Keras Kepala Banget! Bos Capcom Awalnya Ogah Jual Resident Evil Klasik di GOG, Mikirnya Kenapa Main Klasik Kalau sudah Ada Remake?

Keras Kepala Banget! Bos Capcom Awalnya Ogah Jual Resident Evil Klasik di GOG, Mikirnya Kenapa Cuma Mau Main Remake? (FOTO: Capcom)

Indogamers.com - Waduh, gaes, untung aja kita punya GOG (Good Old Games)! Kalau enggak, bisa-bisa kita enggak bakal bisa mainin Resident Evil (RE) versi orisinal PS1 dengan gampang di PC, lho!

Ada cerita menarik di balik rilisnya trilogi Resident Evil (RE) klasik (RE 1, RE 2, dan RE 3) di platform GOG tahun lalu. Ternyata, Capcom sebagai publisher utama awalnya ogah-ogahan dan harus dibujuk mati-matian!

Mikirnya Para Eksekutif: "Remake Sudah Superior!"

Hal ini diungkapkan langsung oleh Marcin Paczynski, Senior Business Development Manager GOG, saat diwawancarai oleh The Game Business. Menurut Paczynski, manajemen Capcom benar-benar enggak paham kenapa gamer zaman sekarang mau repot-repot main versi jadul ketika remake mereka udah ada dan super sukses.

Capcom berpikir, ‘Kami kan sudah punya semua remake ini. Itu sudah menjadi pengalaman yang superior (lebih unggul) dari game-game orisinal itu.’ Jadi, mereka tidak benar-benar melihat nilai dari menghadirkan kembali versi vanilla-nya,” kata Paczynski.

Wah, parah enggak tuh? Mereka cuma fokus ke grafis dan gameplay modern, sampai lupa kalau gamer sejati itu juga demen banget sama nostalgia dan pengalaman "fixed camera angle" horor yang khas!

GOG Harus Nyakinin Sampai Berhasil

Tim GOG enggak nyerah, bro. Mereka harus bekerja keras meyakinkan Capcom bahwa ada basis penggemar yang sangat kuat—yaitu kita, para gamer veteran—yang punya memori indah tentang game-game RE klasik dan benar-benar ingin memainkan pengalaman yang sama persis.

Setelah proses tawar-menawar dan negosiasi yang alot, akhirnya GOG berhasil membuat Capcom percaya. Dan hasilnya? Jualannya laku keras!

Pembuktian Fans: Laku Keras dan Review 94%!

Paczynski merasa puas karena pada akhirnya, antusiasme gamer membuktikan bahwa argumen Capcom itu salah total.

“Ketika kami meluncurkan [Resident Evil] di GOG, sambutannya benar-benar fenomenal. Kami mendapat 94% ulasan positif di GOG untuk semuanya. Dan itu juga tercermin dalam penjualannya. Itu membuktikan bahwa ada audiens untuk ini,” tegas Paczynski.

Bener kan? Versi klasik itu punya charm tersendiri. Kontrol tank yang ikonik, puzzle yang lebih kompleks, dan konten yang kadang beda dari versi remake (apalagi RE3 Remake yang banyak dipotong!), semuanya masih punya nilai tinggi bagi kita, para gamer.

Jadi, salut buat GOG yang gigih melestarikan game klasik. Berkat mereka, kita sekarang punya pilihan, mau horor modern yang action-oriented di remake, atau survival horror klasik yang bikin kita frustrasi (tapi nagih) di versi orisinal!

Gimana menurut kalian, gaes? Apakah kalian lebih suka Resident Evil versi remake yang canggih, atau tank control klasik yang bikin jantungan?***

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI