Indogamers.com - ONIC Esports di panggung M7 World Championship masih berembus. Sang Raja Langit berhasil memperpanjang nyawa mereka usai memetik kemenangan krusial 2-0 atas tim asal Eropa, Evil, pada pertandingan yang digelar kemarin.
Kemenangan ini menjadi angin segar setelah rentetan hasil kurang maksimal yang membuat jantung para SONIC (sebutan fans ONIC) berdegup kencang di awal turnamen. Namun, euforia ini harus ditahan sejenak. Hari ini, Sabtu (17/1/2026), ONIC akan menghadapi laga hidup mati melawan wakil Arab Saudi, Team Falcons.
Pertandingan ini akan menjadi penentu mutlak apakah ONIC berhak melaju ke fase Knockout, atau harus angkat koper lebih awal dari M7 World Championship.
Kiboy: Jujur, BO1 Itu Kutukan Buat Kita
Di balik performa ONIC yang sempat terseok-seok hingga terlempar ke posisi kritis, Roamer andalan ONIC, Nicky "Kiboy" Pontonuwu, memberikan pandangan jujurnya.

Dalam sesi wawancara pasca-laga kontra Evil, Kiboy mengakui bahwa format Best of 1 (BO1) di fase awal Swiss Stage kembali menjadi momok menakutkan bagi timnya. Pola telat panas ini menurutnya sudah menjadi semacam kutukan yang menghantui mereka sejak era M3 World Championship.
"Ya mungkin... ya masih kurang PD (percaya diri) lah istilahnya. Terus ya kita banyak juga cari cara intinya... Cuma menurut gua faktornya ya karena BO1 (Best of 1) sih kayaknya. Jadi curse (kutukan) buat kita dari zaman M3 lah kalau gua sama Gilang (Sanz). Ada aja cobaannya," ungkap Kiboy sambil tertawa.
Format BO1 yang tidak memberikan ruang untuk kesalahan memang seringkali menjadi bumerang bagi tim yang memiliki gaya main adaptif seperti ONIC. Satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal tanpa ada kesempatan kedua untuk membalas di game selanjutnya.
Momentum Kebangkitan: Saatnya Mode BO3
Kemenangan solid atas Evil menjadi bukti bahwa ONIC mulai menemukan ritme permainannya kembali. Dengan berubahnya format pertandingan di fase penentuan ini menjadi Best of 3 (BO3), Kiboy merasa jauh lebih optimis.

"Sekarang udah BO3 kan, jadi kita udah harus bangkit lah," tegas Kiboy
Ia bahkan sempat berseloroh kepada Moonton mengenai harapannya untuk format turnamen di masa depan. "Semoga ya M8 gitu... Moonton enggak ada BO1," tutupnya sambil bercanda.
Preview: ONIC vs Team Falcons
Kini, fokus penuh tertuju pada laga kontra Team Falcons. Dengan mentalitas yang perlahan pulih dan fase kutukan BO1 yang sudah dilewati, Kiboy dkk. diharapkan bisa tampil lepas dan habis-habisan.
Team Falcons bukanlah lawan sembarangan, namun dengan dukungan penuh publik tuan rumah dan format BO3 yang lebih menguntungkan strategi ONIC, peluang untuk mengamankan tiket Knockout Stage M7 World Championship terbuka lebar.***






















