Indogamers.com – Halo para petualang Hyrule dan fans fanatik Nintendo! Kalau kamu punya kenangan manis di era 90-an bareng konsol Nintendo 64, atau sering mendengar mitos tentang "game dengan skor Metacritic tertinggi sepanjang sejarah", bersiaplah buat merinding.
Penantian super panjang dan rumor tak berujung itu akhirnya selesai. Melalui ajang Nintendo Direct yang baru saja digelar, Nintendo memberikan kejutan penutup (one more thing) yang sukses membuat jagat industri game gempar.
Yap, The Legend of Zelda: Ocarina of Time Remake resmi dikonfirmasi sedang dalam tahap pengembangan dan bakal menjadi game andalan menyambut musim liburan tahun ini!
Sebagai game yang sering disebut-sebut sebagai salah satu video game terbaik yang pernah diciptakan manusia, proyek remake ini tentu membawa ekspektasi setinggi langit. Biar gak penasaran, berikut adalah 4 fakta penting dari pengumuman Ocarina of Time Remake yang wajib kamu tahu:
Baca Juga: Hp Gaming Murah Baru? OnePlus Komonikasikan Jadwal Rilis Turbo 6X Series, Speknya Bocor Alus!
1. Resmi Diumumkan di Nintendo Direct Juni 2026
Setelah sempat dibocorkan oleh insider terkenal NateTheHate awal tahun ini, Nintendo akhirnya membuka topeng misteri tersebut di akhir presentasi Nintendo Direct Juni 2026. Meskipun presentasi utamanya terbilang singkat dan minim detail mendalam, kemunculan sosok Young Link di layar langsung membuat para fans berteriak histeris.
2. Eksklusif untuk Nintendo Switch 2
Game legendaris ini dipastikan tidak akan hadir di konsol Switch generasi pertama. Nintendo mengonfirmasi bahwa remake dari Ocarina of Time ini dirancang khusus untuk memaksimalkan performa hardware Nintendo Switch 2. Langkah ini diambil demi menyajikan dunia Hyrule yang jauh lebih hidup, imersif, dan memiliki fidelitas visual yang belum pernah ada sebelumnya di konsol portabel.
3. Meninggalkan Gaya Cel-Shading demi Grafis Realistis
Bagi kamu yang mengira game ini bakal memakai aset atau gaya visual kartun ala Breath of the Wild atau Tears of the Kingdom, kamu salah besar. Berdasarkan cuplikan trailer singkat yang dipamerkan, Nintendo justru memilih arah art style yang lebih realistis. Pendekatan visual ini mengingatkan kita pada atmosfer seri-seri Zelda klasik namun dengan sentuhan modern yang memanjakan mata, lengkap dengan peningkatan detail lingkungan dan animasi karakter yang mulus.
4. Target Rilis Akhir Tahun 2026, Jadi Senjata Liburan Nintendo
Meskipun Nintendo masih menutup rapat tanggal rilis spesifiknya, mereka sudah mengunci tahun rilisnya, yaitu 2026. Melihat pola perilisan game besar Nintendo, para analis meyakini game ini akan meluncur sekitar bulan November atau Desember 2026. Game ini bakal jadi "senjata pamungkas" Nintendo untuk mendominasi pasar konsol selama musim liburan akhir tahun, sekaligus merayakan momen penting menjelang ulang tahun waralaba Zelda yang ke-40.
Nuansa di Kalangan Komunitas
Meski disambut suka cita oleh jutaan gamer di seluruh dunia, pengumuman ini sempat diwarnai sedikit drama di lantai bursa. Beberapa investor Wall Street dilaporkan sempat kecewa karena Nintendo tidak memamerkan gameplay berdurasi panjang ataupun mengumumkan game baru 3D Mario. Alhasil, saham Nintendo sempat mengalami koreksi tipis pasca-acara.
Namun bagi para gamer, kehadiran remake dari mahakarya berskor 99 di Metacritic ini sudah lebih dari cukup untuk membuat kita tidak sabar menunggu akhir tahun.
Baca Juga: Gak Cuma Fans yang Pengen, Developer Fallout: New Vegas Juga Ngebet Bikin Sekuel atau Remake!
Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu siap kembali menjelajahi waktu bersama Link, memainkan melodi ajaib dengan Ocarina, dan menyelamatkan Princess Zelda dalam balutan grafis generasi baru?***


















