Appel, jika mendengar merek Apple pasti kita langsung berpikir bahwa produk tersebut bergengsi karena setiap produknya yang dijual dengan harga yang cukup mahal. Semua produk Apple, iPhone, iPad sampai Macbook memang dikenal dengan kualitas dan harganya mahal, tidak heran jika orang-orang yang mempunyai produk Apple disadingkan dengan tipikal orang berduit dibandingkan dengan mempunyai ponsel merk Samsung, HTC atau yang lainnya.

Tapi sayangnya merek Apple kini bukan lagi menjadi merek paling bergensi didunia. Kini Apple telah digeser dengan merek ternama nomor 1 yang baru aja meluncurkan produk kacamata pinternya Google.
Apple di era Steve Jobs memang sempat diakui sebagai perusahaan dengan merek dagang paling bernilai sejagat. Berkat Steve Jobs, Apple dikenal sebagai merek dagang yang dikhusukan dengan orang-orang kaya berdompet tebal. Namun belakangan, pamor itu mulai luntur dan mulai digeser oleh Google. Dikutip dari Mashable, Google berhasil menggeser Apple dari merek paling bergensi setelah berhasil mencapai pendapatan tertinggi yakni US$ 158,8 miliar (sekitar Rp 1.827 triliun), sementara Apple bernilai US$ 147,8 miliar (sekitar Rp 1.700 triliun).
Apple yang selama ini mendominasi peringkat teratas selama tiga tahun berturut-turut mengalami penurunan brand value sebesar 20%. Selain Google di posisi pertama dan Apple di posisi kedua, peneliti dari IBM menuturkan Microsoft berada diposisi ketiga sedangkan keempat sampai sepuluh diisi dengan merek McDonald's, CocaCola, Visa, AT & T, Marlboro, dan raksasa online, Amazon, dalam daftar sepuluh merek teratas.

“Google tahun ini sangat inovatif dengan Google Glass dan investasi lainnya yang cerdas. Semua aktivitas itu memberikan sinyal yang kuat ke konsumen tentang visi Google,” jelas Head of Millward Brown France Benoit Tranzer. Facebook mengalami perubahan peringkat yang drastis: menabrak 10 level dan sekarang duduk di posisi ke-21. Adapun Samsung naik satu level ke peringkat 29.Tambahan baru yang menarik dalam daftar itu adalah LinkedIn, yang nilai mereknya diperkirakan sebesar US$ 12,4 miliar. Perusahaan itu menempati posisi ke-78.
Google sendiri tengah agresif melakukan akuisisi untuk memperkuat posisinya di masa depan. Aksi korporasi terbarunya ialah membeli Divide, pengembang aplikasi untuk solusi Bring Your Own Device (BYOD) sedangkan Apple baru akan meluncurkan produk terbarunya iPhone 6 pada bulan Agustus mendatang.(Afg)