Indogamers.com - Halo Gamers sejati! Sebagai penulis yang doyan banget main RPG, saya sering banget merasa sebuah seri game baru terasa biasa-biasa saja, lalu seri kedua mulai seru, tapi... seri ketigalah yang justru mengubah segalanya!
Seri ketiga adalah momen para developer berhasil menguasai crafting mereka, memperbaiki kekurangan, memoles combat, dan menyajikan sesuatu yang benar-benar tak terlupakan. Nah, kali ini saya sudah merangkum 10 RPG legendaris di mana seri ketiganya berhasil mengungguli seri aslinya, menjadi puncak sejati dari franchise tersebut.
Daftar ini diolah dari analisa mendalam di YouTube (dikutip dari akun YouTube Renkai Games). Siap-siap terkejut dengan betapa hebatnya game-game ini! Yuk, kita mulai!
1. Terranigma (SNES)
Seri ketiga yang satu ini mungkin terasa seperti masterpiece rahasia, melengkapi trilogi Soulblazer dan Illusion of Gaia. Terranigma bukan hanya sekadar Action RPG, tetapi sebuah perjalanan filosofis tentang kehidupan dan kelahiran kembali dunia. Kamu berperan sebagai Ark yang harus menghidupkan kembali benua, membangun peradaban, dan melihat manusia berevolusi. Combat-nya sangat mulus untuk game 16-bit, dengan pixel art yang detail dan soundtrack yang menyentuh.
2. The Witcher 3: Wild Hunt
Game yang satu ini bukan cuma hit besar CD Projekt Red, tapi juga masterclass dalam dunia open-world dan penceritaan. Dua game Witcher pertama memang membangun fondasinya, tetapi Wild Hunt menyempurnakannya. Combat yang lebih taktikal, dialog yang kaya, dan setiap pilihan kecil pun terasa dampaknya. Dunia game ini terasa hidup; badai bergulir di kejauhan, penduduk desa membajak sawah sebuah standar baru untuk RPG fantasi.
3. Mother 3 (GBA)
Dikenal di Barat sebagai seri dari Earthbound, Mother 3 adalah RPG Nintendo yang sangat emosional. Meskipun tidak pernah resmi dirilis di luar Jepang, game ini punya cerita yang lucu, aneh, sekaligus tragis. Mengikuti kisah Lucas, game ini berbicara tentang keluarga, kehilangan, dan tumbuh dewasa di dunia yang berubah terlalu cepat. Gameplay-nya tetap klasik turn-based Earthbound dengan tambahan serangan berirama yang harus mengikuti beat musik!
4. Breath of Fire 3 (PS1)
Inilah evolusi sejati dari seri RPG Capcom. Breath of Fire 3 membawa franchise ini ke era 3D sambil mempertahankan elemen terbaiknya: naga, persahabatan, dan hati. Game ini menyempurnakan master system yang memungkinkan pemain melatih karakter di bawah mentor untuk mempelajari skill. Yang paling keren adalah sistem Dragon Gene yang memungkinkan karakter utama, Ryu, menggabungkan esensi naga menjadi lusinan transformasi unik!
5. Persona 3 (PS2)
Konon, Persona 3 adalah game yang menyelamatkan seri Persona dan Atlus. Game ini merevolusi franchise dengan mencampur kehidupan sekolah sehari-hari dengan tema supernatural yang gelap. Kamu harus membangun pertemanan di siang hari, karena setiap ikatan (Social Link) akan membuat Persona kamu lebih kuat untuk melawan monster di malam hari. Keseimbangan antara simulasi sosial dan dungeon crawler ini mendefinisikan identitas Persona yang kita kenal sekarang.
6. Shin Megami Tensei 3: Nocturne (PS2)
Game inilah yang akhirnya membawa saga gelap Atlus ke sorotan global. Nocturne adalah JRPG dewasa, filosofis, dan sangat menantang. Tokyo runtuh menjadi vortex pasca-apokaliptik, dan kamu terlahir kembali sebagai Demifiend (setengah manusia, setengah iblis). Combat-nya brutal dan strategis (Press Turn System) yang menuntut presisi. Sebuah perjalanan isolasi dan pilihan moral yang tidak akan kamu lupakan.
7. Xenoblade Chronicles 3 (Switch)
Game raksasa ini mewakili puncak dari segala hal yang dibangun Monolith Soft. Ceritanya terungkap di dunia yang terkunci dalam perang tanpa akhir. Combat-nya sangat shinning cepat, berlapis, dan strategis! Sistem kelas memungkinkan pemain mencampur peran, dan transformasi Ouroboros (penggabungan dua karakter) adalah refleksi sempurna dari tema game: bahwa kekuatan datang dari persatuan dan kepercayaan.
8. Dragon Quest 3 (NES/Famicom)
Jauh sebelum Final Fantasy menjadi legenda, Dragon Quest sudah membentuk apa artinya sebuah RPG, dan seri ketiganya ini adalah sebuah tonggak sejarah! Dirilis pada 1988 sebagai prequel yang cerdas, game ini memperkenalkan sistem-sistem revolusioner: dunia terbuka yang mendorong eksplorasi dan sistem kelas yang memungkinkan kamu membentuk party sesukamu. Sebuah kebebasan yang tidak pernah terdengar di RPG pada era itu!
9. Xenosaga Episode 3 (PS2)
Seri pamungkas ini adalah salah satu ending RPG yang paling ambisius dan emosional. Setelah seri kedua kehilangan ritme, Episode 3 mengembalikan semuanya dengan tujuan yang jelas: menutup trilogi yang mengeksplorasi makna eksistensi. Combat-nya disempurnakan lebih cepat, taktis, dan pertempuran robot raksasa (mecha) terasa sangat sinematik. Sebuah akhir yang kuat untuk seri yang berani bermimpi besar.
10. Baldur's Gate 3 (PC/PS5/Xbox)
Ketika Baldur's Gate 3 tiba, ia tidak hanya menghidupkan kembali franchise legendaris, tetapi juga mendefinisikan ulang RPG modern. Dikembangkan oleh Larian Studios, game ini membuat setiap pilihan, setiap kata, dan setiap tindakan benar-benar penting. Combat taktis berbasis giliran (turn-based) dikombinasikan dengan kreativitas lingkungan (ledakan, api, gravitasi). Sebuah masterpiece modern yang membuat jutaan orang jatuh cinta pada genre ini lagi.
Kesimpulan: Pembuktian Bahwa Kesempurnaan Butuh Waktu!
Nah, itu dia 10 RPG di mana seri ketiganya berhasil melampaui seri aslinya, bahkan menjadi yang terbaik di seluruh franchise-nya.
Daftar ini membuktikan bahwa kehebatan memang butuh waktu untuk berevolusi. Para developer ini mengambil fondasi yang sudah ada, belajar dari kesalahan, dan akhirnya merilis sebuah masterpiece yang akan terus dikenang. Kalau kamu ingin merasakan puncak sebuah franchise, coba langsung saja lompat ke game-game seri ketiga di atas!
Game seri ketiga mana yang menurut kamu paling juara?***





















