Indogamers.com – Tahun 2026 tampaknya menjadi periode yang cukup berat bagi para gamer dan perakit PC di seluruh dunia. Lenovo, sebagai salah satu produsen PC terbesar global, baru saja mengeluarkan peringatan keras bagi konsumen untuk segera mengamankan pembelian hardware dalam waktu dekat. Hal ini dipicu oleh gangguan rantai pasok yang masif dan kenaikan harga komponen yang diprediksi akan terus memburuk selama beberapa kuartal mendatang.
Presiden Lenovo Amerika Utara, Ryan McCurdy, mengungkapkan bahwa saat ini industri sedang berada dalam fase "sensitivitas harga" yang sangat tinggi akibat pembangunan infrastruktur AI besar-besaran secara global. Menurutnya, stok yang tersedia saat ini di distributor dan mitra ritel memiliki harga yang paling menarik sebelum lonjakan harga berikutnya terjadi dalam kurun waktu 6 hingga 12 bulan ke depan.
Urgensi Upgrade Hardware Sebelum Stok Menghilang
Peringatan ini bukan tanpa alasan. Laporan dari berbagai integrator sistem di Amerika Serikat menyebutkan bahwa ketersediaan hardware menghilang pada tingkat yang belum pernah terlihat sebelumnya. Dalam jangka panjang, masalah ketersediaan barang diprediksi akan menjadi kekhawatiran yang jauh lebih besar dibandingkan masalah harga itu sendiri.
Mengenai situasi krusial ini, Ryan McCurdy memberikan saran langsung bagi para mitra dan konsumen yang sedang merencanakan pembaruan perangkat.
“Jika infrastruktur tersebut menjadi krusial dalam tiga, enam, hingga 12 bulan ke depan, dan sensitivitas harga sedang tinggi, maka kita harus bertindak cepat. Sebab, stok yang ada saat ini di distributor dan mitra kami memiliki harga produk yang paling menarik yang pernah ada untuk 6 hingga 12 bulan mendatang.”
Kelangkaan Komponen Bakal Bertahan Hingga 2027
Situasi sulit ini diperparah oleh fenomena yang disebut oleh CEO NVIDIA sebagai "pembangunan infrastruktur terbesar di dunia". Permintaan besar-besaran untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI) telah menyerap sumber daya produksi untuk CPU, GPU, hingga komponen memori.
Berdasarkan laporan industri, kelangkaan memori (DRAM) diperkirakan tidak akan membaik setidaknya hingga tahun 2027, dan situasi serupa juga membayangi pasar penyimpanan (NAND). Peningkatan harga yang agresif sudah mulai terasa di pasar komponen PC saat ini.
Bagi para gamer di Indonesia, pengumuman dari produsen sebesar Lenovo ini menjadi sinyal kuat bahwa menunda pembelian hardware dengan harapan harga akan turun di akhir tahun bisa menjadi keputusan yang berisiko. Dengan sumber daya yang ada saat ini, melakukan upgrade hari ini mungkin merupakan keputusan investasi yang lebih bijak sebelum badai harga dan kelangkaan benar-benar mencapai puncaknya.***