Bocoran GTA 6: Pre-Order Dimulai 18 Mei, Rilis November 2026

Bocoran GTA 6: Pre-Order Dimulai 18 Mei, Rilis November 2026(FOTO: Rockstar)

Indogamers.com - Setelah sempat dihantui oleh dua kali penundaan (delay), gim yang paling diantisipasi di dekade ini, Grand Theft Auto 6 (GTA 6), tampaknya mulai memasuki fase akhir menjelang peluncuran. Berdasarkan bocoran data komersial terbaru yang beredar di internet, Rockstar Games tampaknya sudah sangat yakin untuk melepas gim ini ke pasar pada akhir tahun nanti.

Bocoran tersebut berupa tangkapan layar email yang kabarnya dikirimkan kepada jaringan afiliasi ritel raksasa Best Buy. Dalam email tersebut, terungkap bahwa kampanye pemesanan awal (pre-order) untuk GTA 6 dijadwalkan bakal dimulai pada Senin, 18 Mei 2026 mendatang.

Jika tanggal ini terbukti akurat, hal ini menjadi sinyal kuat bahwa jadwal rilis terbaru GTA 6 yang dipatok pada 19 November 2026 sudah terkunci rapat, sekaligus meredam kekhawatiran para penggemar akan adanya penundaan komersial lebih lanjut.

Sejarah Panjang Penundaan GTA 6

Perjalanan menuju tanggal rilis November ini tidaklah mulus. Rockstar awalnya menargetkan GTA 6 untuk rilis pada musim gugur 2025. Namun, pada Mei tahun lalu, mereka menggeser jadwal ke tanggal 26 Mei 2026.

Sayangnya, target tersebut kembali meleset. Pada November lalu, Rockstar terpaksa mengumumkan penundaan kedua yang menggeser peluncuran hingga 19 November 2026 untuk platform PlayStation 5 dan Xbox Series X/S—tepat lima bulan setelah tanggal pre-order yang bocor hari ini.

Sinyal Pemasaran Masif dari Sony PlayStation

Kabar mengenai dibukanya pre-order ini juga diperkuat oleh pergerakan agresif dari Sony. Baru-baru ini, Sony secara aktif mendesak para pengguna PS4 untuk segera melakukan upgrade ke PS5 agar dapat langsung menikmati GTA 6 saat rilis nanti.

Langkah ini menegaskan adanya kesepakatan pemasaran eksklusif antara PlayStation dengan induk perusahaan Rockstar, Take-Two Interactive. Mengingat cuplikan (trailer) terakhir GTA 6 sudah dirilis lebih dari setahun yang lalu, komunitas kini sangat optimis bahwa Rockstar akan segera melepas Trailer 3 dalam waktu dekat untuk mengiringi pembukaan masa pre-order.

Biaya Produksi Fantastis dan Rumor Harga Ritel

Proyek GTA 6 dilaporkan menjadi salah satu produk hiburan termahal dalam sejarah, dengan estimasi biaya pengembangan mencapai 1 miliar hingga 1,5 miliar dolar AS. Bos Take-Two, Strauss Zelnick, mengakui bahwa gim ini "sangat mahal", meskipun ia menolak menyebutkan angka pastinya secara mendetail.

Mengenai harga jual ritel yang sempat dirumorkan bakal menyentuh angka 100 dolar AS (sekitar Rp1,6 juta), Zelnick memberikan pernyataan diplomatis. Ia menekankan bahwa tugas utama perusahaan adalah menetapkan harga yang "jauh, jauh lebih rendah daripada nilai pengalaman yang diberikan oleh gim tersebut."

Tekanan Isu Internal Serikat Pekerja

Di luar euforia menyambut perilisan gim, Rockstar saat ini juga sedang menghadapi tekanan politik dan industri yang cukup berat di Inggris. Mereka dituntut oleh para anggota parlemen (MP) dan Serikat Pekerja Independen Inggris (IWGB) untuk lebih transparan terkait pemecatan sejumlah staf pada Oktober tahun lalu, sebuah langkah yang dinilai banyak pihak sebagai upaya pemberangusan serikat pekerja (union busting).

Penutup

Meskipun Rockstar belum memberikan konfirmasi resmi terkait bocoran email Best Buy ini, momentum yang dibangun oleh Sony dan Take-Two mengindikasikan bahwa gerbang pemesanan menuju Vice City akan segera dibuka dalam hitungan hari.

Bagaimana pendapatmu, Sobat Indogamers? Apakah kamu sudah siap menyisihkan tabungan untuk melakukan pre-order GTA 6 pada Senin depan?***

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI