Epic Games Menangkan Kasus Hukum Melawan Pembocor Info Kolaborasi Fortnite

Epic Games Menangkan Kasus Hukum Melawan Pembocor Info Kolaborasi Fortnite(FOTO: Epic Games / Disney)

Indogamers.com - Epic Games akhirnya resmi menyelesaikan persidangan hukum melawan seorang mantan kontraktornya yang dituduh telah membocorkan informasi rahasia mengenai game populer mereka, Fortnite. Mantan kontraktor bernama Hayden Cohen tersebut kini telah menyetujui putusan pengadilan yang melarang dirinya untuk memiliki, mengakses, menggunakan, atau membagikan segala bentuk informasi rahasia serta rahasia dagang milik Epic Games di masa mendatang.

Kasus hukum ini bermula setelah Cohen dituduh berulang kali membocorkan rencana kolaborasi besar Fortnite sebelum diumumkan secara resmi kepada publik. Beberapa crossover besar yang informasinya sempat ia bocorkan secara ilegal ke pihak ketiga meliputi rencana kolaborasi Fortnite dengan waralaba populer seperti Minecraft, South Park, Ben 10, hingga Game of Thrones.

Meskipun gugatan awal dari Epic Games menuntut ganti rugi materiil atas kerugian nyata dan keuntungan tidak sah yang didapatkan pelaku, dokumen penyelesaian yang diajukan kali ini tidak merinci secara detail mengenai nominal uang yang harus dibayarkan.

Terkait keputusan ini, juru bicara Epic Games, Natalie Munoz, memberikan konfirmasi resminya kepada media Game File.

"Kami mengambil langkah hukum terhadap mantan kontraktor yang berulang kali membocorkan KI mitra dan rahasia dagang rahasia yang mereka terima saat bekerja dengan Epic," ujar Natalie Munoz.

Pihak Epic Games menegaskan bahwa langkah ini diambil demi melindungi hak kekayaan intelektual (KI) dari para mitra yang bekerja sama dengan mereka di dalam ekosistem Fortnite.

"Kami telah meminta pengadilan untuk menyetujui perintah larangan yang ditetapkan guna memastikan mereka tidak dapat memublikasikan atau membagikan informasi rahasia Epic lagi," tambah Natalie Munoz dalam pernyataan terpisah.

Masa Depan Epic Games: Unreal Engine 6 dan Kerja Sama Disney

Di luar persidangan kasus kebocoran tersebut, Epic Games saat ini juga tengah bersiap menyambut era baru untuk proyek game mereka yang lain. Pada bulan lalu, Epic Games memamerkan demonstrasi perdana dari game balap sepak bola populer mereka, Rocket League, yang berjalan menggunakan mesin grafis generasi terbaru, Unreal Engine 6.

Dalam tayangan presentasi tersebut, terdapat sebuah teks di layar yang menegaskan arah baru pengembangan game mereka.

"Era baru, mesin baru," bunyi teks yang muncul di layar sebelum memperlihatkan deretan visual mobil balap yang memukau dalam cuplikan langsung dari dalam game.

Setelah menampilkan visual memukau dari Rocket League, presentasi tersebut ditutup dengan kemunculan logo resmi Unreal Engine 6. Epic Games juga menyisipkan animasi singkat yang menghubungkan Rocket League dengan berbagai megaproyek masa depan mereka, mulai dari Fortnite hingga proyek kemitraan multi-tahun senilai USD 1,5 miliar bersama Disney. Kerja sama raksasa dengan Disney ini kabarnya akan mencakup sebuah game shooter bertema Star Wars yang memiliki gaya permainan mirip dengan game Arc Raiders.***

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI