Indogamers.com - Era komputer desktop paling bertenaga dari Apple akhirnya sampai di titik perhentian. Kabar ini tentu saja menarik perhatian para pekerja kreatif di Indonesia yang selama ini mengandalkan Mac Pro untuk pekerjaan berat seperti editing video hingga desain grafis profesional.
Penghentian tersebut menandai berakhirnya perjalanan panjang sebuah perangkat yang sudah menjadi ikon performa tinggi selama dua dekade terakhir.
Dikutip dari GSMArena (28/03), berikut adalah beberapa poin penting terkait keputusan Apple untuk mengakhiri masa bakti Mac Pro:
Apple secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka tidak lagi melanjutkan produksi untuk seri Mac Pro di masa mendatang.
Perangkat ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2006 sebagai pengganti Power Mac G5 dan terus berevolusi dalam berbagai bentuk yang ikonik.
Langkah ini diambil seiring dengan semakin kuatnya performa chip Apple Silicon yang kini sudah tertanam di berbagai perangkat desktop lainnya.
Bagi kamu yang membutuhkan performa tinggi Apple kini lebih mengarahkan pengguna ke lini Mac Studio yang dianggap lebih efisien dan ringkas.
Pihak Apple menyatakan bahwa transisi ke arsitektur baru membuat desain modular seperti yang ada pada Mac Pro lama menjadi kurang relevan untuk kebutuhan masa kini.
Layanan purna jual serta dukungan perangkat lunak dipastikan tetap akan berjalan bagi para pemilik Mac Pro yang sudah ada sekarang di seluruh dunia termasuk Indonesia.
Meskipun terasa cukup mengejutkan bagi penggemar setia produk ini, langkah Apple terlihat sangat logis demi menyederhanakan jajaran produk mereka.
Di pasar Indonesia sendiri pengguna kini punya pilihan yang lebih beragam dan tidak perlu lagi menyediakan ruang besar untuk sebuah casing PC yang masif. Transisi ini menunjukkan bahwa masa depan komputasi Apple memang sepenuhnya berada di tangan efisiensi chip buatan mereka sendiri yang terus berkembang pesat.















