Indogamers.com - Halo Gamers! Sebagai penulis game, saya suka banget sama genre zombie apocalypse. Ketegangan, survival, dan aksi membasmi mayat hidup selalu jadi kombinasi yang seru.
Namun, di antara ratusan game zombie keren, selalu ada beberapa judul yang gagal total dan malah bikin kita mengelus dada. Kali ini, kita akan membahas 10 game zombie yang dianggap paling buruk, yang sayangnya justru menyia-nyiakan potensi besar mereka.
Daftar ini kami kutip dari kanal YouTube Mojo Plays, yang merangkum 10 game zombie terburuk sepanjang masa. Siap-siap kecewa, karena inilah daftar hitam game zombie yang sebaiknya kamu hindari!
10. Metal Gear Survive (2018)
Game ini menyandang nama besar Metal Gear, tapi sayangnya hanya nama saja. Alih-alih menyajikan aksi stealth ala Kojima, Survive malah fokus ke elemen survival dan base building yang membosankan. Intinya, game ini terasa kosong, tanpa jiwa, dan bahkan memaksa pemain membayar untuk mendapatkan slot save tambahan. Jelas terasa seperti eksploitasi nama besar saja.
9. Dead Rising 4 (2016)
Dead Rising dikenal dengan aksi pembantaian zombie yang gila, tapi seri keempat ini terasa seperti keluar dari jalur. Karakter Frank West kehilangan karisma aslinya dan gameplay terasa terlalu ceria dan santai (terlalu "tongue-in-cheek") alih-alih mencekam. Keputusan untuk menghapus sistem waktu yang menjadi ciri khas Dead Rising justru membuat game ini terasa hambar dan kurang mendebarkan.
8. Umbrella Corps (2016)
Penggemar Resident Evil berhak mendapatkan yang lebih baik! Umbrella Corps adalah spin-off tembak-menembak kompetitif yang gagal total. Game ini terasa generik, canggung (clunky), dan tidak bisa memanfaatkan brand Resident Evil maupun elemen horor. Intinya, game ini terasa seperti shooter biasa yang ditempeli nama Resident Evil tanpa menawarkan ketegangan.
7. Dead Alliance (2017)
Game ini benar-benar dilupakan waktu, dan ada alasan kuatnya. Dead Alliance mencoba menjadi segalanya tactical shooter, co-op, dan survival horror—tapi gagal di semuanya (jack of all trades, master of none). Zombie di game ini tidak terasa menyeramkan atau intens, membuat pengalaman bermain jadi membosankan dan tidak terpoles (uninspired).
6. Escape Dead Island (2014)
Dead Island aslinya dikenal sebagai game survival dengan fokus crafting senjata. Escape Dead Island malah fokus pada narasi, misteri, dan gaya visual cell-shaded. Perubahan fokus ini membuat gameplay terasa membingungkan. Kombinasi ide yang bertabrakan, ditambah dengan pertarungan yang canggung dan desain misi yang monoton, membuat spin-off ini gagal total.
5. The Walking Dead: Survival Instinct (2013)
Ini adalah contoh sempurna dari potensi yang disia-siakan. Dengan dunia yang kaya dan mencekam dari serial TV The Walking Dead, game ini seharusnya luar biasa. Sayangnya, Survival Instinct menyajikan grafis yang buruk (bahkan untuk zamannya), kontrol yang jelek, dan aksi melawan zombie yang tidak memuaskan sama sekali.
4. Land of the Dead: Road to Fiddler's Green (2005)
Diangkat dari film horor klasik George A. Romero, game ini sudah ditunggu-tunggu. Namun, Road to Fiddler's Green gagal menyajikan harapan. Game ini terasa ketinggalan zaman (outdated), penuh bug, kaku (stiff), dan sangat repetitif. Jelas, ini adalah jalan memutar yang sebaiknya dihindari.
3. Shell Shock 2: Blood Trails (2009)
Game ini memiliki premis yang sangat membingungkan: Perang Vietnam dicampur dengan infeksi zombie. Pergeseran nada yang terus-menerus ini membuat game tidak tahu cara menyajikan dirinya. Sebagai shooter, tembakannya terasa lesu. Sebagai game horor, game ini gagal menciptakan ketegangan atau teror di tengah kengerian perang. Secara keseluruhan, game ini hanyalah kekacauan besar.
2. Amy (2012)
Amy sering dijadikan bahan tertawaan di genre zombie. Alasan utamanya? Seluruh permainan didasarkan pada misi mengawal (escort mission) yang sangat menyebalkan dan membuat frustrasi. Ditambah dengan AI yang buruk, stealth yang rusak, dan platforming yang membosankan, game ini benar-benar terasa seperti siksaan.
1. Infestation: Survivor Stories (2012)
Inilah yang terburuk dari yang terburuk. Selain gameplay-nya yang memang rusak, sebagian besar kebencian datang dari masalah di luar game itu sendiri. Mulai dari iklan yang menyesatkan, mekanisme Pay-to-Win yang parah, hingga masalah dengan para developer. Game ini bercita-cita menjadi seperti DayZ, tetapi gagal di setiap aspek, baik di dalam maupun di luar permainan.
Kesimpulan
Meskipun genre zombie penuh dengan masterpiece yang luar biasa, daftar ini menjadi pengingat bahwa tidak semua game bisa sukses. Kegagalan dari judul-judul ini sering kali berasal dari menyia-nyiakan potensi, gameplay yang canggung, atau keputusan pengembang yang buruk.
Jika kamu mencari pengalaman zombie apocalypse terbaik, sebaiknya hindari 10 judul di atas dan fokuskan waktu serta uangmu pada game-game zombie yang benar-benar solid dan bikin tegang!





















