Indogamers.com-Salah seorang pemain Mobile Legends: Bang Bang yang menjadi korban verbal abuse sempat menangis dan memilih untuk tidak bermain lagi.
Fakta ini terungkap dari penelitian berjudul "Verbal Abuse Dalam Permainan Mobile Legends: Intensitas, Bentuk, Penyebab, dan Sikap". Penelitian dilakukan Rini dari Universitas Persada Indonesia YAI.
Baca Juga: Penelitian Ungkap, Verbal Abuse Jamak Terjadi di Permainan Mobile Legends
Dalam penelitian tersebut terungkap testimoni dari pemain MLBB yang begitu kecewa dan sakit hati mendapatkan kata-kata kasar dari rekan mainnya.
Seperti ini pengakuannya:
"Saya pernah nangis waktu dikatain yatim dan jadi malas main ML. Dan temen saya juga akhirnya sekarang gak main ML karena suka dikatain. Butuh waktu berbulan-bulan untuk saya mulai main lagi.” (P15, Perempuan, 37 tahun, Legends)."
Baca Juga: Deretan Masalah Kesehatan Akibat Ngegame, Cedera sampai Gangguan Penglihatan
Jawaban dari partisipan tersebut menunjukan bahwa, dalam menyikapi verbal abuse, individu juga dapat merasa terluka dan sedih, bahkan trauma untuk kembali bermain.
Dalam testimoni lainnya, salah satu korban verbal abuse dalam game MLBB mengungkapkan begini:
"Aku pernah main di pertandingan, lawannya jago banget. Udah berusaha banget malah kalah. Udah gitu dikatakatain lagi sama temen satu tim, seolah aku yang salah. Akibatnya aku banting hp aku sendiri. Habis itu nyesel.” (P12, Laki-laki, 28 tahun, Legend).
Dari dua fakta di atas, permainan MLBB memang memiliki kecenderungan terjadinya verbal abuse, yang berdampak ke psikologis para pemainnya.***
sumber tulisan: https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/download/2299/1705