Indogamers.com - Di sebuah rumah sederhana di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Hajjah Hermawati akhirnya bisa tersenyum lega. Setelah beberapa hari dihantui rasa cemas akibat transaksi tak dikenal di rekeningnya, kabar baik datang: dana yang sempat hilang kini telah kembali.
Hermawati tak menutupi rasa syukurnya. “Bersyukur dana kami sudah dikembalikan dari BNI. Kami mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian BNI,” ujarnya dengan mata berbinar dalam sebuah video pendek. Bagi perempuan paruh baya ini, bukan hanya uang yang kembali, tetapi juga ketenangan hati yang sempat terguncang.
Kabar simpang siur di media sosial yang menyebut BNI menggelapkan dana nasabah sempat membuat Hermawati gelisah. Namun, penyelesaian pengaduan yang ia terima menjadi jawaban tegas: informasi itu tidak benar.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada manajemen BNI atas penyelesaian masalah yang terjadi. Berita bahwa BNI menggelapkan dana nasabah itu tidak benar,” katanya menegaskan.
Komitmen Bank
Sebelumnya, pihak bank memastikan bahwa pengembalian dana dilakukan setelah proses verifikasi yang ketat. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan bahwa sejak laporan pertama diterima, pihaknya langsung menindaklanjuti dengan pengamanan rekening, penelusuran transaksi, hingga investigasi bersama unit terkait.
“BNI telah melakukan pengembalian dana kepada nasabah atas nilai dana yang telah diverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk komitmen perlindungan nasabah,” ujar Okki.
BNI menekankan bahwa setiap pengaduan bukan hanya soal pemulihan dana, melainkan juga pemulihan kepercayaan. Karena itu, mekanisme penanganan pengaduan terus diperkuat agar setiap laporan nasabah dapat ditindaklanjuti secara cepat dan menyeluruh.
Menjaga Kepercayaan
Di tengah meningkatnya aktivitas perbankan digital, BNI juga mengingatkan nasabah untuk menjaga kerahasiaan data pribadi seperti user ID, password, PIN, OTP, maupun informasi kartu. Perlindungan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan layanan sekaligus memperkuat rasa aman nasabah.
Bagi Hermawati, pengalaman ini menjadi pelajaran berharga. Ia kini bisa kembali menjalani hari dengan tenang, sembari membawa keyakinan bahwa kepercayaan kepada bank tetap terjaga.
Di sisi lain, BNI juga terus memperkuat pengamanan layanan digital dan kanal transaksi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keandalan layanan, meningkatkan keamanan transaksi, serta memperkuat perlindungan kepada nasabah di tengah meningkatnya aktivitas perbankan digital.
Perseroan turut mengimbau nasabah untuk senantiasa menjaga kerahasiaan data pribadi dan informasi perbankan. Data seperti user ID, password, PIN, OTP, data kartu, perangkat, maupun informasi perbankan lainnya tidak boleh dibagikan kepada pihak mana pun.
Melalui penyelesaian pengaduan, pengembalian dana kepada nasabah, serta penguatan keamanan layanan digital, BNI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kepercayaan nasabah. Setiap pengaduan akan ditangani secara hati-hati, menyeluruh, dan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).















