Saling Jegal FFWS SEA, ONIC Selamat, Shadow Esports Degradasi

Saling Jegal FFWS SEA, ONIC Selamat, Shadow Esports Degradasi(FOTO: Garena)

Indogamers.com - Panggung FFWS SEA 2026 Spring tidak hanya menyajikan drama perebutan tiket ke Grand Finals, tetapi juga menyisakan kisah pilu di papan bawah klasemen. Dua tim asal Indonesia, ONIC dan Shadow Esports, terpaksa harus saling sikut sepanjang pekan keempat babak Knockout demi menghindari status sebagai tim Merah Putih dengan peringkat terendah.

Melalui pertarungan sengit di hari terakhir, dewi fortuna akhirnya berpihak kepada ONIC yang sukses mempertahankan slot mereka. Sebaliknya, Shadow Esports harus menerima kenyataan pahit turun kasta ke kompetisi domestik, Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Fall.

Kehilangan Momentum di Saat Krusial

Pertarungan bertajuk "derbi papan bawah" ini sebenarnya berjalan sangat ketat sejak hari pertama pekan keempat. Shadow Esports sempat membuka asa dengan tampil menjanjikan dan bertengger di peringkat ke-7 klasemen sementara tim Indonesia.

Namun, memasuki hari-hari berikutnya, performa mereka justru merosot tajam akibat rentetan hasil buruk dan terlalu cepat tereliminasi (too soon). Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh ONIC untuk memangkas jarak, hingga selisih poin kedua tim hanya terpaut enam angka menjelang hari penentuan.

Hingga gim kelima di hari terakhir, tensi pertandingan semakin memuncak karena belum ada kepastian siapa yang akan bertahan. Sayangnya, Shadow Esports kembali gagal menjaga konsistensi di saat-saat krusial dan harus puas menyudahi turnamen sebagai juru kunci klasemen tim Indonesia dengan total 119 poin.

Selamat dari Lubang Jarum, ONIC Tetap Kecewa

Meskipun ONIC berhasil menyelamatkan slot Indonesia di FFWS SEA musim depan setelah finis di peringkat ke-10 dengan 135 poin, hasil ini bukanlah sesuatu yang layak dirayakan oleh tim sekelas Landak Kuning.

Gagal menembus posisi 6 besar menuju Grand Finals berarti mereka harus mengubur mimpi untuk mempertahankan gelar juara regional dan absen dari ajang bergengsi Esports World Cup (EWC) 2026. Pemain ONIC, Adam Ramdani (ONIC ADAM), tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya atas performa tim musim ini.

"Jelas sangat kecewa dengan hasil ini karena target tim sejak awal adalah mempertahankan gelar juara dan bermain di EWC 2026. Banyak evaluasi yang harus kami lakukan, baik secara permainan maupun pengambilan keputusan di dalam pertandingan," kata Adam tegas.

Shadow Esports Bertekad Rebut Kembali Slot Asia Tenggara

Di sisi lain, meski harus pulang dengan kepala tertunduk dan kembali merangkak dari turnamen FFNS 2026 Fall musim depan, Shadow Esports menolak untuk patah arang. Sang pemain, Juan Daniel Titarsole (SE. JUAN), menegaskan bahwa kegagalan ini akan menjadi bahan bakar bagi timnya untuk bangkit lebih kuat.

"Kami sudah memberikan yang terbaik di setiap pertandingan, tetapi hasil akhirnya memang belum sesuai harapan. Banyak pelajaran berharga yang kami dapatkan selama bermain di FFWS SEA musim ini. Dan ini akan menjadi modal kami untuk bangkit dan kembali lagi ke panggung Asia Tenggara di musim berikutnya," tutur Juan dengan tegar.

Penutup

Persaingan di kasta tertinggi Asia Tenggara terbukti sangat kejam. Satu kesalahan kecil di fase krusial bisa berakibat fatal, bahkan bagi tim yang sempat berada di atas angin sekalipun. Evaluasi besar kini menanti kedua tim agar bisa kembali bersinar di musim mendatang.

Bagaimana pendapatmu, Sobat Indogamers? Apakah ONIC akan mampu merombak strategi mereka musim depan, dan mampukah Shadow Esports langsung merebut tiket promosi kembali? Tulis opinimu di kolom komentar dan pantau terus Indogamers.com untuk berita terbaru seputar dunia Free Fire!***

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI