logo

Penasaran Kenapa Beberapa Video Gim Tak Punya Pintu? Karena Pintu Adalah Mimpi Buruk Bagi Pengembang Video Gim

Stefanus Wahyu
Kamis 11 Maret 2021, 16:36 WIB

Membuka atau menutup pintu merupakan hal yang sangat mudah bagi kita pada umumnya. Namun tahukah kamu, bahwa konsep membuka atau menutup pintu rupanya merupakan momok bagi pengembang video gim? 

IDGS, Kamis, 11 Maret 2021 - Segitu sulitkah meniru konsep pintu yang terkesan sederhana itu di video game? Entah lah karena Indogamers nggak paham, tapi dari pengakuan beberapa pengembang gim, sepertinya memang begitu adanya. Tentunya kalian juga pasti tahu gim populer di Indonesia yang sempat dijadikan meme karena tidak memiliki fitur pintu yang bisa dibuka-tutup kan?

Stephan Hovelbrinks, pengembang dari Death Trash, mengungkapkan begitu sulitnya tantangan mentranslasikan proses membuka-tutup pintu dari dunia nyata ke dunia video gim lewat cuitan Twitter-nya pada 9 Maret lalu. Kemudian ratusan pengembang video gim lainnya pun ikut buka suara dan mayoritas dari mereka, setuju akan kalimat Hovelbrinks.

Dari pengakuan Hovelbrinks yang ia tulis di Discord, konsep buka-tutup pintu sangat rumit untuk diterapkan ke dalam video gim dan sangat rawan akan bug. Kebanyakan karena konsep tersebut merupakan corong dan blok dinamis dalam pathfinding.

Pathfinding sendiri adalah sistem yang bertanggung jawab mencari rute dari suatu koordinat ke koordinat lainnya di dalam dunia video gim.

Kenapa pintu menambah rumit proses pathfinding?

Kita ambil contoh suatu karakter NPC, sebut saja NPC A, ingin masuk ke sebuah kamar untuk berbaring di tempat tidur dalam kamar itu. Jika tidak ada pintu, maka sistem pathfinding dengan mudah menemukan rute bagi NPC A dan dia akan otomatis berjalan masuk ke kamar lalu berbaring di tempat tidur. Namun jika ada pintu yang menghalangi NPC A dengan tempat tidur, maka lain lagi ceritanya.

https://twitter.com/talecrafter/status/1369309198304034821

Dengan adanya pintu tersebut, maka program yang menjalankan NPC A harus mengenali obyek itu sebagai "pintu" serta memiliki logika yang cukup untuk mengetahui dan mengeksekusi cara berinteraksi dengan pintu tersebut demi mencapai tujuan berbaring di kamar tidur. Belum lagi tambahan logika seperti apakah untuk membuka pintu itu, NPC A harus mendorong atau menarik daun pintu? Lalu bagaimana jika karena kebetulan, ada satu NPC lain (sebut saja NPC B) yang juga ingin masuk ke kamar yang sama, di saat yang sama dengan NPC A?

Segala jenis logika itu harus dimasukkan ke dalam bahasa pemrograman yang jadi basis dari video gim bersangkutan, dan tentunya semakin rumit dan banyak logikanya, semakin rumit pula programnya sehingga rawan menimbulkan bug atau glitch yang kadnag bahkan tidak muncul saat uji coba atau setelah rilis sekalipun.

Mimpi buruk bagi pengembang video gim

 

Sistem buka-tutup pintu jadi momok bagi para pengembang gim kelas kakap sekalipun. (Gambar: FromSoftware)

Hoverbrinks bahkan menyebutkan bagaimana pengembang gim AAA sekelas Ubisoft pun benci akan pintu yang bisa dibuka-tutup pada gim-gim mereka sampai-sampai dalam serial populer Assassin's Creed, seolah-olah teknologi pintu belum ditemukan. (di Assassin's Creed: Valhalla terdapat beberapa pintu yang digunakan dalam puzzle).

Kemudian Thiery Lauret, seorang pengembang gim yang juga terlibat dalam seri Assasin's Creed, memberi klarifikasi bahwa pintu dinamis (pintu yang berfungsi bisa dibuka-tutup) dalam serial Assassin's Creed telah ada sejak Assassin's Creed 3. Namun ia juga mengakui bahwa untuk membuat pintu itu berfungsi, memang sangat menjengkelkan.

https://twitter.com/TLauret/status/1369647026762289152

Masalah akan pintu di dunia video gim begitu memusingkan para pengembang gim hingga Liz England seorang desainer gim yang turut serta mengerjakan Watch Dog Legion dan Sunset Overdrive menjulukinya sebagai "The Door Problem".

"Saya tidak tahu persis seberapa lama waktu yang dihabiskan [pengembang] untuk mengerjakan sistem pintu di Control, tapi yang jelas lebih banyak dibandingkan mayoritas ability dan senjata," ungkap Sergey Mohoy, pemimpin gameplay designer di Remedy.

Merespon keluh kesah Stephen Hovelbrinks, Damien Schubert direktur kreatif di Boss Fight dan mantan pengembang di BioWare Austin memposting sebuah thread khusus yang didedikasikan untuk menjelaskan betapa sulitnya merancang sistem pintu yang bekerja dengan baik di suatu video gim.

Salah satu dari co-director The Last of Us 2, Kurt Margenau, juga mengeluhkan tantangan membuat sistem pintu.

"Itu (sistem buka-tutup pintu) yang memakan waktu paling lama sampai benar-benar berfungsi seperti apa yang kami inginkan," tulisnya dengan huruf besar.

Jika kamu masih ingin mengetahui bagaimana membuat sistem pintu jadi mimpi buruk bagi para pengembang gim, bisa kamu telusuri di kutipan-kutipan dari cuitan Hovelbrinks ini.

 

(Stefanus/IDGS)

Follow Berita Indogamers di Google News
News Update
News03 April 2025, 12:02 WIB

Rekomendasi 5 Game Terbaik dari Naughty Dog

Naughty Dog nggak cuma jago bikin game dengan gameplay seru dan grafis kece, tapi juga selalu menghadirkan cerita yang bikin pemain baper.
The Last of Us Part 1. (Sumber: PlayStation)
PC03 April 2025, 10:01 WIB

Rekomendasi 7 Game PC Terbaik yang Berlatar di Jepang

Kalau kamu penasaran dengan budaya Jepang atau sekadar ingin merasakan suasana di Negeri Sakura tanpa harus ke sana langsung, lima game ini bisa jadi pilihan seru.
Shin Megami Tensei 4. (Sumber: Steam)
News03 April 2025, 08:05 WIB

7 Game Action-Adventure Terbaik dengan Latar Sejarah Paling Seru

Lewat video game, kita bisa menjelajahi dunia masa lalu dengan visual menawan dan cerita yang bikin penasaran.
Far Cry Primal. (Sumber: Steam)
News02 April 2025, 20:01 WIB

5 Game Open World dengan Opening Paling Memikat

Beberapa bikin merinding karena suasananya epik, ada juga yang langsung ngegas dengan aksi spektakuler.
Game Red Dead Redemption 2. (Sumber: Shack)
News02 April 2025, 18:02 WIB

7 Game Action-Adventure Horror Terbaik, Berpetualang di Dunia Menyeramkan

Beberapa game mampu menggabungkan elemen action-adventure dan horor dengan sangat baik, memberi pengalaman tak terlupakan.
Dying Light 2 Stay Human. (Sumber: Steam)
Gadget02 April 2025, 16:01 WIB

Daftar 5 HP Harga Rp2 Jutaan Terbaik, Performa Gacor Gak Nguras Dompet

HP Rp2 jutaan dengan performa gacor, tentu saja menjadi pilihan yang paling cocok bagi kamu yang menginginkan HP baru di Lebaran 2025.
Motorola Moto G45 5G, salah satu HP Rp2 jutaan tebaik, cocok untuk lebaran 2025. (FOTO: shopee.co.id/Motorola Indonesia)
News02 April 2025, 14:03 WIB

Rekomendasi 7 Game Horror Open World Terbaik, Seremnya Kelewatan

Beberapa game horor justru menghadirkan elemen yang membuat pemain merasa waspada setiap saat.
Sons of the Forest. (Sumber: Sons of the Forest)
PC02 April 2025, 13:01 WIB

Rekomendasi 7 Game PC Terbaik yang Ajak Kamu Berpetualang Jadi Kurir

Dari menyusuri jalanan cyberpunk penuh neon, menjelajahi luar angkasa, sampai berlari melintasi gurun pasca-apokaliptik, profesi kurir dalam game bisa berubah jadi petualangan seru.
Game Elite Dangerous. (Sumber: Steam)
Gadget02 April 2025, 11:02 WIB

Rekomendasi 3 HP dengan Kamera Terbaik Harga Rp15 Jutaan, Abadikan Momen Penting Selama Lebaran

HP dengan kamera terbaik menjadi perangkat yang cocok untuk menemanimu mengabadikan momen Lebaran.
iQOO 13 5G (FOTO: iQOO)
Accessories02 April 2025, 09:03 WIB

Rekomendasi 3 Smartwatch di Bawah Rp1 Jutaan yang Bikin Penampilanmu Makin Kece

Smartwatch ini tetap memiliki fungsi seperti smartwatch mahal.
JETE AM 2 Series, salah satu smartwatch dengan harga dibawah Rp1 jutaan. (FOTO: JETE)
Portal Media Game Nomor 1 di Indonesia

Indogamers sebuah situs yang didedikasikan kepada pecinta game dari semua kalangan dan latar belakang. Hadir menjadi sumber informasi terpercaya bagi seluruh gamers di Indonesia.

Perumahan Bukit Hijau Felicity Village Blok B No. 6 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Provinsi Jawa Barat 16517

+62851 8306 6952

Subscribe

Anda juga bisa mengikuti update terbaru mengenai event-event yang sedang berjalan di media sosial kami.

© Copyright 2025 IndoGamers. All rights reserved.