Akankah Sony Gulung Tikar ?

Akankah Sony Gulung Tikar ?

Jakarta - Sony sebagai penerbit dari PS ternyata tidak hanya menuai keuntungan saja, pasalnya telah diketahui bahwa Raksasa Elektronik Jepang tersebut telah memutuskan untuk melebur sejumlah divisi produknya dan memulangkan 10 ribu karyawannya sebagai imbas dari kerugian usaha empat tahun terakhir yang memuncak pada akhir Maret 2012 lalu dengan nilai USD 6,4 miliar--sekitar Rp 58,2 triliun.

Seperti dilansir Detik Jumat (13/04/2012),Permasalahan yang timbul tersebut telah membuat  pihak Sony sampai-sampai harus memulangkan sekitar 10.000 karyawannya.dan bukan kali ini saja Elektronik raksasa Jepang tersebut mengambil keputusan yang sangat kontroversial demi untuk tetap bisa bertahan dari kerugian yang dialaminya.

Yang paling ditakutkan dari kejadian ini adalah, jikalau sampai Sony gulung tikar , karena yang akan menerima efeknya bukan hanya dari pihak Sony sendiri, akan tetapi pada pihak konsumen yang sudah terlanjur "cinta" pada konsol buatan Sony yang kita kenal dengan sebutan PlayStation atau PS.

Telah kita ketahui secara bersama dan sudah bukan rahasia umum juga bahwa PS dari Sony telah merasuk kedalam jiwa pribadi gamer, misalnya saja terdapat banyaknya rental PS, bukan rental Nintendo atau Xbox, walaupun mungkin dirental tersebut tersedia perangkat konsol selain PS itu sendiri. karena PS sudah menjadi Brand Image dari konsol game didunia.

 

 

Bahkan banyak pula yang sudah seperti "mengkoleksi" konsol tersebut, sejak dari PS 1, 2, 3, sampai PS Vita,
Terlebih lagi jikalau sedang berkumpul dengan teman-teman, mereka pasti berkata "Ayo tanding PS yuk, Ladur-ladur (alias yang kalah mundur)."

karena jika Sony benar-benar sampai gulung tikar maka akibatnya adalah PS tidak akan diproduksi lagi.dan hal itu akan membuat gamer seluruh dunia merasa kecewa.Sony yang tengah anjlok pendapatannya memang sengaja mengurangi pegawai agar tak terlalu berat beban operasionalnya. Perusahaan pionir Walkman ini juga merestrukturisasi dan melebur sejumlah divisinya agar optimal dalam menciptakan produk baru.

Namum ketakutan para pengguna PlayStation mungkin belum akan jadi kenyataan dalam waktu dekat. Alih-alih menutup divisi PlayStation, Sony malah berjanji memperkuat divisi game tersebut sebagai satu dari tiga pilar bisnis yang akan terus difokuskan pengembangannya.

 

Forum IDGS News Games Indonesia & Internasional

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI