Indogamers.com - Keperkasaan ONIC di MPL Indonesia Season 17 hampir saja runtuh di tangan DEWA United Esports pada laga pembuka Week 3, Jumat (10/4). Meski harus merelakan rekor game rate 100% mereka pecah, "Raja Langit" berhasil menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan dan mempertahankan rekor match rate sempurna.
DEWA United tampil mengejutkan dengan strategi yang sangat matang untuk menjinakkan dominasi Kairi dan kawan-kawan. Melalui kombinasi maut Arlott dan Guinevere, Anak Dewa sukses mengamankan game pertama, sekaligus menjadi tim pertama yang berhasil mencuri poin game dari ONIC musim ini.
Comeback Dramatis di Game Kedua
Memasuki game kedua, DEWA United sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyapu bersih kemenangan 2-0. QINN dkk mendominasi sebagian besar permainan dan terus menekan pertahanan ONIC. Namun, kedewasaan bermain diperlihatkan sang juara bertahan.

Hanya melalui satu momen krusial dalam teamfight terakhir, ONIC berhasil menemukan celah, menjatuhkan pilar-pilar DEWA United, dan melakukan comeback yang mengubah kedudukan menjadi 1-1. Momentum ini berlanjut ke game penentuan, di mana ONIC tampil dominan tanpa memberikan ruang bagi lawan untuk berkembang, hingga menutup laga dengan skor 2-1.
SANZ: "Kami Melakukan Blunder"
Dalam sesi wawancara di atas panggung bersama host Clara Mongstar, midlaner andalan ONIC, SANZ, mengakui bahwa persaingan di Week 3 ini terasa jauh lebih berat.
"Semakin menantang sih, bisa dilihat dari match-nya tadi. DEWA tahu celah kami, tahu cara comeback-nya, dan permainan mereka lumayan bagus. Hasilnya tetap menang, alhamdulillah sih," ujar SANZ.
Ia juga menjelaskan penyebab pecahnya rekor sempurna mereka di game pertama. "Mungkin ada gerakan tambahan saja dari kami dan melakukan blunder. Ditambah DEWA juga pintar dalam mencari celah, makanya mereka bisa comeback di game 1," tambahnya jujur.
Menanti Duel Panas: Kelra vs EMANN & Kairi vs Nnael
Ujian bagi ONIC di Week 3 belum berakhir. Hari ini, Sabtu (11/4), mereka dijadwalkan menghadapi Bigetron by Vitality dalam laga yang diprediksi akan sangat panas. Pertandingan ini akan menjadi panggung adu mekanik bagi dua Gold Laner top asal Filipina, Kelra dan EMANN.
Selain itu, perhatian penonton dipastikan tertuju pada pertemuan dua pemain yang pernah satu tim, yakni Kairi dan Nnael di posisi Jungler. Kemenangan dalam laga ini sangat krusial bagi ONIC untuk memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen sementara.
Kekalahan di game pertama menjadi alarm bagi ONIC bahwa tim-tim lain mulai menemukan cara untuk meredam strategi mereka. Namun, kemampuan "Raja Langit" untuk membalikkan keadaan membuktikan mengapa mereka masih menjadi tim terkuat saat ini.
Gimana menurut kamu, apakah Bigetron by Vitality besok bakal jadi tim pertama yang benar-benar mematahkan rekor kemenangan pertandingan ONIC?***