logo

Epic Games Didenda Rp8 Triliun Lebih Karena Menipu dan Menginvasi Privasi Anak di Bawah Umur di Fortnite

Stefanus Wahyu
Selasa 20 Desember 2022, 16:39 WIB
Source: NBC News/Metin Aktas/Getty Images)

Source: NBC News/Metin Aktas/Getty Images)

Epic Games diwajibkan membayar uang sebesar US$520 juta atau sekitar Rp8,11 triliun setelah Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat (FTC) menemukan bukti bahwa Fortnite menginvasi privasi anak di bawah umur dan mengelabui mereka untuk membeli item-item in-game yang tak mereka inginkan. 

IDGS, Selasa, 20 Desember 2022 -  Jumlah denda tersebut adalah yang terbesar dalam sejarah FTC. Sebagai responnya, Epic Games menyatakan bahwa "tidak ada pengembang (video gim) yang menciptakan sebuah gim yang dengan bertujuan berakhir seperti ini."

Jadi, apa kesalahan Epic Games? FTC menuduh perusahaan senilai miliaran dollar itu telah meraup uang dalam jumlah besar dari anak-anak di bawah umur tanpa mengikuti peraturan yang diciptakan untuk melindungi anak-anak itu di jagat dunia maya.

Melansir laporan Kotaku, dalam pernyataan FTC yang dirilis pada Senin (19/12/2022) kemarin menyebutkan bahwa Epic Games terbukti telah melakukan dua kesalahan:

  1. Mengumpulkan informasi personal dari pemain-pemain Fortnine di bawah usia 13 tahun serta In-game settings dari Fortnite yang menyalakan voice in-game secara default melanggar Peraturan Perlindungan Privasi Online Pada Anak di AS. Epic Games didenda sebesar US$275 juta untuk kesalahan ini.
  2. Menggunakan "pola jahat untuk mengelabui pemain agar melakukan pembelian-pembelian yang tidak diinginkan". Epic Games diwajibkan membayar denda sebesar US$245 juta untuk memberi reimburse bagi para pemain yang menjadi korban dari praktik tersebut.

 

(NBC News/Metin Aktas/Getty Images)

Secara spesifik, Epic Games dituduh dengan sengaja mempermudah terjadinya insiden tak sengaja membeli skin in-game dalam antarmuka preview suatu skin, serta mempersulit proses refund ketika pemain ingin melakukan refund.

FTC juga menyatakan bahwa hasil investigasinya menunjukkan bahwa Epic juga diketahui melakukan praktik mem-ban akun-akun yang meminta refund, membuat pemain kehilangan akses ke akun di mana mereka telah mengeluarkan uang di dalamnya.

Berikut ini adalah beberapa daftar spesifik mengenai kesalahan yang ditemukan FTC dalam Fortnite:

  • Secara otomatis menyimpan data pembayaran.
  • Proses pembelian hanya dengan satu kali tekan, tanpa konfirmasi ulang.
  • Mendisable akun yang meminta refund untuk pembelian-pembelian tak etis.
  • Kurangnya layanan refund otomatis.
  • Tidak ada batasan pembelian bagi pemain di bawah usia 13 tahun.

Epic Games ngotot mengatakan bahwa poin-poin tersebut hanya ketidaksengajaan saja dan pihaknya sama sekali tidak bertujuan mengeksploitasi pemain, namun FTC tetap keukeuh dengan hasil penyelidikannya.

Kasus FTC vs. Epic Games ini menunjukkan bahwa otoritas Amerika Serikat tidak gentar melawan perusahaan-perusahaan teknologi raksasa demi melindungi rakyatnya, terutama di industri video gim. FTC saat ini tengah menuntut untuk memblokir pembelian Microsoft senilai US$69 miliar atas Activision Blizzard karena dinilai bahwa hal itu dapat membuat gim-gim Blizzard dijadikan gim eksklusif Xbox dan akibatnya dapat merusak kompetisi.

 

(Stefanus/IDGS)


Sumber: Kotaku

Follow Berita Indogamers di Google News
News Update
E-Sport13 Januari 2026, 17:10 WIB

Tips Pro Granger Ala Gold Laner SRG Innocent, Auto Menang Ranked MLBB!

Gold Laner SRG Innocent yang tengah bermain di Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) World Championship M7 berbagi tips menang bermain hero Granger.
Gold Laner SRG Innocent di Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) World Championship M7 (FOTO: Dok.Moonton)
Gadget13 Januari 2026, 15:43 WIB

Fans HP Mungil Gigit Jari! Ini 3 Alasan Kenapa OnePlus Gak Bakal Rilis HP Compact dalam Waktu Dekat

Suka HP yang nyaman digenggam satu tangan? Sayangnya, OnePlus baru saja memberikan kabar pahit. Simak alasan kenapa mereka ogah bikin HP compact lagi di sini!
Fans HP Mungil Gigit Jari! Ini 3 Alasan Kenapa OnePlus Gak Bakal Rilis HP Compact dalam Waktu Dekat (FOTO: digitaltrends)
Gadget13 Januari 2026, 15:43 WIB

Bye-bye Tukang Intip! Samsung Bakal Pasang Layar Anti-Kepo di Semua Lini Galaxy S26

Lagi asyik mabar atau buka chat rahasia di tempat umum tapi takut diintip? Samsung Galaxy S26 punya solusinya lewat teknologi "Privacy Display" yang canggih abis!
Bye-bye Tukang Intip! Samsung Bakal Pasang Layar Anti-Kepo di Semua Lini Galaxy S26 (FOTO: digitaltrends)
News13 Januari 2026, 12:24 WIB

Event Free Fire Jujutsu Kaisen: Cursed Energy, Sekolah Jujutsu Bermuda Sampai Dengan Bundle Yuji Gratis!

Free Fire x Jujutsu Kaisen event seru yang akan hadir melalui event global Kebangkitan Jujutsu dan banyak hadiah juga keseruan lainnya.
Kolaborasi seru Free Fire x Jujutsu Kaisen segera hadir melalui event global jebangkitan jujutsu (FOTO: Dok.Garena)
E-Sport13 Januari 2026, 10:14 WIB

Alter Ego Jadi Tim Pertama Lolos Menuju Knockout M7, Nino dan Arfy Ungkap Kunci Kemenangan Mereka

Alter Ego (AE) resmi amankan tiket Knockout M7 dengan rekor sempurna! Simak alasan emosional di balik kemenangan atas Yangon Galacticos, mulai dari dendam scrim hingga misi balaskan kekalahan ONIC.
Alter Ego Jadi Tim Pertama Lolos Menuju Knockout M7, Nino dan Arfy Ungkap Kunci Kemenangan Mereka(FOTO: MPL ID)
E-Sport13 Januari 2026, 09:33 WIB

Solidaritas Indopride! Nino dan Alekk Yakin ONIC Esports Segera Panas dan Lolos ke Fase Knockout M7

Pemain Alter Ego, Nino dan Alekk, berikan dukungan penuh untuk ONIC Esports di M7. Alekk sebut ONIC hanya "belum panas" dan Nino ingin All Indonesian Final di posisi dua besar!
Solidaritas Indopride! Nino dan Alekk Yakin ONIC Esports Segera Panas dan Lolos ke Fase Knockout M7(FOTO: Indogamers/Rozi)
E-Sport13 Januari 2026, 09:01 WIB

Nino Ungkap Motivasi Kalahkan Yangon Galacticos Usai Alter Ego Amankan Tiket Knockout M7

Alter Ego cetak sejarah sebagai tim pertama yang lolos ke fase Knockout M7 dengan rekor 3-0! Nino bongkar alasan timnya main "ngereog" dan emosional lawan Yangon Galacticos. Simak drama di balik layar scrim di sini!
Nino Ungkap Motivasi Kalahkan Yangon Galacticos Usai Alter Ego Amankan Tiket Knockout M7(FOTO: MOONTON)
Console12 Januari 2026, 16:42 WIB

Kangen Hollow Knight? Cek Never Grave dan Deretan Game Mirip Silksong yang Siap Rilis 2026!

Sambil nunggu Silksong yang nggak kunjung datang, mending intip Never Grave dan deretan game Metroidvania keren lainnya yang bakal rilis tahun 2026. Ada yang mirip banget Hollow Knight!
Kangen Hollow Knight? Cek Never Grave dan Deretan Game Mirip Silksong yang Siap Rilis 2026! (FOTO: gamerant)
Lifestyle12 Januari 2026, 16:37 WIB

Gak Sabar! Solo Leveling Live-Action Siap Syuting April 2026, Intip 4 Detail Terbarunya!

Kabar gembira buat fans Sung Jin-woo! Adaptasi live-action Solo Leveling di Netflix resmi masuk tahap produksi. Simak jadwal syuting, jumlah episode, hingga jajaran cast-nya di sini.
Gak Sabar! Solo Leveling Live-Action Siap Syuting April 2026, Intip 4 Detail Terbarunya! (FOTO: gamerant)
Console12 Januari 2026, 16:36 WIB

Makin Gahar dan Ambisius! Inilah 5 Hal Menarik dari Preview Gameplay Code Vein 2

Bandai Namco siap bawa "Anime Souls" ke level berikutnya! Simak rangkuman preview gameplay Code Vein 2 yang kini tampil lebih fluid, punya sistem RPG mendalam, hingga fitur time travel.
Makin Gahar dan Ambisius! Inilah 5 Hal Menarik dari Preview Gameplay Code Vein 2 (FOTO: gamerant)
Portal Media Game Nomor 1 di Indonesia

Indogamers sebuah situs yang didedikasikan kepada pecinta game dari semua kalangan dan latar belakang. Hadir menjadi sumber informasi terpercaya bagi seluruh gamers di Indonesia.

Perumahan Bukit Hijau Felicity Village Blok B No. 6 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Provinsi Jawa Barat 16517

+62851 8306 6952

Subscribe

Anda juga bisa mengikuti update terbaru mengenai event-event yang sedang berjalan di media sosial kami.

© Copyright 2026 IndoGamers. All rights reserved.