Indogamers.com – Halo, para penggemar berat Asta dan kawan-kawan! Ada kabar yang lagi kencang banget beredar di kalangan pecinta anime. Setelah "menghilang" cukup lama sejak episode 170 berakhir di tahun 2021 (dan diselingi film Sword of the Wizard King), anime Black Clover dirumorkan bakal kembali menyapa kita pada tahun 2026 mendatang.
Meski harus menunggu setahun atau dua tahun lagi, ternyata jeda waktu yang lama ini bukan tanpa alasan, lho. Justru, ini bisa jadi "berkah" buat kualitas animenya nanti. Penasaran kenapa? Yuk, simak 3 poin utama kenapa comeback Black Clover di 2026 bakal memperbaiki segala kekurangan di masa lalu:
Baca Juga: Petualangan Tanpa Batas! 10 Game Mirip Palworld Terbaik untuk Android di 2026
1. Ucapkan Selamat Tinggal pada Masalah Pacing!
Dulu, salah satu masalah utama Black Clover adalah jarak antara anime dan manga yang terlalu dekat. Hal ini bikin pihak studio sering banget memasukkan episode filler atau memperlambat tempo cerita supaya nggak balapan sama manganya.
Dengan jeda sampai 2026, manga karya Yuki Tabata punya waktu yang sangat luas untuk menamatkan Final Arc. Hasilnya? Versi animenya nanti bisa langsung ngegas tanpa perlu takut kehabisan bahan cerita. Kita bakal dapet progres cerita yang padat, seru, dan tanpa distraksi filler yang nggak perlu.
2. Kualitas Animasi yang Lebih Stabil dan "Gila"
Kita jujur-jujuran aja, di seri aslinya, kualitas animasi Black Clover kadang naik-turun. Ada saat-saat di mana animasinya terlihat kurang oke karena jadwal produksi yang mepet (sistem tayang mingguan tanpa henti).
Nah, belajar dari kesuksesan Bleach: Thousand-Year Blood War, ada kemungkinan besar Black Clover akan kembali dengan format seasonal. Artinya, Studio Pierrot punya waktu lebih banyak untuk memoles setiap adegan pertarungan. Bayangkan sihir-sihir tingkat tinggi Asta dan Yuno digarap dengan kualitas setara film layar lebar. Bakal manjain mata banget, kan?
3. Memberi Ruang untuk Yuki Tabata dan Studio Pierrot
Transisi manga Black Clover ke majalah Jump GIGA (yang terbit per kuartal) sebenarnya memberikan napas bagi sang kreator untuk fokus pada detail cerita dan kesehatan fisiknya.
Bagi studio animasi, jeda ini juga penting. Pierrot kabarnya sedang fokus pada proyek-proyek besar lainnya. Dengan menempatkan Black Clover di slot 2026, mereka bisa mengerahkan tim terbaik untuk memastikan kembalinya sang calon Wizard King ini menjadi salah satu momen terbesar di dunia anime tahun itu.
Baca Juga: Dunia Imajinasi! 10 Game Anime Open World Terbaru di Android & iOS 2026
Kesimpulan
Menunggu memang membosankan, tapi kalau hasilnya adalah kualitas yang jauh lebih baik dari sebelumnya, sepertinya kita wajib bersabar. Mari kita nantikan aksi Asta meneriakkan "Madada!" dengan visual yang lebih gahar di tahun 2026!
Gimana menurut kalian? Apakah kalian setuju kalau Black Clover mending rilis agak lama tapi kualitasnya juara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar ya!***