logo

KemenPPPA: Kasus Pemukulan Pelajar di Singkawang Bukan Sekadar Dampak Game Online

Bimsalabimm
Rabu 03 Juni 2026, 12:14 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi

Indogamers.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menegaskan bahwa kasus pemukulan terhadap seorang pelajar SMP di Singkawang, Kalimantan Barat, tidak bisa dipandang semata-mata sebagai konflik yang dipicu oleh game online.

Peristiwa yang melibatkan pelaku berusia 14 tahun dan korban berusia 12 tahun itu dinilai menjadi alarm serius terkait meningkatnya kekerasan di kalangan remaja serta pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental anak.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, mengatakan perlu dilakukan asesmen psikologis secara menyeluruh terhadap anak yang berhadapan dengan hukum dalam kasus tersebut.

KemenPPPA mendorong dilakukannya asesmen psikologis komprehensif oleh Tim Psikolog UPTD PPA bersama Balai Pemasyarakatan,” ujar Arifah, Jumat (29/5/2026), dikutip dari ANTARA.

Menurut Arifah, perhatian tidak hanya tertuju pada dugaan konflik yang bermula dari aktivitas bermain game, tetapi juga pada kondisi psikologis pelaku. KemenPPPA menyoroti respons pelaku di media sosial setelah kejadian yang dinilai menunjukkan minimnya rasa penyesalan.

Ia menilai anak berusia 14 tahun pada umumnya sudah memiliki kemampuan memahami konsekuensi tindakan berdasarkan norma sosial maupun hukum yang berlaku.

Karena itu, asesmen psikologis diperlukan untuk mengidentifikasi berbagai kemungkinan faktor yang melatarbelakangi tindakan kekerasan tersebut. Faktor tersebut bisa berupa fiksasi emosi negatif, dendam yang berkembang dalam interaksi sosial, maupun gangguan perilaku yang telah muncul sebelumnya.

Hasil asesmen nantinya juga akan menjadi dasar dalam menentukan bentuk pendampingan dan intervensi psikologis selama proses hukum berlangsung, sekaligus mencegah terjadinya tindakan serupa di kemudian hari.

Bermula dari Konflik Saat Bermain Game

Kasus ini bermula dari dugaan perselisihan antara pelaku dan korban saat bermain game online. Korban berinisial W (12) mengalami luka berat setelah diduga dipukul menggunakan palu di kawasan Jalan KS Tubun, Singkawang, pada 15 Mei 2026.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga menunjukkan adanya perencanaan sebelum aksi kekerasan dilakukan.

Keluarga korban menyebut pelaku beberapa kali mengajak korban untuk bertengkar setelah mengalami kekalahan saat bermain game. Namun korban disebut tidak pernah menanggapi ajakan tersebut karena menganggap pelaku sebagai teman dekat.

Akibat kejadian itu, korban mengalami pecah tempurung kepala dan sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Abdul Aziz Singkawang.

Faktor Lingkungan dan Kondisi Emosional

KemenPPPA menekankan bahwa tindakan agresif pada anak umumnya tidak disebabkan oleh satu faktor tunggal. Berbagai penelitian menunjukkan perilaku kekerasan biasanya dipengaruhi kombinasi antara kondisi lingkungan, pola pengasuhan, hingga kesehatan mental anak.

Beberapa faktor yang disebut berpotensi memengaruhi perilaku agresif antara lain kondisi keluarga yang kurang kondusif, pola asuh yang tidak konsisten, serta kemungkinan adanya gangguan perilaku seperti Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), Conduct Disorder, maupun Oppositional Defiant Disorder (ODD).

Karena itu, KemenPPPA mengingatkan pentingnya pengawasan aktivitas digital anak yang diimbangi dengan komunikasi yang baik di lingkungan keluarga dan sekolah.

Proses Hukum Tetap Mengacu pada Peradilan Anak

Saat ini kasus tersebut ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Singkawang dengan mengacu pada Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

Selain UU SPPA, penyidik juga menerapkan Undang-Undang Perlindungan Anak serta pasal penganiayaan berat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kanit PPA Polres Singkawang, Ipda Wijaya Rahmadinata, mengatakan ancaman pidana dalam perkara tersebut berada di atas tujuh tahun penjara. Meski demikian, seluruh proses pemeriksaan tetap dilakukan sesuai mekanisme peradilan anak.

“Pemeriksaan tetap mengacu pada sistem peradilan anak dengan pendampingan wajib dari Dinas Sosial maupun Balai Pemasyarakatan,” kata Wijaya.

Follow Berita Indogamers di Google News
Editor :
Berita Terkait
PC

7 Kelebihan ASUS TUF Gaming F16 yang Cocok untuk Gamer dan Kontent Kreator

Jumat 29 Mei 2026, 18:48 WIB
undefined
PC

Biang Kerok Jalanan! Mengenal Bowie Knife99, AI Drivatar Forza Horizon 6 yang Bikin Gamer Kalang Kabut

Selasa 26 Mei 2026, 15:53 WIB
undefined
Guides

5 Posisi Duduk Ergonomis Gamer Agar Anti-Pegal Saat Gaming

Jumat 29 Mei 2026, 10:43 WIB
undefined
Guides

Tips Kesehatan Gamer: Cara Mengatasi Nyeri Pergelangan Tangan

Jumat 29 Mei 2026, 10:53 WIB
undefined
Guides

Gamer Juga Harus Sehat! 7 Tips Jaga Kebugaran Tubuh Biar Nggak Gampang Tumbang

Rabu 03 Juni 2026, 11:17 WIB
undefined
News Update
News03 Juni 2026, 12:14 WIB

KemenPPPA: Kasus Pemukulan Pelajar di Singkawang Bukan Sekadar Dampak Game Online

Arifah Fauzi, mengatakan perlu dilakukan asesmen psikologis secara menyeluruh terhadap anak yang berhadapan dengan hukum dalam kasus tersebut.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi
PC03 Juni 2026, 12:10 WIB

ASUS Perkenalkan Deretan Perangkat AI Terbaru di COMPUTEX 2026, Dari Laptop hingga Tablet Generasi Baru

ASUS kenalkan rangkaian perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI) terbaru di ajang COMPUTEX 2026 yang diselenggarakan di Taiwan.
ASUS Kenalkan rangkaian laptop AI sekaligus perlengkap ekosistem dari laptop, desktop PC, All-in-One (AiO), tablet, hingga solusi AI pintar di COMPUTEX 2026 (FOTO: DOK.ASUS)
PC03 Juni 2026, 12:01 WIB

Acer Kenalkan Monitor Gaming Predator dan Nitro Terbaru di Computex 2026, Curi Perhatian Dengan Teknologi 3D

Di ajang Computex 2026 Acer memperkenalkan rangkaian monitor gaming Predator dan Acer Nitro yang dilengkapi dengan teknologi 3D.
Acer kenalkan rangkaian monitor gaming Predator dan Nitro di Computex 2026 (FOTO: Dok.Acer)
Guides03 Juni 2026, 11:47 WIB

4 Tips Aman Bermain Game dari Fisioterapi Biar Bebas Cedera

Mau main game seharian tapi takut kena cedera otot? Yuk, simak 4 tips aman bermain game dari ahli fisioterapi Unhas di sini. Baca selengkapnya.
4 Tips Aman Bermain Game dari Fisioterapi Biar Bebas Cedera(FOTO: Istimewa)
Guides03 Juni 2026, 11:17 WIB

Gamer Juga Harus Sehat! 7 Tips Jaga Kebugaran Tubuh Biar Nggak Gampang Tumbang

Hobi push rank jalan terus, tubuh tetap bugar! Yuk simak 7 tips menjaga kesehatan bagi para gamer agar terhindar dari penyakit dan tetap prima saat bermain game.
Gamer Juga Harus Sehat! 7 Tips Jaga Kebugaran Tubuh Biar Nggak Gampang Tumbang(FOTO: freepik.com)
News03 Juni 2026, 10:56 WIB

Perselisihan Game Online Berujung Kekerasan di Banggai

Perselisihan saat bermain Mobile Legends berujung tragis di Luwuk, Banggai. Seorang remaja ditangkap polisi usai menganiaya temannya hingga terluka.
Perselisihan Game Online Berujung Kekerasan di Banggai(FOTO: Istimewa)
Console03 Juni 2026, 10:42 WIB

Gak Cuma Modal Nostalgia, Ini 6 Hal Gokil yang Bikin 'Rayman Legends: Retold Wajib Masuk Wishlist Kamu

Bukan sekadar remaster biasa, Ubisoft Montpellier & Milan siap bawa Rayman Legends: Retold ke level baru. Dari grafis super mulus setara Xbox Series S di Switch 2, konten gratis, sampai narasumber legendaris yang kembali, ini dia bedah fitur lengkapnya!
Gak Cuma Modal Nostalgia! Ini 6 Hal Gokil yang Bikin Rayman Legends: Retold Wajib Masuk Wishlist Kamu (FOTO: videogameschronicle)
Console03 Juni 2026, 10:41 WIB

Siap-Siap Do A Barrel Roll Lagi! Ini 5 Hal Baru di Remake Star Fox Switch 2 yang Bikin Pangling

Bukan sekadar remaster biasa, game Star Fox terbaru eksklusif di Nintendo Switch 2 siap membawa petualangan Fox McCloud ke level sinematik yang epik. Intip deretan fitur barunya di sini!
Siap-Siap Do A Barrel Roll Lagi! Ini 5 Hal Baru di Remake Star Fox Switch 2 yang Bikin Pangling (FOTO: videogameschronicle)
E-Sport03 Juni 2026, 10:34 WIB

Misi Pertahankan Gelar Dunia, Indonesia Kirim 3 Tim Free Fire Terbaik

EVOS Divine, RRQ Kazu, dan Bigetron by Vitality resmi lolos ke Esports World Cup 2026 di Paris. Siap ulangi dominasi sejarah tahun lalu.
Misi Pertahankan Gelar Dunia, Indonesia Kirim 3 Tim Free Fire Terbaik(FOTO: Garena)
E-Sport03 Juni 2026, 10:24 WIB

Secret WAG Juara FFWS SEA 2026 Spring, Tim Indonesia Amankan Tiket EWC 2026

Secret WAG menjuarai FFWS SEA 2026 Spring dengan performa memukau. Bagaimana nasib perwakilan Indonesia? Simak rangkuman lengkapnya di sini.
Secret WAG Juara FFWS SEA 2026, Tim Indonesia Amankan Tiket EWC 2026(FOTO: Garena)
Portal Media Game Nomor 1 di Indonesia

Indogamers sebuah situs yang didedikasikan kepada pecinta game dari semua kalangan dan latar belakang. Hadir menjadi sumber informasi terpercaya bagi seluruh gamers di Indonesia.

Perumahan Bukit Hijau Felicity Village Blok B No. 6 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Provinsi Jawa Barat 16517

+62851 8306 6952

Subscribe

Anda juga bisa mengikuti update terbaru mengenai event-event yang sedang berjalan di media sosial kami.

© Copyright 2026 IndoGamers. All rights reserved.