Pada hari ini (10/6/2015) Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) dan Dyandra Promosindo secara resmi membuka pameran Indonesia Celullar Show (ICS) 2015. Dalam acara yang digelar di Plenary Hall dan Main Lobby Jakarta Convention Center ini, menghadirkan 20 exhibitor yang terdiri dari 4 operator telekomunikasi, 10 vendor seluler, serta 6 perusahaan pendukung dan aksesoris.

Dalam acara Opening Ceremony yang digelar pagi hari ini, Rudiantara selaku Menteri Komunikasi dan Informatika menyambut baik penyelengaraan ICS 2015. "Kami berharap pameran ini dapat membuka cakrawala tentang pentingnya jaringan 4G LTE, serta menjadi tulang punggung ketersediaan infrastruktur untuk kepentingan pembangunan secara menyeluruh. selain itu, ICS juga diharapkan dapat menjadi barometer utama perkembangan industri telekomunikasi di Indonesia mulai dari perkembangan dan pembangunan infrastruktur, jaringan, kualitas layanan, device konten dan aplikasi, serta perkembangan pendukung industri lainnya," jelas rudiantara.
Dalam pidatonya tersebut, Rudiantara juga menargetkan jika di akhir 2015 jaringan 4G LTE dapat dinikmati secara merata di Indonesia. "Seiring dengan target pemerataan layanan berbasis 4G LTE, Kementrian Kominfo juga menargetkan pengembangan industri pendukung layanan berbasis 4G LTE dengan tingkat kandungan dalam negeri. Kebijakan ini bertujuan agat pasar telekomunikasi dalam negri dapat menumbuhkan industri pengganti impor, mengingat pasar dalam negeri telekomunikasi Indonesia sangat besar," tambahnya.

Sejalan dengan upaya yang dilakukan oleh pemerintah, Alexander Rusli selaku Ketua Umum ATSI menyatakan bahwa seluruh penyelenggara telekomunikasi anggota ATSI berkomitmen penuh untuk mendukung kebijakan Pemerintah utamanya mewujudkan Rencana Pitalebar Indonesia (RPI) dengan menyediakan infrastruktur jaringan pita lebar serta ekosistemnya. Selain itu, para penyelenggara telekomunikasi juga diharapkan terus berkomitmen untuk memajukan telekomunikasi nasional dalam rangka kesiapan menghadapi AASEAN Econominc Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). "Para pemain industri harus terus meningkatkan kapabilitas dan daya saing dengan memperdalam wawasan tentang konsumen di Indonesia serta meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusianya," jelas Alexander Rusli.
Untuk tahun ini, ICS hadir dengan mengusung tema "Digitalize Your Life" dimana diharapkan suatu masa nanti sebagian besar masyarakat pada era tersebut dapat menggunakan sistem digital dalam kehidupan sehari-harinya. Sistem digital ini terbukti lebih mutakhir daripada sistem analog yang telah dikembangkan sebelumnya. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat pada saat ini juga mau tidak mau akan membuka cakrawala pemikiran masyarakat bahwa di jagad maya terdapat beraneka macam jenis informasi atau sumber belajar yang tidak terbatas jumlahnya.

Ichwan Sofwan selaku General Manager Dyandra Promosindo mengatakan "Di era digital ini, sangat sulit bagi manusia untuk menghindari teknologi digital. Semakin canggihnya teknologi digital masa kini membuat perubahan yang cukup besar terhadap dunia. Berbagai kalangan telah dimudahkan dalam mengakses suatu informasi melalui banyak cara serta dapat menikmati fasilitas dari teknologi digital dengan bebas dan terkendali."
Untuk kali ini, ICS 2015 akan diselenggarakan bersamaan dengan pameran teknologi Gadget Show. Acara ini sendiri diselenggarajan di beberapa kota besar seperti Jakarta, Makasar, dan juga Jogjakarta. Di Jakarta, acara ini mulai digelar pada tanggal 10 Juni hingga 14 Juni 2015 di Jakarta Convention Center. Dengan harga tiket masuk Rp. 15 ribu, para pengunjung dapat menikmati berbagai program dan juga pameran mulai dari pukul 10 pagi hingga 9 malam.
<fjr>










