logo

87 Persen Gim Klasik Pernah Rilis di Amerika Serikat Hilang Dari Pasar

INDOGAMERS
Selasa 11 Juli 2023, 20:28 WIB

INDOGAMERS.ID Video Game History Foundation bekerja sama dengan Software Preservation Network lakukan penelitian mengenai ketersediaan gim klasik di pasar. Mereka menemukan bahwa 87 persen gim pernah dirilis di Amerika Serikat tak lagi dipasarkan.

Jika berbicara mengenai gim yang rilis di Amerika Serikat, bisa dikatakan gim tersebut rilisan NA alias region Amerika Utara telah memiliki teks maupun dub bahasa Inggris.

Batasan Gim Dikatakan Klasik

Dalam penelitian dilakukan, batasan gim dikatakan klasik adalah gim yang rilis sebelum tahun 2010. Kenapa 2010? Karena kurang lebih, di tahun itulah distribusi gim secara digital mulai umum dilakukan menurut penelitian.

Video Game History Foundation dan Software Preservation mengambil daftar judul acak dari 1.500 gim via MobyGames yang mereka deskripsikan sebagai database video gim yang sangat besar.

Kenapa Penelitian Ini Dilakukan?

Komunitas Retrogaming mengetahui bahwa kebanyakan gim tak lagi tersedia di pasar. Siapapun yang ingin meneliti gim lawas ada kemungkinan dihadapkan pada situasi di mana mereka tidak bisa mendapatkan gim mereka teliti (secara legal).

Mungkin hal ini terlihat bukan sebagai masalah besar. Namun Video Game History Foundation menyatakan ini memiliki implikasi besar untuk pelestarian gim dan reformasi hak cipta. Sejak 2012, perpustakaan, museum, dan pengarsipan di Amerika Serikat telah mengajukan petisi kepada Badan Hak Cipta untuk upaya pembebasan baru yang membuat mereka lebih mudah melestarikan gim dan membuat gim tersebut tersedia untuk peneliti.

Ke Mana Hilangnya Gim Tersebut?

Hilangnya gim dari pasar di antaranya karena;

Masalah Teknis

Merilis ulang sebuah gim di platform baru tidaklah mudah, tak bisa diproses secara otomatis. Sebuah gim didesain untuk patform spesifik dengan sistem arsitektur, persyaratan software, dan fitur hardware yang unik yang membuat gim tersebut tidak bisa begitu saja kompatibel dengan platform lain.

Masalah Lisensi

Masalah hak yang kompleks dan kesepakatan lisensi untuk gim dan konten di dalamnya juga dapat mencegah sebuah gim untuk dirilis ulang. Terlebih lagi untuk gim yang rilis sebelum ada gagasan mengenai perilisan ulang sebuah gim.

Contohnya saja gim arcade X-Men tahun 1992 oleh Konami. Gim tersebut tidak dirilis ulang hingga 2010 karena persoalan kesepakatan lisensi dengan Marvel. Begitu pula dengan Alpha Protocol yang dirilis Sega. Meski memiliki hak atas gim, mereka tidak lagi memiliki hak atas lisensi musik (yang telah berakhir lisensinya) dalam gim. Sehingga Sega menarik Alpha Protocol dari pasar.

Masalah Kepemilikan

Hak kepemilikan sebuah gim bisa terbagi kepada beberapa pihak. Hal tersebut bisa menjadi sebuah kendala untuk perilisan ulang sebuah gim. Sebagai contohnya adalah The Operative: No One Lives Forever (NOLF). Peraih Action Game of the Year (Computer Games Magazine, Computer Gaming World, dan PC Gamer) di tahun 2001 tersebut tidak bisa rilis ulang karena permasalahan ini.

Hak kepemilikan gim NOLF belum menemui pencerahan hingga sekarang. Setidaknya ada 3 nama besar dalam kepemilikan IP; 20th Century Fox (yang memiliki Fox Interactive ketika NOLF dirilis), Activision (yang mengakuisisi Fox Interactive), dan Warner Bros. (yang mengakuisisi Monolith).

Permasalahan Ketersediaan Digital

Dalam teorinya, distribusi digital bisa membuat lebih banyak gim tetap ada di pasar tanpa mengeluarkan biaya produksi fisik. Namun tidak ada yang menjamin bahwa gim yang telah melakukan distribusi digital akan selalu tersedia untuk dibeli.

Delisted Games mencatat setidaknya ada sekitar 1.800 gim yang ditarik dari pasar digital hingga April 2023, termasuk hampir 700 gim yang tak lagi tersedia secara permanen. Ditambah lagi jika ada penutupan toko digital tempat gim tersebut dirilis. Contohnya saja marketplace Xbox 360 Indie Games, Google Stadia, dan PSP Store.

Kan Masih Bisa Main Gim Bajakan

Ya benar. Gamers bisa memainkan gim bajakan dari gim yang tak lagi dipasarkan. Terlebih lagi pasar komersial dan peneliti memiliki kepentingan mereka masing-masing. Penelitian ini mengatakan bahwa pasar komersial tidak sejalan dengan peneliti.

Saya berharap penelitian ini menyadarkan orang-orang. Selama bertahun-tahun, kami telah mengetahui bahwa ketersediaan gim klasik secara legal dan aman semakin di ujung tanduk. Namun tidak ada yang pernah menyatakan jumlahnya. Hasilnya lebih buruk dari kemungkinan media lainnya (misal musik atau film), ungkap Co-Director Video gme History Foundation, Frank Cifaldi.

Terlepas dari kepentingan peneliti, pasar komersial, dan kendalanya, perilisan ulang sebuah gim memang sedang menjadi tren. Antara hanya sebatas nuansa nostalgia, atau memang gim tersebut memang layak untuk dirilis ulang ke dalam platform lebih modern.

Terlebih lagi jika berbicara mengenai distribusi digital. Di era ini, gamers lebih dimudahkan untuk membeli gim secara digital. Jika menyinggung soal harga, berbagai diskon di berbagai marketplace gim sering kali diadakan. Namun memang kembali lagi, tidak semua gim pernah dirilis, bisa dimainkan kembali oleh semua orang secara legal di era lebih modern.


(IDGS/deJeer)

Follow Berita Indogamers di Google News
Editor :
News Update
Gadget07 April 2026, 17:05 WIB

Bocoran Spesifikasi dan Harga Oppo F33 Pro 5G yang Siap Meluncur

Oppo F33 Pro 5G dikabarkan segera rilis dengan spesifikasi gahar seperti baterai jumbo 7000 mAh dan kamera selfie 50MP yang sangat cocok untuk pengguna aktif di Indonesia.
Bocoran Spesifikasi dan Harga Oppo F33 Pro 5G yang Siap Meluncur (FOTO: gsmarena)
Console07 April 2026, 16:05 WIB

Nostalgia Tipis-Tipis! 4 Game Olahraga Klasik Era NES dan SNES Resmi Meluncur di Switch dan PS5

Siap-siap nostalgia! Empat game retro bertema baseball dan football dari era NES dan SNES kini hadir kembali untuk konsol modern Switch dan PS5. Cek daftar lengkapnya di sini!
Nostalgia Tipis-Tipis! 4 Game Olahraga Klasik Era NES dan SNES Resmi Meluncur di Switch dan PS5 (FOTO: videogameschronicle)
Console07 April 2026, 15:04 WIB

Gak Mau Ide 'Dicaplok' AI, Kreator Papers, Please Kini Pilih Main Rahasia-Rahasiaan!

Lucas Pope, otak di balik game legendaris Papers, Please, mengaku ogah bocorin proyek barunya karena takut idenya dicuri atau "ditelan" AI. Simak curhatannya di sini!
Gak Mau Ide Dicaplok AI, Kreator Papers, Please Kini Pilih Main Rahasia-Rahasiaan! (FOTO: videogameschronicle)
Gadget07 April 2026, 14:03 WIB

Tablet Ringan Oppo Pad Mini Segera Hadir Mengusung Baterai 8000mAh

Oppo Pad Mini dikabarkan akan segera hadir membawa layar LTPO OLED 144Hz serta baterai besar 8000mAh dalam bodi yang sangat ringan untuk mendukung aktivitas harian.
Tablet Ringan Oppo Pad Mini Segera Hadir Mengusung Baterai 8000mAh (FOTO: gizmochina)
Gadget07 April 2026, 13:02 WIB

Spesifikasi Lengkap Realme Narzo 100 Lite 5G yang Siap Meluncur

Realme Narzo 100 Lite 5G dikabarkan segera rilis dengan keunggulan baterai jumbo 7000 mAh dan layar 144Hz yang sangat cocok untuk kebutuhan pengguna di Indonesia.
Spesifikasi Lengkap Realme Narzo 100 Lite 5G yang Siap Meluncur (FOTO: gizmochina)
Console07 April 2026, 12:00 WIB

Waduh! Tomodachi Life di Switch 2 Kabarnya Gak Bakal Dapet 'Boost Mode', Ini Alasannya!

Nintendo kabarnya tidak akan memberikan fitur Handheld Mode Boost untuk Tomodachi Life di Switch 2. Ternyata alasannya karena game ini sudah berjalan di resolusi 1080p! Cek info lengkapnya di sini.
Waduh! Tomodachi Life di Switch 2 Kabarnya Gak Bakal Dapet Boost Mode, Ini Alasannya! (FOTO: videogameschronicle)
Console07 April 2026, 10:30 WIB

Borong Gratisan! Amazon Prime Bagikan 12 Game PC di Bulan April

Kabar gembira buat para pemburu game gratis! Amazon Prime Gaming baru saja mengumumkan daftar 12 game gratis untuk bulan April, mulai dari XCOM hingga Total War. Cek jadwal rilisnya di sini!
Borong Gratisan! Amazon Prime Bagikan 12 Game PC di Bulan April, Ada XCOM: Enemy Unknown Complete Pack! (FOTO: videogameschronicle)
E-Sport06 April 2026, 07:32 WIB

Shadow Esports Juara FFNS 2026 Spring: SE Rynnn, Sang MVP, Ungkap Faktor Utama Kemenangan

Shadow Esports juara Free Fire Nusantara Series FFNS 2026 Spring setelah Grand Final dan resmi mengamankan tiket menuju FFWS SEA 2026 Spring di Vietnam.
Shadow Esports juara Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Spring (FOTO: Indogamers.com/Ica Juniyanti)
E-Sport05 April 2026, 11:18 WIB

Kiky Dewa United Horus Tak Gentar Jadi Target Grand Final FFNS 2026

Risky Kaesang atau yang akrab dipanggil Kiky, player unggulan Dewa United Horus optimis timnya akan tampil kuat di Grand Final FFNS 2026
Risky Kaesang atau yang akrab dipanggil Kiky, player unggulan Dewa United Horus (FOTO: Dok.Garena)
E-Sport05 April 2026, 01:21 WIB

Digadang Jadi Juara FFNS 2026: Berikut 5 Fakta Menarik Dewa United Horus, Akankah Benar Juara?

Penampilan Dewa United Horus di FFNS 2026 ukup menarik perhatian, berikut fakta menarik nya yang perlu kamu ketahui sebagai pencinta Free Fire.
Dewa United Horus hadir dan siap jadi juara di FFNS 2026 (FOTO: Dok.FFNS 2026)
Portal Media Game Nomor 1 di Indonesia

Indogamers sebuah situs yang didedikasikan kepada pecinta game dari semua kalangan dan latar belakang. Hadir menjadi sumber informasi terpercaya bagi seluruh gamers di Indonesia.

Perumahan Bukit Hijau Felicity Village Blok B No. 6 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Provinsi Jawa Barat 16517

+62851 8306 6952

Subscribe

Anda juga bisa mengikuti update terbaru mengenai event-event yang sedang berjalan di media sosial kami.

© Copyright 2026 IndoGamers. All rights reserved.