
(Gambar: AP)
Duel Legendaris Antara Jedi & Sith Lord di Dunia Nyata
IDGS, Senin, 4 Maret 2019 - Buat kalian penggemar Star Wars pastinya kenal dong dengan sosok Jedi yang menjaga perdamaian galaksi, atau Sith Lord yang sebaliknya ingin menghancurkan galaksi? Meski berbeda paham, kedua kubu ini memiliki kesamaan: sama-sama menggunakan kekuatan mistis yang disebut "The Force" serta sama-sama menggunakan senjata ikonik lightsaber.
Not just for "Star Wars" anymore -- the French fencing federation has officially recognized lightsaber as an actual sport. Here are the rules, designed for duels worthy of any action scene. @johnleicester: https://t.co/yEzs1sBqOJ pic.twitter.com/Z1TxLDCCj7
— AP Sports (@AP_Sports) February 18, 2019
Dalam Star Wars, lightsaber merupakan sejenis pedang di mana kecuali gagangnya, terbuat dari cahaya yang dapat memotong nyaris semua obyek. Biasanya dibutuhkan lightsaber untuk melawan lightsaber lainnya. Pertarungan keren antara para Jedi dan Sith Lord diiringi dengan suara desingan lightsaber membuat banyak orang terinpirasi untuk menjadi seorang pengguna lightsaber di dunia nyata.
Dan sepertinya kini kalian perlu berlatih lebih sungguh-sungguh menjadi seorang pengguna lightsaber andal, karena kini duel lightsaber (lightsaber dueling) mulai diakui sebagai olahraga! Tepatnya Federasi Anggar Prancis yang telah mengakui duel lightsaber sebagai sebuah olahraga resmi, dilansir dari Associated Press. Belum terlalu luas, tapi melihat ketertarikan generasi muda akan hal-hal keren, cabang olahraga ini bisa jadi booming di masa depan!
Federasi Anggar Prancis telah berusaha membuat olahraga ini menarik bagi generasi muda, dan mendesain peraturan yang menonjolkan visual wah dari duel lightsaber, menjadi sekeren duel antara para Jedi dan Sith Lord dalam Star Wars.

(Gambar: AP)
Tentunya para partisipan musti menggunakan senjata yang bercahaya dan mengakalinya menggunakan bilah pedang terbuat dari polycarbonate, di mana ini artinya senjata para duelis tak akan membelah lawan seperti lightsaber sungguhan di film yang terbuat dari magnetically-contained plasma dan sanggup memotong baja seperti memotong tahu!
Meski begitu, partisipan masih diharuskan menggunakan topeng dan pelindung tubuh untuk mecegah hal-hal yang tidak diinginkan. Ya, better safe than sorry bukan? Siapa tahu nanti ada partisipan yang kerasukan roh Master Yoda lalu senjatanya berubah jadi lightsaber sungguhan? Hahahaha.
Duel lightsaber ini menggunakan peraturan anggar ditambah dengan sebuah aturan baru, yang didesain untuk meningkatkan estetika, atau singkatnya lebih menarik secara visual. Seperti misalnya, ujung dari lightsaber musti berada di belakang tubuh lawan sebelum partisipan diperbolehkan melakukan serangan. Hal ini ditujukan agar para partisipan lebih condong menggunakan sabetan lebar saat menyerang yang terkesan lebih seru dan keren untuk dilihat, dibandingkan tusukan-tusukan cepat dalam anggar.
Sistem poin juga tipikal yang digunakan pada anggar. Poin diberikan tergantung bagian tubuh mana yang terkena serangan lightsaber. Kepala, dada dan perut bernilai 5 poin, lengan atau kaki 3 poin, sedangkan tangan hanya memberi 1 poin. Partisipan pertama yang meraih 15 poin memenangkan pertandingan. Jika pertandingan belum berakhir setelah 3 menit, partisipan dengan skor tertinggi otomatis menang.
Sayangnya, olahraga ini mungkin tidak akan sekeren yang kalian lihat di layar lebar. Meski telah dibuat semenarik mungkin, karena masih menggunakan peraturan dasar anggar, maka kecil kemungkinan kita bisa melihat duel lightsaber di mana kedua duelis saling menyabet dan menangkis serangan dengan gerakan semi-akrobatik seperti ini:
Kita mungkin belum akan melihat duel lightsaber sebagai cabor resmi di ajang sekelas Asian Games atau Olimpiade dalam waktu dekat, namun setidaknya arah menuju ke sana telah dirintis.
(Stefanus/IDGS)
Sumber: The Verge