ESL Gaming Resmi Dibeli Oleh Pemerintah Arab Saudi Senilai Lebih Dari Rp 14 Triliun

Penyelenggara turnamen eSports kenamaan, ESL Gaming, dilaporkan telah diakuisisi oleh Savvy Gaming Group dengan nilai mencapai 1 miliar USD atau sekitar Rp 14,361 triliun. 

IDGS, Selasa, 25 Januari 2022 - Savvy Gaming Group sendiri dibeking oleh Pemerintah Arab Saudi, melansir laporan dari Sports Buisness Journal. Sebelumnya akuisisi ini, ESL dimiliki oleh Modern Times Group.

ESL merupakan salah satu perusahaan penyelenggara turnamen eSports paling terkenal di dunia dengan lebih dari 600 karyawan di berbagai negara. ESL telah menyelenggarakan berbagai turnamen di berbagai benua dan berbagai judul gim populer seperti Dota 2, CS:GO, dan StarCraft di bawah naungan kompetisi seperti ESL One, ESL Pro League, hingga Intel Extreme Masters IPs.

ESL juga menjalankan turnamen-turnamen bagi mobile eSports seperti Brawl Stars, Wild Rifts, dan PUBG Mobile lewat ESL Mobile Division.

Savvy Gaming Group dikepalai oleh CEO Brian Ward (mantan eksekutif Activision) yang bekerjasama dengan Jerry Gamez (CEO perusahaan infrastruktur milik Savvy) dan Kadri Harma (CEO dari perusahaan ekosistem Savvy). Savvy Gaming Group dibeking secara finansial oleh Dana investasi Publik (PIF) milik Pemerintah Arab Saudi dengan total aset mencapai 500 miliar USD salah satu sovereign wealth fund paling besar di dunia.

Akuisisi ESL ini juga disebut-sebut merupakan langkah besar pertama Pemerintah Arab Saudi di industri eSports dan gaming.

ESL sebelumnya dikenal sebagai Electronic Sports League didirikan pada 1997 dan telah berkembang menjadi salah satu perusahaan terbesar di industri penyelenggara turnamen eSports. Pada Juli 2015 perusahaan ini diakuisisi oleh Modern Times Group (MTG) yang membeli 74 persen sahamnya dengan nilai 86 juta USD atau sekitar Rp 1,2 triliun. ESL kemudian merger dengan DreamHack pada 2020 dan menjadi ESL Gaming.

 

(Stefanus/IDGS)


Gambar fitur: ESL Gaming/Savvy Gaming Group

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI