logo

Melihat Perjalanan Panjang EVOS Esports di MPL ID Season 4!

AgamtheRev
Senin 21 Oktober 2019, 12:24 WIB
Foto Istimewa MPL

Foto Istimewa MPL

IDGS - Melihat perjalanannya dari musim pertama, EVOS Esports memang memulai debutnya dengan manis namun bukan tanpa sekian banyak halangan yang merintangi. Banyak rintangan dan ketidakberuntungan harus mereka lewati sebelum akhirnya bertengger pada puncak klasemen akhir Regular Season MPL ID S4.

EVOS terbukti sukses dalam membenahi berbagai masalah yang menghantui mereka hingga akhirnya melaju ke panggung utama Grand Finals MPL ID Season 4 bersama 5 tim Mobile Legends Indonesia terbaik lainnya dalam memperebutkan total hadiah lebih dari $300,000 dan bertempat di Tennis Indoor Senayan pada 26-27 Oktober 2019 yang dipersembahkan oleh Xiaomi Blackshark dan disponsori oleh DANA.

Sebelum mengulik perjalanan manis mereka di Season 4, EVOS memiliki kenangan pahit di MPL ID Season 1-3. Di Season 3 Regular Season, sejarah mencatat kisah kelam EVOS yang hanya mampu bertengger di posisi 6, di bawah ONIC Esports, Aerowolf Roxy, SFI Critical, Louvre dan PSG.RRQ. Pasalnya, tim yang dulu diperkuat Justin JessNoLimit ini bahkan tidak mampu mengamankan 5 besar. Bukan hanya itu, dari 11 pertandingan yang dijalani, armada harimau putih hanya mampu memenangkan 5 pertandingan, yang berarti di bawah 50% Winrate secara keseluruhan.

Perjalanan pahit EVOS Esports tidak berhenti sampai di situ saja. Mimpi buruk kembali dialami pada babak Grand Finals MPL ID S3 setelah kekalahan cepat melawan Alter Ego. Pulang awal di hari pertama Grand Final menjadi gunjingan besar bagi para pecinta Mobile Legends tanah air tim esports besar sekelas EVOS dengan deretan roster bermutu, manajemen tim yang baik, serta sejarah panjang di Mobile Legends harus angkat koper pertama. Kekalahan yang diterima pun sangat telak, yaitu 2-0 di lower bracket dan memang tidak disangka oleh khalayak umum.

Lalu bagaimana EVOS kembali gemilang di Season 4? Untuk mengulik lebih dalam mengenai keputusan EVOS hingga performa manis di Season 4, Ade Setiawan Pamungkas, selaku Data Analyst Mobile Legends dari EVOS Esports turut memberikan sedikit jawaban.

Foto Istimewa MPL

Memulai topik hangat, pemain yang jadi pilar penting tim jadi pembahasan pertama. EVOS sendiri memiliki roster yang jauh berbeda dibanding Season 1, seperti absennya JessNoLimit, masuknya Rekt, ataupun nama baru macam Luminaire.

Tujuan reshuffle roster sebenarnya keputusan manajemen sepenuhnya, yang pasti target kita itu tetap prestasi dan memenangkan MPL ID Season 4 jadi prioritas. Ditambah, di MPL ID Season 4 ini, minimal pemain dalam satu tim itu ada 6 dan maksimal 10 orang.

Jadi kita harus merombak habis roster EVOS Mobile Legends yang sebelumnya untuk mencari chemistry yang tepat. Nah, untuk yang tidak ada di roster (Mobile Legends) saat ini memang hasil dari kesepakatan bersama. Ada yang memang memilih rehat dari ranah profesional dan ada yang ingin melanjutkan kuliah.

Beberapa pilar penting memang memutuskan hengkang sejak MPL ID Season 3, seperti JessNoLimit yang memilih untuk rehat dan fokus pada konten YouTube-nya. Di sisi lain, mantan pelatih EVOS yaitu Gemik yang menjabat di MPL ID S3 juga mengundurkan diri dari posisi hangatnya.

Saat di MPL ID S3 persoalan yang paling keliatan mungkin karena persiapan yang jauh dari kata matang. Masih terus membuat kesalahan-kesalahan kecil yang perlu dibenahi dari internal tim.

Pada saat itu kita melakukan evaluasi lagi, dilihat dan dilakukan review secara mendalam dari segi performa dan mentalitas para pemain. Jadi ke depannya kita bisa lebih sigap untuk menangani hal serupa bila kembali terjadi, pungkas Ade yang sempat menjadi Top Global Gusion.

Bisa dibilang MPL ID S4 merupakan gambaran dan roster segar dari EVOS Esports sejak menjajaki ranah Mobile Legends. Meskipun Rekt dan Donkey sempat memperkuat tim EVOS di awal pembentukannya.

Namun nama-nama baru seperti Muhammad Luminaire Ichsan, Muhammad Wann Ridwan menjadi pembeda di sisi keseimbangan tim. Tidak lupa sosok pelatih EVOS, yaitu Bjorn Zeys Ong yang memberikan strategi berbeda.

Meskipun demikian, untuk urusan pembahasan strategi, Ade justru mengaku tidak ada kiat atau formula khusus di balik performa memukau EVOS Esports. Dari segi statistik, meskipun EVOS memuncaki klasemen namun tim ini justru gagal menempati posisi teratas dalam total Kill maupun Assist selama 8 pekan gelaran Regular Season.

Foto Istimewa MPL

Tetapi dari segi data lain, EVOS menunjukkan efektivitas dari sisi GPM yang mencolok. Tercatat, EVOS merupakan tim terbaik kedua dengan selisih satu angka dengan RRQ di 641 GPM (Gold per Minute). Secara garis besar, EVOS lebih mengutamakan objektif seperti Tower dan Turtle dibandingkan pertarungan tanpa henti.

EVOS juga mengantongi statistik sebagai tim paling rajin kedua dalam urusan membunuh Turtle. Memang torehan early game yang solid akan memberikan efek snowball hingga akhir pertandingan. Berkaca dengan pertanyaan serupa, ketika disinggung soal strategi alternatif untuk babak Grand Finals, Ade mengatakan, Tunggu saja jawabannya di babak Playoff, pasti ada kejutan dari EVOS Esports.

Jawaban ini seakan menyalakan sinyal perang kepada tim-tim lawan bahwa EVOS yang mengantongi win rate 72% selama MPL ID Regular Season 4 berlangsung masih memiliki taktik rahasia yang belum ditunjukkan.

Namun meski menempati posisi favorit, EVOS tidak sekalipun merasa di atas angin. Namanya sebuah tim pasti ada titik lemahnya juga, termasuk EVOS yang sudah berbenah diri dengan Bjorn (pelatih EVOS) yang sudah mengarahkan pemain.

Peran pentingnya ya dari para pemain itu sendiri, harus komitmen untuk menang dan punya chemistry yang kuat. Saya rasa itu yang membuat tim EVOS Mobile Legends seakan-akan tidak punya titik lemah dan bisa berkembang dengan sangat pesat, tutup Ade.

EVOS Esports sendiri melaju ke babak Play Off/Grand Finals MPL ID S4 dengan keuntungan satu kemenangan berkat posisi pertama klasemen. Namun perlu diwaspadai para tim yang sempat mematahkan perlawanan EVOS di pertandingan sebelumnya.

Tercatat, ada beberapa tim yang sempat membungkam EVOS. Aura Esports mampu menjinakkan EVOS di pekan ketiga. Dan, sang pawang harimau, Alter Ego, menjadi satu- satunya tim yang mampu mengalahkan EVOS dua kali di pekan kedua dan keenam.

Beruntung, EVOS tidak akan bertemu Alter Ego lebih awal mengingat bracket Playoff yang menunggu pemenang antara Aura atau ONIC. Di sisi lain, Alter Ego akan berhadapan dengan Bigetron dan sang pemenang akan menjamu sang juara MPL ID Season 2, yaitu RRQ.

Mampukah EVOS mengubur kutukan runner-up selama kiprahnya di gelaran MPL Indonesia? Akankah analisa dan strategi tim lain justru lebih manjur dalam mematahkan prediksi banyak orang? Atau, giliran tim underdog yang siap mengambil perhatian di panggung utama Grand Finals MPL ID Season 4?

Jangan lupa, saksikan langsung Grand Finals MPL ID Season 4 di Tennis Indoor Senayan pada tanggal 26-27 Oktober 2019 karena acara ini gratis! Dapatkan pula hadiah berupa diamonds selama acara untuk penonton yang beruntung.

(OAA/IDGS)

Follow Berita Indogamers di Google News
Editor :
News Update
News01 Mei 2026, 20:06 WIB

BNI Dukung Regenerasi Bulu Tangkis, Tim Uber Indonesia Tembus Semifinal 2026

Harapan bulu tangkis Indonesia kini menemukan energi baru lewat langkah impresif Srikandi muda di Piala Uber 2026. T
Tim Uber Indonesia
Gadget30 April 2026, 17:39 WIB

Spesifikasi Realme 16x 5G Bocor ke Publik Siap Jadi Jagoan Baru Kelas Menengah

Realme 16x 5G dikabarkan segera meluncur dengan pilihan warna Endurance Brown dan Glory White serta opsi penyimpanan hingga 256GB untuk penggunaan harian yang lebih leluasa.
Spesifikasi Realme 16x 5G Bocor ke Publik Siap Jadi Jagoan Baru Kelas Menengah (FOTO: gsmarena)
Gadget30 April 2026, 16:39 WIB

Daftar HP Xiaomi yang Bisa Mencoba Android 17 Developer Preview Lebih Awal

Xiaomi secara resmi membuka program Android 17 Developer Preview untuk pengguna seri Xiaomi 17 dan 15T Pro guna memberikan gambaran awal mengenai fitur terbaru dari Google.
Daftar HP Xiaomi yang Bisa Mencoba Android 17 Developer Preview Lebih Awal (FOTO: gsmarena)
Gadget30 April 2026, 15:09 WIB

Gaming Rata Kanan, ASUS Luncurkan Lini Monitor ROG Strix dan TUF Gaming Gen 2 dengan Fitur Dual Mode

ASUS resmi luncurkan monitor gaming ROG Strix & TUF Gaming Gen 2! Cek fitur Dual Mode 4K, response time 0,3ms, dan teknologi upscaling Smart Pixel terbaru.
null (FOTO: ASUS)
Mobile30 April 2026, 14:41 WIB

Para Titan Menyerbu Athanor, Kolaborasi Arena of Valor x Attack on Titan Resmi Dimulai

Titan menyerbu Athanor! Kolaborasi AOV x Attack on Titan resmi dimulai 1 Mei 2026. Dapatkan skin gratis Qi x Annie Leonhart dan lawan Beast Titan di Battlefield.
null (FOTO: Garena)
E-Sport30 April 2026, 14:29 WIB

Trilogi Alter Ego-EVOS-Geek Fam di Week 6! Kesempatan Emas Menjauh dari Zona Merah

Saling sikut di papan tengah! Simak analisis Trilogi AE-EVOS-Geek Fam di Week 6 MPL ID S17. Adu statistik Nino, Luke, dan MarceL untuk menjauh dari zona merah.
Trilogi Alter Ego-EVOS-Geek Fam di Week 6! Kesempatan Emas Menjauh dari Zona Merah(FOTO: MOONTON)
E-Sport30 April 2026, 13:44 WIB

Magis Velodrome di MPL ID S17, Akankah Kembali Jadi Panggung ONIC atau Keajaiban Baru?

Magis Velodrome kembali, Akankah ONIC cetak hattrick juara di Season 17, atau ada keajaiban baru dari EVOS dan RRQ? Cek lebih lanjut sejumlah fakta menariknya.
null (FOTO: MOONTON)
News30 April 2026, 13:26 WIB

Yellow Hearts Publisher Indonesia Resmi Meluncur! Ekosistem Baru Industri Gaming

Yellow Hearts, publisher game indie lokal Indonesia, resmi meluncur Syafiq Rizal Presiden AGI mengungkapkan ragam manfaat termasuk ekisostem baru
Peluncuran Yellow Hearts Publisher Indonesia Rabu, 29 April 2026, di Garuda Spark Innovation Hub, fX Sudirman, Jakarta, melalui acara Yellow Hearts Launch Day. (FOTO: Indogamers.com/Ica Juniyanti)
E-Sport30 April 2026, 11:56 WIB

Siap-Siap War Tiket! Playoff MPL ID S17 Kembali ke Velodrome, Ini Harga dan Cara Belinya

Jangan sampai kehabisan! Tiket Playoff MPL ID S17 resmi dijual 2 Mei 2026. Cek harga mulai Rp90 ribu, benefit Mythic VIP, dan panduan rute transportasi ke Velodrome.
null (FOTO: MOONTON)
Lifestyle29 April 2026, 18:21 WIB

Hajime Isayama Akui Menyesal dengan Ending Attack on Titan, Ada Rasa Tidak Jujur pada Karakter Eren

Hajime Isayama akui ada ketidakjujuran dalam ending Attack on Titan. Simak penyesalan kreator AoT soal karakter Eren Yeager dan dilema antara benci dan simpati.
null (FOTO: AoT)
Portal Media Game Nomor 1 di Indonesia

Indogamers sebuah situs yang didedikasikan kepada pecinta game dari semua kalangan dan latar belakang. Hadir menjadi sumber informasi terpercaya bagi seluruh gamers di Indonesia.

Perumahan Bukit Hijau Felicity Village Blok B No. 6 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Provinsi Jawa Barat 16517

+62851 8306 6952

Subscribe

Anda juga bisa mengikuti update terbaru mengenai event-event yang sedang berjalan di media sosial kami.

© Copyright 2026 IndoGamers. All rights reserved.