Indogamers.com - Halo Gamers pemberani! Kita semua pasti tahu perasaan aneh itu: saat sebuah game begitu menakutkan hingga rasanya ingin melempar stik dan berhenti, tetapi ceritanya terlalu bikin penasaran untuk dilewatkan. Itulah seni dari game horor. Mereka bukan sekadar menakut-nakuti, tetapi memberikan pengalaman yang membekas di ingatan.
Jika kamu merasa punya nyali besar dan sedang mencari tantangan untuk memacu jantung di konsol next-gen, berikut adalah 8 game survival horror PS5 terbaik yang layak mendapatkan rasa hormat (dan rasa takut) dari kita semua. Matikan lampu, pasang headset, dan bersiaplah!
1. Silent Hill 2 Remake
Silent Hill 2 Remake mungkin adalah hal terbaik yang terjadi pada industri horror gaming dalam beberapa tahun terakhir. Bloober Team berhasil melakukan tugas mustahil: membuat salah satu game paling terpelintir secara psikologis menjadi lebih modern namun tetap mengganggu. Kamu bermain sebagai James Sunderland, pria hancur yang mencari mendiang istrinya di kota berkabut yang menyembunyikan dosa masa lalu. Kabutnya bukan lagi sekadar hiasan visual, melainkan selimut tebal yang mencekik dan membuatmu paranoid. Combat terasa berat dan putus asa, persis seperti yang seharusnya dirasakan oleh orang biasa yang melawan manifestasi trauma. Desain suaranya fenomenal; kamu akan mendengar bisikan di kejauhan dan menghabiskan 5 menit hanya untuk berdebat dengan diri sendiri: apakah harus menyelidiki suara itu atau lari menyelamatkan diri?
2. Alan Wake 2
Remedy Entertainment benar-benar "gila" dalam arti terbaik lewat Alan Wake 2. Game ini adalah perpaduan ambisius antara survival horror, psychological thriller, dan instalasi seni modern. Kamu akan bermain sebagai dua karakter: Alan yang terjebak di dimensi mimpi buruk bernama The Dark Place, dan Saga, agen FBI yang menyelidiki ritual pembunuhan di dunia nyata. Transisi di antara keduanya sangat brilian karena keduanya adalah narator yang tidak bisa dipercaya sepenuhnya. Combat-nya sangat tegang karena amunisi yang langka, dan satu-satunya senjata utamamu hanyalah cahaya senter. Yang membuat ini istimewa adalah bagaimana game ini mendobrak dinding keempat dengan menampilkan segmen live action dan musikal yang memutar otak.
3. Visage
Jika kamu ingin merasakan simulasi ketakutan sendirian di rumah besar pada malam hari, Visage adalah perasaan itu yang diregangkan menjadi mimpi buruk berdurasi 10 jam. Sebagai penerus spiritual dari demo legendaris P.T., pemain terperangkap di sebuah rumah tempat berbagai kejadian mengerikan pernah terjadi. Visage tidak hanya mengandalkan jump scares murahan, tetapi horor sejatinya terletak pada atmosfer yang menekan. Game ini memiliki mekanik "Sanity Meter"; semakin takut karaktermu, semakin buruk hal-hal gila yang akan terjadi di sekitarmu. Tanpa senjata untuk melawan, yang kamu miliki hanyalah korek api, obat penenang, dan ketakutan murni.
4. Dead Space Remake
Dead Space Remake adalah buku panduan tentang cara me-remake sebuah game klasik dengan sempurna. Kamu berperan sebagai Isaac Clarke, insinyur yang terjebak di kapal tambang USG Ishimura yang diserbu Necromorphs—monster alien menjijikkan yang terbuat dari mayat kru kapal. Aturan utamanya tetap sama: jangan tembak kepalanya, tapi potong anggota tubuhnya (strategic dismemberment). Kapal Ishimura dibangun ulang tanpa loading screens, menciptakan teror tanpa jeda dari awal hingga akhir. Tata cahayanya luar biasa mengerikan, dan desain suaranya patut diacungi jempol; setiap derit besi, jeritan jauh, dan erangan logam di lorong ventilasi akan membuatmu paranoid sepanjang permainan.
5. Resident Evil 2 Remake
Capcom menetapkan standar emas survival horror modern lewat Resident Evil 2 Remake. Kamu bisa memilih skenario antara Leon Kennedy (polisi baru) atau Claire Redfield yang mencari saudaranya di Raccoon City. Kantor polisi Raccoon City (RPD) diubah menjadi labirin gothic yang indah sekaligus mematikan. Namun, bintang utamanya adalah Mr. X, raksasa tiran yang akan menguntitmu tanpa henti sepanjang permainan. Mendengar langkah kaki beratnya mendekat dari koridor sebelah akan membuat detak jantungmu melonjak seketika. Kamu tidak bisa membunuhnya, hanya bisa memperlambatnya atau lari. Manajemen peluru dan rute pelarian menjadi kunci bertahan hidup di sini.
6. Alien: Isolation
Meskipun awalnya dirilis di era sebelumnya, Alien: Isolation tetap menjadi salah satu pengalaman horor paling cerdas dan menakutkan yang bisa dimainkan di PS5. Pengembang Creative Assembly memahami satu hal krusial: Xenomorph bukanlah musuh biasa yang bisa dibunuh. Hanya ada satu Alien yang memburumu di seluruh stasiun luar angkasa Sevastopol, dan ia memiliki AI yang belajar dari perilakumu. Jika kamu terlalu sering bersembunyi di dalam loker, ia akan mulai memeriksanya. Alat pelacak gerakan (Motion Tracker) menjadi sahabat sekaligus musuh terburukmu; ia memberitahu di mana Alien berada, tapi bunyinya juga bisa memancing monster itu mendekat.
7. Amnesia: The Bunker
Frictional Games memadatkan semua keahlian horor mereka menjadi sebuah bunker Perang Dunia I yang claustrophobic ini. Kamu adalah tentara Prancis yang terluka dan terperangkap di bawah tanah bersama "sesuatu" yang memburu dalam kegelapan. Pembeda utamanya adalah kamu memiliki senjata api, namun pelurunya sangat langka dan hanya cukup untuk mengusir monster itu sejenak, bukan membunuhnya. Mekanik utamanya adalah generator listrik yang membutuhkan bahan bakar. Kamu harus terus membuat pilihan sulit: menyalakan lampu agar aman (tapi boros bahan bakar) atau menghemat bahan bakar dan berjalan dalam kegelapan total? Monster di sini sangat dinamis, tidak terduga, dan bereaksi terhadap setiap suara yang kamu buat.
8. SOMA
SOMA adalah jenis horor yang akan terus menghantui pikiranmu lama setelah game-nya tamat. Berlatar di fasilitas penelitian bawah air yang misterius, kamu bermain sebagai Simon yang terbangun di tempat asing di mana tidak ada yang masuk akal. Ini adalah sci-fi horror yang tepat; bukan sekadar tentang monster yang melompat ke arahmu, melainkan tentang ketakutan eksistensial. Game ini mengajukan pertanyaan filosofis yang mengganggu tentang kesadaran, identitas, dan apa artinya menjadi manusia. Tanpa senjata dan tempat untuk lari, horor sejatinya adalah ketika kamu dipaksa membuat pilihan moral yang mempertanyakan kemanusiaanmu sendiri.
Penutup
Dari kengerian psikologis yang mengubah lore seperti Silent Hill 2, teror penguntit di Resident Evil 2, hingga horor filosofis di bawah laut seperti SOMA, daftar ini membuktikan bahwa genre horor di PS5 terus berevolusi. Mereka tidak hanya menguji refleks jari kamu, tetapi juga ketahanan mental dan keberanianmu.
Sekarang giliran kamu, Sobat Gamers! Dari 8 pengalaman mimpi buruk di atas, mana yang berani kamu mainkan sendirian di malam hari? Tulis keberanianmu di kolom komentar, ya!***



















