logo

Perusahaan Game Activision Blizzard Dituntut atas Dugaan Diskriminasi Usia

Molsky
Senin 08 Januari 2024, 10:25 WIB
Activision Blizzard. (Sumber: www.activisionblizzard.com)

Activision Blizzard. (Sumber: www.activisionblizzard.com)

Indogamers.com - Kabar mengejutkan datang dari Activision Blizzard yang dituduh telah melakukan diskriminasi usia terhadap para karyawannya. Mereka yang dianggap tua, kabarnya disingkirkan satu per satu karena dinilai sudah tidak layak berada di perusahaan.

Atas masalah tersebut, studio pengembang game itu kini harus menjalani proses pengadilan karena karyawan yang diberhentikan menyeretnya ke jalur hukum.

Bagaimana duduk perkara masalah antara Activision Blizzard dengan mantan karyawannya? Langsung saja simak sampai habis artikel ini ya!

Baca Juga: Ingin Beli HP Terbaru Samsung Galaxy A25 5G? Ketahui Dulu Harga dan Spesifikasinya

Dugaan diskriminasi usia

Activision Blizzard dituntut oleh seorang mantan eksekutif perusahaan atas dugaan diskriminasi usia, menurut laporan Law360. Disadur dari Win GG pada Senin, 8 Januari 2024, pria berusia 57 tahun itu pernah bekerja untuk Blizzard dari tahun 2014 hingga Agustus 2023.

Namun, ia kemudian diberhentikan sebagai bagian dari restrukturisasi departemen teknologi. Ia menggugat atas dasar klaim bahwa mantan CEO Bobby Kotick diduga mengatakan “ada terlalu banyak orang kulit putih tua” ketika membahas masalah perusahaan di konferensi kepemimpinan.

Akibatnya, dua eksekutif kulit putih diduga langsung meninggalkan perusahaan sebagian karena protes dengan menilai sebagai sebuah pernyataan kuno dari Kotick.

Dari kejadian itu, perusahaan bahkan langsung menggantinya dengan orang kulit berwarna yang lebih muda untuk dijadikan manajer.

Baca Juga: Cara Klaim Game Gratis Marvel Guardians of The Galaxy di EGS, Buruan Waktu Terbatas!

Dampak buruk

Akan tetapi, kondisi internal perusahaan dikabarkan tidak berjalan dengan baik setelah pria tersebut dilengserkan. Dalam gugatan disebutkan bahwa pemimpin baru malah menciptakan lingkungan kerja yang tidak bersahabat.

Penggugat menganggap Activision Blizzard telah gagal melindunginya dari tuduhan diskriminatif dan memfitnahnya. Ia mendesak agar perusahaan melakukan checks and balances, yang memperingatkan bahwa masalah yang lebih besar sedang terjadi.

Bukan hanya itu saja, ia kemudian meminta departemen tersebut untuk diselidiki tetapi keluhannya malah diabaikan.

Baca Juga: Cara Download Game Money Heist: Ultimate Choice dari Netflix di Android dan iPhone

Sebelumnya pada bulan Agustus 2023, penggugat telah diberhentikan sebagai bagian dari restrukturisasi teknologi pusat. Bahkan, lima orang lainnya juga dipecat karena telah berusia di atas 47 tahun.

“Activision memberikan keuntungan kepada orang-orang dengan memecat eksekutif yang lebih tua dan bergaji lebih tinggi," kata dia dikutip dari Win GG.

Penggugat saat ini meminta ganti rugi dari Activision Blizzard untuk mengganti hilangnya pendapatan dan dampak negatifnya terhadap kemajuan kariernya.***

Follow Berita Indogamers di Google News
Editor :
Berita Terkait
News

Diajarin Cucunya, Nenek Berusia 81 Tahun Jago Banget Main Game Free Fire

Minggu 07 Januari 2024, 14:50 WIB
undefined
News

Fakta-fakta Menarik Nenu Zefanya Kariko, Gamer Indonesia yang Mendunia Lewat Kompetisi Tetris Dunia

Sabtu 06 Januari 2024, 12:25 WIB
undefined
News

5 Potret Liburan Desta dan Natasha Rizky, Style Anak-anak Mirip Mario Luigi

Senin 08 Januari 2024, 09:49 WIB
undefined
News Update
News23 Mei 2026, 19:56 WIB

BNI Perkuat Ekosistem Digital dan Pasar Global untuk Dorong Ekonomi Nasional

BNI menegaskan komitmennya sebagai bank global Indonesia yang aktif mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Direktur Treasury & International Banking BNI Abu Santosa Sudradjat
Console23 Mei 2026, 14:36 WIB

Bikin Darah Tinggi! 10 Item Paling Susah Didapetin di Game Zelda Klasik

Punya kesabaran setingkat dewa? Cek 10 item paling sulit dan menyita waktu dalam sejarah game Zelda klasik (pre-BotW), dari topeng legendaris hingga cincin yang bikin trauma!
Bikin Darah Tinggi! 10 Item Paling Susah Didapetin di Game Zelda Klasik(FOTO: MojoPlays)
Mobile23 Mei 2026, 14:29 WIB

10 Game Mobile Terbaik Q1 2026 yang Wajib Kamu Instal

Q1 2026 baru saja berakhir dan dunia game mobile kedatangan banyak judul AAA berkualitas PC. Cek 10 rekomendasi game mobile terbaik, dari petualangan bawah laut Silt hingga strategi deck-building unik di Astra!
10 Game Mobile Terbaik Q1 2026 yang Wajib Kamu Instal (FOTO: Sea of Stars)
Mobile23 Mei 2026, 14:24 WIB

Gak Perlu PC! 10 Game FPS Mobile Mirip Battlefield 2026 yang Bikin Adrenalin Tumpah

Kangen sensasi perang kolosal ala Battlefield? Cek 10 rekomendasi game FPS terbaik di Android & iOS tahun 2026, dari pertempuran 64 pemain di Delta Force hingga simulasi militer brutal di Arena Breakout!
Gak Perlu PC! 10 Game FPS Mobile Mirip Battlefield 2026 yang Bikin Adrenalin Tumpah(FOTO: GamePulse Network)
Mobile23 Mei 2026, 14:21 WIB

Gak Ada Lawan! 7 Game Mobile Terbaru 2026 yang Bakal Bikin Kamu Ketagihan Parah

Bosen sama game mobile yang gitu-gitu aja? Cek 7 rekomendasi game Android & iOS terbaru April 2026, dari simulasi jebakan maut hingga pertarungan melingkar yang unik di Annulus!
Gak Ada Lawan! 7 Game Mobile Terbaru 2026 yang Bakal Bikin Kamu Ketagihan Parah(FOTO: ANDROID GAMES CAPITAL)
Mobile23 Mei 2026, 14:19 WIB

Gak Butuh Kuota! 10 Game Offline Android dan iOS Terbaik 2026 yang Wajib Kamu Tamatin

Liburan tapi gak ada sinyal? Tenang! Cek 10 rekomendasi game offline terbaik 2026, dari petualangan bawah laut Subnautica hingga aksi hack and slash epik di Celestial Edge!
Gak Butuh Kuota! 10 Game Offline Android dan iOS Terbaik 2026 yang Wajib Kamu Tamatin(FOTO: ANDROID GAMES CAPITAL)
News23 Mei 2026, 12:46 WIB

Kemendikdasmen: Adiksi Game Online Berisiko Paparkan Ekstremisme pada Anak

Kemendikdasmen memperingatkan risiko paparan ekstremisme dan radikalisme pada anak melalui game online. Pendidikan karakter menjadi kunci membendungnya.
Kemendikdasmen: Adiksi Game Online Berisiko Paparkan Ekstremisme pada Anak(FOTO: Kompas.com)
Guides23 Mei 2026, 12:41 WIB

Menjaga Sportivitas: Mengapa Gim Seharusnya Tetap Menjadi Hiburan, Bukan Medan Perang

Terinspirasi dari insiden di Singkawang, mari bangun ekosistem gaming yang sehat. Simak panduan menjadi gamer bijak yang mampu mengelola emosi agar gim tetap jadi hiburan.
Menjaga Sportivitas: Mengapa Gim Seharusnya Tetap Menjadi Hiburan, Bukan Medan Perang(FOTO: freepik.com)
News23 Mei 2026, 12:31 WIB

Perselisihan Game Berujung Petaka, Siswa SMP Alami Pecah Tengkorak

Sebuah insiden memilukan terjadi di Singkawang. Seorang siswa SMP menjadi korban penganiayaan teman sebayanya yang dipicu oleh kekalahan dalam sebuah game.
Perselisihan Game Berujung Petaka, Siswa SMP Alami Pecah Tengkorak(FOTO: freepik.com)
E-Sport23 Mei 2026, 11:01 WIB

Taklukan Alter Ego Liquid ID Gandeng EVOS Esports dan Dewa United Lolos Playoff MPL ID Season 17

Liquid ID berhasil mengamankan tiket playoff usai mengalahkan Alter Ego, selain itu atas kemenangan tersebut EVOS Esports dan Dewa United juga diuntungkan karena kedua tim tersebut terseret masuk kebabak playoff MPL ID Season 17.
Liquid ID ajak Dewa United & EVOS Esports masuk ke babak Playoff MPL ID Seaon 17 usai taklukan Alter Ego (FOTO: Dok.MPLID (edit indogamers.com))
Portal Media Game Nomor 1 di Indonesia

Indogamers sebuah situs yang didedikasikan kepada pecinta game dari semua kalangan dan latar belakang. Hadir menjadi sumber informasi terpercaya bagi seluruh gamers di Indonesia.

Perumahan Bukit Hijau Felicity Village Blok B No. 6 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Provinsi Jawa Barat 16517

+62851 8306 6952

Subscribe

Anda juga bisa mengikuti update terbaru mengenai event-event yang sedang berjalan di media sosial kami.

© Copyright 2026 IndoGamers. All rights reserved.