Indogamers.com - Halo, Gamers! Masih ingat dengan Highguard? Game shooter ambisius yang jadi penutup megah di The Game Awards 2025 lalu ini sepertinya lagi nggak baik-baik saja. Meski digarap oleh para veteran mantan pengembang Apex Legends, peluncurannya di Steam justru disambut dengan ulasan "Mostly Negative" dan jumlah pemain yang terjun bebas.
Melihat huru-hara di media sosial dan SteamDB, tim dari Wildlight Entertainment nggak tinggal diam. Mereka memberikan reaksi yang cukup mengejutkan terkait kondisi game mereka saat ini.
Yuk, simak poin-poin penting dari situasi panas Highguard berikut ini:
Baca Juga: Garena Delta Force Rilis Season Morphosis, Hadirkan Operator dan Map Baru
1. Developer Nggak Butuh Angka "Jutaan"
Menanggapi narasi bahwa game ini sedang "sekarat", Lead Designer Wildlight Entertainment, Mohammad Alavi, justru santai banget. Menurutnya, kesuksesan nggak melulu soal angka pemain konkuren yang harus jutaan orang.
"Jujur saja, kami tidak butuh [jumlah pemain] yang sangat besar untuk bisa sukses," ujar Alavi dalam sebuah sesi wawancara. Ia mengingatkan bahwa mereka adalah tim kecil dan struktur permainan Highguard sendiri hanya membutuhkan sedikit pemain untuk satu pertandingan.
2. Pertandingan 6 Orang Gampang Dicari
Berbeda dengan game Battle Royale yang butuh 60-100 orang sekali jalan, Highguard punya skala yang lebih kecil. Hal inilah yang membuat developer tetap optimis meski jumlah pemain aktif berkurang. Alavi menambahkan, "Pertandingan dengan enam pemain [jumlah maksimal pemain saat peluncuran] itu tidak sulit untuk ditemukan." Jadi, selama masih ada komunitas kecil yang loyal, game ini dianggap masih "hidup".
3. Tekanan dari Fans (dan Geoff Keighley)
Nggak bisa dipungkiri, ekspektasi fans sudah terlanjur tinggi gara-gara hype dari Geoff Keighley. Saat rilis, banyak yang merasa tertipu dengan kualitas visual dan gameplay yang dianggap kurang terpoles. Bahkan di platform X (Twitter), banyak fans yang "menyerang" Keighley karena dianggap terlalu melebih-lebihkan game ini.
4. Bayang-bayang Nasib "Concord"
Beberapa analis dan gamer mulai membandingkan nasib Highguard dengan game Concord milik Sony yang gagal total. Dengan skor ulasan di Steam yang hanya berkisar di angka 30-an persen dan jumlah pemain di PC yang tersisa di kisaran belasan ribu (turun dari puncaknya yang mencapai 97.000), Wildlight punya PR besar untuk melakukan perbaikan besar-besaran atau rebranding.
Baca Juga: Siap-Siap Pindah ke Pulau! Game Life-Sim Estetik 'Starsand Island' Masuk Early Access Minggu Depan
Gimana menurut kalian, Gamers? Apakah Highguard benar-benar bisa bertahan dengan "komunitas kecil" seperti kata developernya, atau ini cuma pembelaan diri sebelum akhirnya tutup server? Kita lihat saja perkembangannya nanti!***


















