

3. Komunitas Jadi Makin Toksik dan Gampang Dendam

Saat ini, ketegangan (tension) karena tidak tahu siapa yang bisa dipercaya adalah bagian dari desain Arc Raiders. Namun, sistem bounty akan mengubah itu menjadi permusuhan.

Fakta Kunci:

  • Sistem bounty akan secara eksplisit "menghakimi" dan mengkriminalisasi gaya bermain tertentu, seperti camper atau pengkhianat, sehingga mereka menjadi "penjahat" komunitas.

  • Ini berpotensi meningkatkan permusuhan dalam komunitas, di mana para pemain merasa dibenarkan untuk melecehkan (harass) atau memburu pemain lain secara terus-menerus hanya karena game menyediakan mekaniknya.

  • Konflik normal di dalam game berisiko berubah menjadi dendam pribadi yang tidak sehat.

4. Biaya Pengembangan Tinggi dan Mengalihkan Sumber Daya

Membuat sistem bounty bukanlah pekerjaan yang murah atau cepat. Embark Studios harus mengalokasikan banyak sumber daya untuk fitur ini.

Fakta Kunci:

  • Pengembang perlu merancang aturan main, membangun UI baru, membuat sistem pelacakan back-end yang kompleks, dan terus-menerus melakukan tuning untuk mencegah eksploitasi.

  • Biaya dan waktu yang dihabiskan untuk bounty system tersebut akan lebih baik jika dialihkan untuk pengembangan konten lain yang bermanfaat bagi seluruh pemain, seperti robot ARC baru, wilayah baru, event, atau pembaruan quality-of-life (QoL).

Baca Juga: Pertarungan Seru Game of The Year 2025, 6 Kandidat Raja Game Terbaik Tahun Ini, Siapa yang Bakal Menang?

Kesimpulan

Pada akhirnya, risiko yang ditimbulkan sistem bounty terlalu besar. Analisis menyimpulkan bahwa meskipun divisi dalam komunitas tentang PvP itu wajar, hal itu tidak selalu membenarkan perubahan drastis pada struktur dan gameplay loop utama. Arc Raiders terbukti populer bahkan tanpa sistem bounty, dan mempertahankan desain PvEvP-nya saat ini mungkin adalah pilihan terbaik bagi Embark Studios.***

Follow Berita Indogamers di Google News
Editor :
Berita Terkait
News

Berapa Banyak Pemain Animal Crossing: Pocket Camp di Dunia?

Selasa 27 Agustus 2024, 05:30 WIB
undefined
News

Ubisoft Digugat Pemain Akibat Tutup Server Game The Crew, Begini Duduk Perkaranya

Selasa 12 November 2024, 11:01 WIB
undefined
News

Mode Fortnite OG Raih 1 Juta Pemain Aktif dalam 20 Menit Sejak Rilis

Sabtu 07 Desember 2024, 08:47 WIB
undefined
News

Lagi Jadi Sorotan, Kingdom Come Deliverance 2 Raih Pencapaian Fantastis Jumlah Pemain Aktif di Steam

Selasa 11 Februari 2025, 13:47 WIB
undefined
Console

Tips Jago Main PS4 untuk Pemula, Auto Jadi Pemain Andal

Kamis 17 April 2025, 13:52 WIB
undefined
News

Com2uS Buka Final Test Star Sailors hingga 8 Desember, Gratis untuk Semua Pemain Android

Jumat 28 November 2025, 10:43 WIB
undefined
News Update
News12 Desember 2025, 11:52 WIB

The Game Awards 2025: Kejutan! Clair Obscur: Expedition 33 Sabet Game of the Year (Sapu Bersih 9 Piala)

Kejutan besar di The Game Awards (TGA) 2025! Clair Obscur: Expedition 33 kalahkan raksasa AAA dan raih Game of the Year. Cek daftar lengkap pemenang TGA 2025 di sini!
The Game Awards 2025: Kejutan! Clair Obscur: Expedition 33 Sabet Game of the Year (Sapu Bersih 9 Piala) (Sumber: steam)
Mobile12 Desember 2025, 11:19 WIB

M7 Pass Mobile Legends Rilis 1 Januari 2026! Skin Granger, Harga, dan Cara Dapat Figurine Eksklusif

Siap-siap! M7 Pass Mobile Legends hadir 1 Januari 2026. Cek harga M7 Pass, cara dapat Skin Granger "Thunder Ascendant" & "Cosmic Finality", serta Figurine eksklusif di sini!
M7 Pass Mobile Legends Rilis 1 Januari 2026! Skin Granger, Harga, dan Cara Dapat Figurine Eksklusif(FOTO: MOONTON Games)
Console12 Desember 2025, 10:36 WIB

Lenny Kravitz Jadi Villain di Game 007 First Light! Kenalan dengan Bawma, Raja Pasar Gelap

Kejutan! IO Interactive umumkan Lenny Kravitz sebagai villain karismatik "Bawma" di game 007 First Light. Cek detail karakter, tanggal rilis, dan platform (termasuk Switch 2!) di sini.
Lenny Kravitz Jadi Villain di Game 007 First Light! Kenalan dengan Bawma, Raja Pasar Gelap(FOTO: PC Gamer)
Console12 Desember 2025, 10:22 WIB

Hogwarts Legacy GRATIS di Epic Games Store! Klaim Permanen Sebelum 18 Desember 2025

Kabar Gembira Gamer PC! Hogwarts Legacy bisa diklaim GRATIS permanen di Epic Games Store mulai hari ini hingga 18 Desember 2025. Cek info Holiday Sale di sini!
Hogwarts Legacy GRATIS di Epic Games Store! Klaim Permanen Sebelum 18 Desember 2025 (Foto: Steam)
Guides12 Desember 2025, 10:13 WIB

TIPS Cepat PRO The Forge Roblox, Wajib Reroll Ras Dwarf, Farming Ganda, dan Armor Heavy!

Panduan Lengkap Pemula The Forge Roblox: Ingin cepat PRO? Pelajari cara reroll Ras Dwarf terbaik, tips Farming Ganda di World 1 & 2, urutan upgrade Pickaxe, dan cara crafting Armor Heavy!
TIPS Cepat PRO The Forge Roblox: Wajib Reroll Ras Dwarf, Farming Ganda, dan Armor Heavy!(FOTO: Youtube Hannby)
E-Sport11 Desember 2025, 14:10 WIB

5 GOAT Esports Global Terbaik Sepanjang Masa: Faker, s1mple, hingga KarlTzy!

Siapa GOAT Esports sebenarnya? Cek daftar 5 Legenda Tak Tergoyahkan di dunia: Faker (LoL), s1mple (CS2), Paraboy (PUBGM), KarlTzy (MLBB), dan N0tail (Dota 2). Simak prestasi gila mereka di sini!
5 GOAT Esports Global Terbaik Sepanjang Masa: Faker, s1mple, hingga KarlTzy!(FOTO: Indogamers/Rozi)
Gadget10 Desember 2025, 16:30 WIB

POCO F8 Series dari POCO Pad X1, Ekosistem Gaming Terbaru dari POCO

POCO Global Launch 2025 memperkenalkan POCO Pad X1 dan POCO Pad M1, serta smartphone andalan bertenaga tinggi, POCO F8 Series.
POCO F8 Series smartphone andalan bertenaga tinggi. (FOTO: Dok.Poco)
E-Sport10 Desember 2025, 15:58 WIB

Turnamen Delta Force Invitational Warfare 2025 Segera Dimulai, RRQx7SINS Jadi Perwakilan Indonesia

RRQx7SINS menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia yang akan berhadapan dengan tim-tim kuat dari berbagai negara.
RRQx7SINS jadi wakil Indonesia di Delta Force mode Warfare PC bertajuk Delta Force Invitational Warfare (DFIW) 2025. (FOTO: Dok,Garena)
News10 Desember 2025, 15:49 WIB

ASUS ROG Perkuat Komunitas Gamer dengan Acara “Padel & Play” di Jakarta

ASUS Republic of Gamers (ROG) perkuat komunitas gamers dengan mengadakan kegiatan berupa padel & play di Jakarta.
ROG Community Gathering: Padel & Play (FOTO: DOK.ASUS)
Mobile10 Desember 2025, 11:53 WIB

Fenomena The Forge: Kenapa RPG Crafting Roblox Ini Meledak, Combat dan Crafting Brutal!

Cek analisis kenapa The Forge, RPG Crafting terbaru Roblox, mencatat jutaan kunjungan! Pelajari mekanisme crafting menantang, combat responsif, dan efek kode redeem Reroll gratis.
Fenomena The Forge: Kenapa RPG Crafting Roblox Ini Meledak, Combat dan Crafting Brutal!(FOTO: Roblox)
Portal Media Game Nomor 1 di Indonesia

Indogamers sebuah situs yang didedikasikan kepada pecinta game dari semua kalangan dan latar belakang. Hadir menjadi sumber informasi terpercaya bagi seluruh gamers di Indonesia.

Perumahan Bukit Hijau Felicity Village Blok B No. 6 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Provinsi Jawa Barat 16517

+62851 8306 6952

Subscribe

Anda juga bisa mengikuti update terbaru mengenai event-event yang sedang berjalan di media sosial kami.

© Copyright 2025 IndoGamers. All rights reserved.