Indogamers.com - Delta Force: Black Hawk Down, ekspansi terbaru dari game Delta Force yang dirilis oleh Team Jade dan TiMi Studio Group pada 21 Februari 2025, panen review negatif di Steam.
Mode cerita yang mengangkat peristiwa Battle of Mogadishu tahun 1993 ini dikritik karena tingkat kesulitannya dianggap tak masuk akal.
Dari 3.406 ulasan di Steam, hanya ada 35 persen review positif.
Banyak gamer mengeluhkan sistem yang tak seimbang sampai bikin pengalaman main tidak menyenangkan.
Baca Juga: Jadwal HoK Invitational 2025 Season 3 Hari Ini: Bigetron Sigma Menentukan Langkah ke Semifinal
Berikut beberapa komentar dari pemain di Steam:
"Banyak keputusan desain yang buruk, menghambat pengalaman main solo yang seharusnya seru." – Basil
"Terlalu sulit. Saya bermain dengan dua orang, dan level terakhir hampir mustahil diselesaikan." – Robby301
"Optimalisasi buruk, musuh muncul tiba-tiba di dekat pemain, gameplay terasa tidak menyenangkan." – Kurtye
Sebagai game bergenere shooter, Delta Force sebenarnya memiliki potensi besar.
Namun, banyak yang membandingkannya dengan Battlefield 2042 karena kemiripan UI, sistem kelas, dan gameplay.
Salah satu masalah utama di game ini yaitu sistem level-nya tak menyesuaikan jumlah pemain dalam satu tim.
Pemain solo menghadapi tantangan sama beratnya dengan mereka yang main dalam tim.
Merujuk Insider Gaming, sistem permainan di game Delta Force: Black Hawk Down dibikin sangat realistis, minim checkpoint.
Adapun hanya ada satu nyawa per sesi, ditambah terdapat kelangkaan amunisi serta item heal, bikin game sangat sulit diselesaikan.***