
IDGS, Kamis 27 Juni 2019 - Gelaran MSC 2019 menorehkan sejarah baru bagi tim ONIC Esports setelah mengalahkan Louvre Esports 3 - 0 di Final. Namun dibalik gelaran turnamen itu ada kejadian yang tidak menguntungkan, Owner Louvre Esports Erick Herlangga yang hadir langsung menemani tim Louvre.

Erick Herlangga mengungkapkan melalui instastory milik pribadinya dengan memberikan saran kepada Moonton. Terdapat 3 poin yang diutarakan.
1. Pemain Louvre yaitu Kido harus membayar sendiri rumah sakit dengan total 33 Juta dan tentunya Louvre Esports dengan senang hati mengganti uang tersebut kepada kido.
Sarannya sebelum mengadakan lagi event internasional, seharusnya membekali pemain dengan asuransi kesehatan. Sama seperti kita jalan-jalan ke luar negeri kita diwajibkan membeli asuransi tersebut.
2. Makan di hotel hanya breakfast saja sementara makan siang dan malam harus menanggung biaya sendiri.
Sarannya Pemain harus diberi makan 3 kali penuh sampai event berakhir semua makan ditanggung oleh Event Organizer.
3. Pemain standby dari pagi menunggu bertanding melawan Arkangel (siang) namun hanya disiapkan makanan snack yang gak jelas. Padahal MPL dan MSC di Indonesia disediakan, kenapa di sana tidak?
Sarannya adalah seharusnya panitia menyiapkan makanan seperti di Indonesia (negara peserta).
Selaku owner Louvre Esports, Erick juga menekankan bahwa tanggung jawab atas kesehatan pemain adalah hal penting karena pemain jauh dari orangtua (event di luar negeri) dan bermain demi membela bangsa.

Sampai hari ini, pihak montoon belum ada tanggapan mengenai saran dari Erick Herlangga.
(OAA/IDGS)










