logo

Skandal Matchfixing Newbee Guncang eSports Dota 2 Dunia

Stefanus Wahyu
Selasa 19 Mei 2020, 15:48 WIB

Hukuman terhadap Newbee menggegerkan panggung profesional Dota 2 dunia

IDGS, Selasa, 19 Mei 2020 - Raksasa eSports asal China sekaligus juara The International 2014 dan finalis The International 2017, Newbee Esports, jatuh dari singgasananya akibat kasus matchfixing (pengaturan hasil pertandingan) baru-baru ini.

Divisi Dota 2 Newbee tak hanya dituduh, namun disebut-sebut "terbukti" melakukan matchfixing dan dijatuhi hukuman larangan berkompetisi dalam seluruh event Dota 2 yang digelar Imba Media.

Valve sendiri belum ikut campur akan insiden tersebut, namun mengingat bagaimana struktur organisasi eSports di China, sepertinya sulit bagi perusahaan yang dipimpin Lord Gaben itu untuk mencoba menengahi.

Kapan dan dalam pertandingan apa Newbee 'terbukti' melakukan matchfixing?

Laga di mana Newbee terbukti melakukan matchfixing hampir bisa dipastikan adalah laga melawan Avengerls dalam kualifikasi wilayah China untuk Dota 2 Minor pada musim ini. Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Avengerls memenangkan game pertama dan unggul jauh pada game kedua.

Namun tiba-tiba saja permainan Avengerls berubah drastis menjadi sangat amatiran dan membuat Newbee membalikkan keadaan, hingga akhirnya memenangkan game kedua dan juga game ketiga.

Beberapa pelaku eSports di China yang terkenal vokal dalam menyuarakan pendapat, langsung menyerukan matchfixing. Meski begitu penyeledikan resmi tetap dijalankan dengan seksama hingga memakan waktu tiga bulan. Dan di luar dugaan, Newbee disebut terbukti melakukan matchfixing.

Mengejutkan banyak pihak

Mengapa insiden tersebut mengejutkan dan terlebih lagi, terbilang berbahaya bagi panggung eSports Dota 2? Karena tidak ada orang yang mengira bahwa salah satu organisasi terbesar dan tersukses di kancah eSports Dota 2 mau mengambil resiko tinggi seperti matchfixing tanpa imbal balik yang sangat kecil.

Mayoritas orang berpendapat bahwa kesalahan berasal dari pihak Avengerls. Sebagai tim kecil dengan latar belakang tidak signifikan, mereka tidak terlalu taktu akan resiko hukuman dan bertaruh bahwa mereka akan kalah melawan Newbee lalu sengaja kalah setelah sempat unggul jauh terlebih dahulu.

 

(Newbee)

Hanya saja banyak ketidakjelasan dalam investigasi kasus itu sendiri, setidaknya informasi dalam bahasa Inggris terbilang sangat minim. Apakah Newbee sebenarnya meminta Avengerls sengaja kalah dengan imbalan uang? Atau apakah tim under dog itu sengaja kalah atas inisiatif mereka sendiri?

Pihak Newbee sendiri telah merilis pernyataan bahwa sejak didirikan, mereka tidak pernah berpartisipasi dalam pertandingan palsu dan aktivitas judi.

Sekedar informasi, ajang taruhan eSports menyedot cukup banyak penggemar dan perputaran uang di dalamnya, apalagi fasilitas live betting di mana rasio taruhan bisa berubah setiap saat tergantung dari situasi terbaru dari pertandingan.

Fitur live betting

Salah satu skenario adalah Newbee sebagai tim besar dan kuat membuat rasio taruhan terhadap mereka cukup kecil saat melawan tim tidak terkenal seperti Avengerls, sehingga apabila seseorang bertaruh akan kemenangan Newbee atas Avengerls dan hal itu benar terjadi, maka jumlah uang yang ia dapatkan tidaklah besar karena hampir semua orang yakin Newbee akan menang.

 

newbee banned

(Newbee)

Namun fitur live betting membuat rasio taruhan berubah setiap saat, dan hal ini bisa dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab. Avengerls secara mengejutkan mampu memenangkan game pertama dan unggul jauh pada game kedua, membuat rasio taruhan dari live betting berubah drastis menjadi condong ke Avengerls.

Ini berarti apabila Newbee sanggup melakukan comeback, maka orang-orang yang bertaruh akan kemenangan Newbee akan memperoleh lebih banyak uang dari yang seharusnya. Dan bisa saja para pemain Avengerls telah memasang taruhan mereka akan kalah dari Newbee. Atau bisa saja Newbee telah mencapai kesepakatan dengan Avengerls agar rasio taruhan berubah di tengah pertandingan.

Bisa dibilang cukup sulit bagi para pelaku eSports non-China untuk memercayai organisasi China bisa obyektif, terutama karena organisasi eSports China seperti CDA (China Dota 2 Professional Association) terkenal tertutup terhadap komunitas Dota 2 di luar China.

Tentunya apabila Newbee memang terbukti secara legal, bersalah dalam matchfixing, maka hukuman itu memang pantas mereka terima. Namun apabila ternyata hukuman tersebut sudah dijatuhkan tanpa bukti hitam di atas putih, maka lain lagi ceritanya.

Apa maksud dari Newbee juga di-ban oleh CDA?

Hukuman larangan tampil di semua turnamen Imba Media tersebut tidak berasal dari Valve yang hingga artikel ini ditulis masih belum mengambil tindakan apapun terkait insiden tersebut.

Sebaliknya, pihak ketiga ikut memperkeruh suasana, yang tak lain adalah CDA yang melakukan penyelidikan tanpa berkonsultasi dengan Valve dan mengajukan apa yang mereka sebut sebagai bukti-bukti akan keterlibatan Newbee dalam kasus matchfixing. Mereka lalu mengeluarkan Newbee dari CDA, sehingga bisa dibilang Newbee juga tak bisa lagi tampil dalam kompetisi dalam negerinya sendiri karena hampir semua kompetisi profesional Dota 2 di China digelar oleh CDA.

Bagi Newbee eSports Club dan para pemainnya, hukuman separah itu bisa berarti akhir dari karier mereka. Newbee bisa dipastikan akan terjerat masalah finansial karena tidak bisa berpartisipasi dalam kompetisi di negerinya sendiri dan Imba Media, yang otomatis membuat para calon sponsor angkat koper dari mereka.

Bagi para pemain Newbee, sekalipun hukuman larangan berkompetisi seumur hidup mereka diangkat, namun reputasi buruk akan mempersulit mereka mendapatkan tim baru yang mau menaungi.

Selain itu para penyedia layanan judi eSports juga telah menghapus pertandingan-pertandingan Newbee dari daftar perjudiannya.

Kita tunggu saja keputusan apa yang akan diambil valve nantinya!

 

(Stefanus/IDGS)

Follow Berita Indogamers di Google News
News Update
Gadget30 April 2026, 15:09 WIB

Gaming Rata Kanan, ASUS Luncurkan Lini Monitor ROG Strix dan TUF Gaming Gen 2 dengan Fitur Dual Mode

ASUS resmi luncurkan monitor gaming ROG Strix & TUF Gaming Gen 2! Cek fitur Dual Mode 4K, response time 0,3ms, dan teknologi upscaling Smart Pixel terbaru.
null (FOTO: ASUS)
Mobile30 April 2026, 14:41 WIB

Para Titan Menyerbu Athanor, Kolaborasi Arena of Valor x Attack on Titan Resmi Dimulai

Titan menyerbu Athanor! Kolaborasi AOV x Attack on Titan resmi dimulai 1 Mei 2026. Dapatkan skin gratis Qi x Annie Leonhart dan lawan Beast Titan di Battlefield.
null (FOTO: Garena)
E-Sport30 April 2026, 14:29 WIB

Trilogi Alter Ego-EVOS-Geek Fam di Week 6! Kesempatan Emas Menjauh dari Zona Merah

Saling sikut di papan tengah! Simak analisis Trilogi AE-EVOS-Geek Fam di Week 6 MPL ID S17. Adu statistik Nino, Luke, dan MarceL untuk menjauh dari zona merah.
Trilogi Alter Ego-EVOS-Geek Fam di Week 6! Kesempatan Emas Menjauh dari Zona Merah(FOTO: MOONTON)
E-Sport30 April 2026, 13:44 WIB

Magis Velodrome di MPL ID S17, Akankah Kembali Jadi Panggung ONIC atau Keajaiban Baru?

Magis Velodrome kembali, Akankah ONIC cetak hattrick juara di Season 17, atau ada keajaiban baru dari EVOS dan RRQ? Cek lebih lanjut sejumlah fakta menariknya.
null (FOTO: MOONTON)
News30 April 2026, 13:26 WIB

Yellow Hearts Publisher Indonesia Resmi Meluncur! Ekosistem Baru Industri Gaming

Yellow Hearts, publisher game indie lokal Indonesia, resmi meluncur Syafiq Rizal Presiden AGI mengungkapkan ragam manfaat termasuk ekisostem baru
Peluncuran Yellow Hearts Publisher Indonesia Rabu, 29 April 2026, di Garuda Spark Innovation Hub, fX Sudirman, Jakarta, melalui acara Yellow Hearts Launch Day. (FOTO: Indogamers.com/Ica Juniyanti)
E-Sport30 April 2026, 11:56 WIB

Siap-Siap War Tiket! Playoff MPL ID S17 Kembali ke Velodrome, Ini Harga dan Cara Belinya

Jangan sampai kehabisan! Tiket Playoff MPL ID S17 resmi dijual 2 Mei 2026. Cek harga mulai Rp90 ribu, benefit Mythic VIP, dan panduan rute transportasi ke Velodrome.
null (FOTO: MOONTON)
Lifestyle29 April 2026, 18:21 WIB

Hajime Isayama Akui Menyesal dengan Ending Attack on Titan, Ada Rasa Tidak Jujur pada Karakter Eren

Hajime Isayama akui ada ketidakjujuran dalam ending Attack on Titan. Simak penyesalan kreator AoT soal karakter Eren Yeager dan dilema antara benci dan simpati.
null (FOTO: AoT)
Mobile29 April 2026, 17:19 WIB

Roguelite Pertama di Jagat TWD! The Walking Dead: Aftermath Siap Terjang Android dan iOS Musim Panas 2026

Rick dan Daryl kembali! The Walking Dead: Aftermath, game roguelite survival pertama di jagat TWD, siap rilis musim panas 2026. Cek fitur dan cara mainnya!
null (FOTO: TWD)
Console29 April 2026, 16:40 WIB

Siapkan Tomahawk-mu! Mini-Game DLC Resident Evil Requiem Rilis Mei, Ini Bocoran dari Sang Produser

Mini-game DLC Resident Evil Requiem rilis Mei 2026! Simak bocoran produser soal syarat main, aksi brutal Leon, dan misteri cincin kawin yang bikin fans heboh.
null (FOTO: Capcom)
News29 April 2026, 16:34 WIB

Saking Panjangnya, Patch Notes The Sims 4 Gak Muat di Satu Artikel! Ini Bocoran Update Besar Mei 2026

Update terbesar The Sims 4 segera hadir! Patch notes-nya disebut melampaui batas karakter EA Forums. Cek bocoran fitur baru, perbaikan bug, dan kejutan di Mei 2026!
Saking Panjangnya, Patch Notes The Sims 4 Gak Muat di Satu Artikel! Ini Bocoran Update Besar Mei 2026(FOTO: Gamerant)
Portal Media Game Nomor 1 di Indonesia

Indogamers sebuah situs yang didedikasikan kepada pecinta game dari semua kalangan dan latar belakang. Hadir menjadi sumber informasi terpercaya bagi seluruh gamers di Indonesia.

Perumahan Bukit Hijau Felicity Village Blok B No. 6 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Provinsi Jawa Barat 16517

+62851 8306 6952

Subscribe

Anda juga bisa mengikuti update terbaru mengenai event-event yang sedang berjalan di media sosial kami.

© Copyright 2026 IndoGamers. All rights reserved.