Pantja Sila: Cita-cita & Realita: ``Jangan Lupakan Ideologi Bangsa Indonesia``

Pantja Sila: Cita-cita & Realita: ``Jangan Lupakan Ideologi Bangsa Indonesia``

Pancasila merupakan dasar negera Indonesia yang sudah mulai dilupakan oleh warganya dan para generasi muda yang merupakan generasi penerus bangsa. Hal ini tentu tak lepas dari perkembangan jaman yang membuat generasi penerus mulai melupakan landasan negara tersebut.

Tentu ini merupakan hal yang sangat miris sekali, sebuah perjuangan besar dan yang dicita-citakan oleh Ir. Soekarno seperti tidak terwujud di jaman sekarang. Dimana orang-orang sudah melupakan Pancasila dan negara mulai menghadapi berbagai kekacauan.

Atas alasan tersebut, maka ada dua individu yang nekad, keras kepala, dan tidak memikirkan kembali modal dan merilis sebuah film yang berkaitan dengan ideologi bangsa tersebut yaitu Pancasila.

Adalah Tyo Pakusadewo dan Tino Saroengallo yang membuat sebuah film dokumenter yang mengisahkan pidato Bung Karno pada saat menggagaskan isi Pancasila sebagai ideologi Negara Indonesia, berjudul Pantja Sila: Cita-Cita & Realita.

Fokus dari film ini sendiri sebenarnya memang bukan pada dekor, kostum, aspek sinematografi, tone warna, atau juga bukan pada actor yang memerankan presiden pertama Indonesia. Fokus pada film ini justru pada kata-kata, diksi, intonasi, dan intisari apa yang diucapkan, dan apa yang digelorakan dalam setiap frasa dan parafrasa Bung Karno dalam eksposenya.

Apa yang diucapkan oleh Bung Karno itu yang merupakan jadi focus dari film ini, bukan tentang yang lain. Yang memang merupakan tujuan dari sang pembuat film ini agar pesan-pesan yang disampaikan oleh Bung Karno benar-benar tersampaikan untuk generasi sekarang. Bisa dibilang film ini adalah salah satu perpanjangan tangan dari apa yang dicita-citakan oleh Bung Karno.

Jadi harapan dari pembuat film ini sendiri adalah dimana jika kita telah usai menonton film ini, kita dapat melihat betapa hebatnya gagasan dan cara penyampaian Bung Karno ketika ia sedang memaparkan sebuah ide tentang lima dasar negara.

Film ini sendiri dibuat hasil jerih payah dari Tino dan Tyo sebagai produser yang mencoba menafsirkan stenografi yang cukup otentik, karena memang sebelumnya pidato-pidato oleh Bung Karno memang tidak pernah direkam dengan bagus, baik secara audio ataupun secara video.

Berikut Trailer Selengkapnya:

Berikut liputan tim Indogamers saat menghadiri peluncuran film Pantja Sila: Cita-cita dan Realita:


Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI