Indogamers.com – Roblox Corporation menutup tahun 2025 dengan catatan prestasi yang luar biasa. Berdasarkan laporan keuangan kuartal keempat (Q4) tahun 2025, platform kreasi game ini berhasil mencatatkan pertumbuhan di seluruh metrik utama, bahkan melampaui target jangka panjang perusahaan. Salah satu angka yang paling mencolok adalah raihan bookings yang menembus angka fantastis.
Pada periode tersebut, Roblox membukukan pendapatan sebesar Rp22,4 Triliun ($1,4 miliar) atau naik 43% secara year-over-year. Namun, perhatian investor tertuju pada angka bookings (pendapatan yang ditangguhkan) yang melonjak drastis sebesar 63% menjadi Rp35,2 Triliun ($2,2 miliar).
Lonjakan Pengguna dan Strategi "Novel Games"
Pertumbuhan finansial ini sejalan dengan meningkatnya jumlah pengguna aktif harian (DAU) yang kini menyentuh angka 144 juta pengguna, naik 69% secara tahunan. Menariknya, meskipun selama ini dikenal sebagai platform anak-anak, segmen pengguna berusia 18-34 tahun justru menjadi kategori dengan pertumbuhan tercepat, yakni di atas 50%.
Menanggapi pergeseran demografi ini, CEO Roblox David Baszucki mengungkapkan ambisi perusahaan untuk menghadirkan "Novel Games". Ini merupakan genre game dengan fidelitas tinggi seperti Shooter, RPG, serta Sports & Racing yang dirancang khusus untuk memikat audiens dewasa.
Mengenai peran para pengembang di dalam platformnya, David Baszucki memberikan apresiasi tinggi dalam suratnya kepada pemegang saham.
"Kesuksesan Roblox berakar pada kreativitas tanpa batas dari komunitas kreator kami. Saat ini, 1.000 kreator teratas di Roblox mampu menghasilkan rata-rata Rp20,8 Miliar ($1,3 juta) per tahun."
Inovasi AI untuk Kreativitas dan Keamanan
Roblox juga terus memperkuat posisinya melalui investasi besar di bidang kecerdasan buatan (AI). Perusahaan memperkenalkan Roblox Assistant untuk mempermudah koding dan pembuatan aset 3D, serta fitur Real-time Voice Translation guna menghilangkan hambatan bahasa antar pemain di seluruh dunia.
Dari sisi keamanan, Roblox meluncurkan model AI Sentinel dan Guard. Kedua fitur ini dikembangkan secara khusus untuk mendeteksi bahaya terhadap anak-anak serta melakukan moderasi bahasa secara real-time, memastikan lingkungan bermain tetap sehat bagi seluruh kelompok usia.
Proyeksi 2026 dan Kebijakan Baru
Memasuki tahun 2026, Roblox memproyeksikan pendapatan di kisaran Rp96 Triliun hingga Rp99,2 Triliun ($6,0 miliar - $6,2 miliar). Namun, manajemen mengambil kebijakan baru yang cukup unik: mulai tahun 2027, Roblox tidak akan lagi memberikan panduan keuangan tahunan (annual guidance) dan hanya akan fokus pada laporan kuartalan.
Hal ini dilakukan mengingat sifat industri konten kreatif yang sulit diprediksi, terutama saat sebuah konten mendadak menjadi "viral" tanpa rencana. Dengan fokus pada pengembangan genre yang lebih matang, Roblox tampaknya siap bertransformasi dari sekadar taman bermain digital menjadi ekosistem hiburan yang lebih serius bagi segala usia.
Kesimpulan: Mana yang Jadi Pilihanmu?
Keberhasilan Roblox merangkul audiens dewasa melalui "Novel Games" menunjukkan bahwa platform ini telah berevolusi menjadi lebih dari sekadar game edukasi anak. Dengan dukungan AI yang mempermudah pembuatan aset kompleks, mungkinkah kita akan melihat judul-judul kelas dunia lahir dari tangan kreator independen di Roblox?***