Indogamers.com - Siapkan diri kalian untuk "lap" terakhir. Nintendo secara resmi telah mengumumkan bahwa Mario Kart Tour, salah satu game balap kasual paling ikonik di mobile, akan segera mengakhiri layanannya pada 29 September 2026. Setelah tujuh tahun menemani jutaan pemain di seluruh dunia, petualangan Mario dan kawan-kawan di lintasan berbasis kota-kota nyata ini akhirnya harus sampai di garis finis.
Sejak dirilis pada 2019, Mario Kart Tour memang menjadi fenomena dengan raihan lebih dari 200 juta unduhan. Namun, meski banyak penggemar berharap adanya versi offline seperti yang diberikan pada Animal Crossing: Pocket Camp, Nintendo mengonfirmasi bahwa tidak akan ada versi offline setelah server ditutup. Ini tentu menjadi kabar yang cukup menyedihkan bagi para kolektor kart dan driver.
Apa yang Harus Dilakukan Pemain Sebelum EOS (End of Service)?
1. Habiskan Rubies Kalian
Meskipun penjualan Rubies sudah resmi dihentikan, pemain masih bisa menggunakan Rubies yang tersisa di akun masing-masing. Pastikan kalian segera membelanjakannya di Pickup Shop, Mii Suit Shop, maupun Coin Rush sebelum server benar-benar dipadamkan pada akhir September nanti. Jangan sampai poin berharga kalian hangus sia-sia!
2. Nikmati Akses Gold Pass Gratis
Kabar baiknya, Nintendo memberikan "hadiah perpisahan" bagi semua pemain. Mulai dari Vacation Tour yang akan dimulai pada 5 Agustus 2026 hingga hari penutupan, semua pemain bisa menikmati keuntungan Gold Pass secara gratis. Ini kesempatan terakhir buat kalian yang belum pernah mencicipi fitur eksklusif Gold Pass untuk mengoleksi item-item langka.
3. Tidak Ada Versi Offline
Poin yang paling mengecewakan bagi komunitas adalah keputusan Nintendo untuk tidak mempertahankan game ini dalam format offline. Banyak pemain di forum online merasa bahwa game ini masih sangat layak dimainkan dan mendapatkan ulasan positif di berbagai toko aplikasi. Sayangnya, kita harus merelakan seluruh koleksi dan progres yang sudah dibangun selama bertahun-tahun saat server mati nanti.
Bagaimana dengan Pemain di Indonesia?
Bagi gamer lokal yang sering menghabiskan waktu luang dengan balapan santai di Mario Kart Tour, penutupan ini mungkin akan terasa seperti kehilangan kawan lama. Game ini sempat populer di Indonesia karena mekanik Frenzy mode-nya yang seru dan kontrol yang mudah dimainkan hanya dengan satu tangan saat berada di transportasi umum atau sela-sela jam istirahat.
Meskipun game akan ditutup, memori tentang track yang terinspirasi dari kota-kota ikonik di dunia akan tetap membekas. Nintendo mungkin ingin fokus ke proyek-proyek mobile masa depan, namun kehilangan Mario Kart Tour jelas menjadi lubang besar bagi pecinta game balap kasual.
Kesimpulan
Keputusan Nintendo untuk menyuntik mati Mario Kart Tour memang mengejutkan, namun inilah dunia game mobile berbasis server. Manfaatkan sisa waktu hingga September nanti untuk menikmati balapan terakhir dan mengklaim semua hadiah Gold Pass yang ada.
Apa kenangan terindah kalian saat bermain Mario Kart Tour? Apakah kalian juga berharap ada versi offline-nya? Tulis komentar kalian di bawah dan bagikan artikel ini agar teman mabar kalian tidak ketinggalan berita penutupan ini.***






















