logo

6 Alasan Kenapa MindsEye Disebut Game Terburuk Tahun 2025 (Sejauh Ini)

Marysa Wulandriati
Kamis 24 Juli 2025, 14:12 WIB
6 Alasan Kenapa MindsEye Disebut Game Terburuk Tahun 2025 (Sejauh Ini)(FOTO: MojoPlays)

6 Alasan Kenapa MindsEye Disebut Game Terburuk Tahun 2025 (Sejauh Ini)(FOTO: MojoPlays)

Indogamers.com - Pernah nggak sih kamu nungguin game yang katanya bakal jadi revolusi, tapi pas main malah pengen uninstall dalam 10 menit? Yup, itulah yang terjadi sama MindsEye. Game ini awalnya digadang-gadang jadi pesaing serius di tahun 2025, tapi begitu rilis... duh, zonk banget.

Dibuat oleh Build a Rocket Boy dan dipimpin oleh Leslie Benzies (yang notabene adalah mantan produser GTA), ekspektasi para gamer jelas tinggi. Tapi kenyataan berkata lain. Bukannya dapet pengalaman seru, yang ada malah pusing sendiri ngebayangin ceritanya mau dibawa ke mana.

Nah, buat kamu yang belum sempat (atau syukurlah belum sempat) nyoba game ini, berikut 6 alasan kenapa MindsEye pantas menyandang gelar "Game Terburuk 2025" versi Mojo Plays. Spoiler alert: ini bukan cuma soal bug atau grafik aja, tapi hampir semua aspek game-nya bermasalah!

1. Ceritanya Bikin Ngantuk

Game sci-fi biasanya punya cerita yang mind-blowing. Tapi MindsEye malah kebalikannya. Ceritanya tentang Jacob Diaz, cowok yang diimplan teknologi alien di lehernya (iya, alien...), tapi semua itu diceritakan dengan gaya yang ngebosenin dan nggak jelas arahnya.

Eksposisinya dipaksakan, kadang muncul di momen yang awkward banget, dan ketika kamu kira bakal dapet jawaban, yang muncul malah teori konspirasi dalam konspirasi. Bingung? Sama, kami juga. Akhirnya, alur cerita jadi kabur dan nggak ada gregetnya.

2. Karakternya Garing Semua

Kalau kamu berharap bakal nemu karakter yang relate atau setidaknya menarik, siap-siap kecewa. Jacob sebagai tokoh utama cuma bisa ngeluh dan ngomong dengan nada bingung, sementara karakter lain muncul bentar terus mati, atau ngomong aneh yang nggak ada ujungnya.

Yang paling absurd? Atasannya si Jacob yang kayak Batman, tiba-tiba muncul di mana aja. Literally, kamu bisa nyetir jauh-jauh, eh dia tetep bisa nyamperin. Nggak ada waktu buat mengenal karakter lain, dan dua tokoh utama pun datar banget. Beneran deh, ini kayak nonton sinetron tanpa emosi.

3. Gameplaynya Terasa Asal Jadi

Beberapa misi dalam MindsEye terasa kayak tambalan biar game-nya nggak terlalu pendek. Contohnya, misi drone yang cuma ngikutin orang udah gitu doang. Level design-nya pun kayak galeri tembak, datar dan ngebosenin.

Anehnya, kendaraan di game ini bahkan nggak punya animasi gerak yang proper. Jadi waktu kamu matiin motion blur, kekacauannya makin kelihatan. Kesannya, semua effort cuma dikerahkan buat cutscene dan animasi karakter. Sisanya? Ala kadarnya.

4. Combat yang Nggak Ada Tantangan

Bayangin dapet pistol di awal game, dan itu aja cukup buat selesain hampir semua musuh. Musuhnya bodoh, kadang berdiri di tempat terbuka sambil nunggu ditembak. Dan anehnya lagi, amunisi nggak pernah habis walau kamu nggak ngambil peluru tambahan.

Senjatanya sendiri juga biasa aja. Bunyi dan tampilannya sih oke, tapi rasanya hambar. Jadi walaupun kamu lagi baku tembak, tetep aja feel-nya datar kayak lagi main game tahun 2008.

5. Performanya Parah Banget

Main di PS5 aja frame rate-nya bisa turun sampe 10 FPS? Ini bukan bercanda. Bahkan cuma buat nyetir dari satu titik ke titik lain, game-nya bisa jadi slideshow. Banyak developer bilang Unreal Engine 5 emang tricky, tapi tetep aja, performa MindsEye jauh dari kata layak.

Optimisasi buruk ini bikin pengalaman main jadi nyiksa. Kamu bakal lebih sering ngeluh daripada menikmati game. Padahal, konsolnya udah kuat, tapi game-nya nggak bisa manfaatin potensi itu sama sekali.

6. Harganya Gak Masuk Akal

Dengan semua kekacauan tadi, MindsEye tetap dijual seharga $60 alias sekitar 900 ribuan rupiah. Gila, kan? Bandingin deh sama game indie kayak Starvators atau Nubbies Number Factory yang cuma seharga 1/3-nya tapi jauh lebih seru dan fungsional.

Di era sekarang, di mana banyak developer lagi nyari alasan buat naikin harga game, MindsEye jadi contoh buruk gimana industri ini bisa gagal menyajikan kualitas yang sebanding sama harganya. Bukan cuma mengecewakan, tapi juga bikin kesel.

Penutup

Kadang, game yang gagal bisa jadi pelajaran. Tapi kalau lihat MindsEye, rasanya lebih kayak peringatan: jangan terlalu percaya hype dan trailer doang. Karena seberapa keren pun konsepnya, kalau eksekusinya kacau, hasilnya tetap aja jadi bahan roasting netizen.

Lebih parahnya lagi, pihak studio malah nyalahin “sabotase internal dan eksternal” atas buruknya performa game. Bukannya introspeksi, mereka malah lempar tuduhan tanpa bukti. Jadi makin sulit buat respect tim di baliknya.

Kalau kamu belum sempat main MindsEye, mungkin itu hal baik. Simpan waktu dan uangmu buat game yang bener-bener worth it. Dan buat yang udah nyoba, ya… mari kita saling menguatkan. Semoga pengalaman main selanjutnya lebih menyenangkan!***

Follow Berita Indogamers di Google News
Editor :
Berita Terkait
Console

7 Game PS2 yang Masih Asik Dimainkan di 2025, Bikin Nostalgia Makin Nendang!

Kamis 24 Juli 2025, 13:47 WIB
undefined
Console

7 Game Open World PS2 Terbaik Sepanjang Masa yang Masih Bikin Kangen Main Lagi

Kamis 24 Juli 2025, 13:49 WIB
undefined
Console

7 Game FPS PS2 Terbaik Sepanjang Masa yang Bikin Nostalgia Berat

Kamis 24 Juli 2025, 13:52 WIB
undefined
Console

7 Game PS2 Paling Sulit yang Bikin Pemain Nyerah Sebelum Tamat

Kamis 24 Juli 2025, 13:55 WIB
undefined
Console

7 Karakter Resident Evil Terseksi yang Bikin Gak Fokus Main Game

Kamis 24 Juli 2025, 14:02 WIB
undefined
Console

7 Kontroversi Paling Heboh Sepanjang Sejarah Game God of War, Bikin Fans Ribut!

Kamis 24 Juli 2025, 14:04 WIB
undefined
Lifestyle

6 Lokasi Tersulit yang Bikin Frustasi di Game, Cuma Buat yang Mental Baja!

Kamis 24 Juli 2025, 14:06 WIB
undefined
Console

6 Game Soulslike Paling Sulit Sejak 2020 yang Bisa Bikin Kamu Ngamuk & Ketagihan Sekaligus

Kamis 24 Juli 2025, 14:07 WIB
undefined
Console

6 Bos Final Fantasy Paling Menyeramkan yang Bikin Mimpi Buruk Para Gamer

Kamis 24 Juli 2025, 14:09 WIB
undefined
Guides

6 Mobil Terbaik di GTA yang Wajib Kamu Coba Buat Ngebut & Kabur dari Polisi

Kamis 24 Juli 2025, 14:11 WIB
undefined
News Update
News11 Juni 2026, 16:52 WIB

Pearl Abyss Janji Update Crimson Desert Selama Masih Diminati

Pearl Abyss berkomitmen terus memberikan update konten gratis bagi Crimson Desert. Simak strategi unik pengembang menjaga loyalitas komunitas pemain
Pearl Abyss Janji Update Crimson Desert Selama Masih Diminati(FOTO: Gamerant)
Lifestyle11 Juni 2026, 15:33 WIB

Naruto Terlampaui? Inilah 3 Ninja Konoha Generasi Baru Terkuat

Setelah kehilangan kekuatan Kurama dan Six Paths, Naruto Uzumaki resmi terlampaui oleh generasi baru. Simak ulasan kekuatan Boruto, Kawaki, dan Sarada
Naruto Terlampaui? Inilah 3 Ninja Konoha Generasi Baru Terkuat(FOTO: Gamerant)
Lifestyle11 Juni 2026, 15:18 WIB

Benarkah Roronoa Zoro Akan Menjadi Dewa Pedang Baru?

Memasuki Final Saga, Roronoa Zoro diprediksi bakal menjadi Dewa Pedang berikutnya. Simak fakta hubungan darah Zoro dengan legenda Wano, Shimotsuki Ryuma.
Benarkah Roronoa Zoro Akan Menjadi Dewa Pedang Baru?(FOTO: Gamerant)
Lifestyle11 Juni 2026, 10:12 WIB

Durasi Terpanjang dalam Sejarah! Film "Spider-Man: Brand New Day" Pecahkan Rekor Baru Franchise Si Manusia Laba-Laba

Bocoran runtime film Spider-Man: Brand New Day (Spider-Man 4 MCU) terungkap! Siap-siap duduk manis karena film ini bakal jadi yang terlama di franchise-nya.
Durasi Terpanjang dalam Sejarah! Film Spider-Man: Brand New Day Pecahkan Rekor Baru Franchise Si Manusia Laba-Laba (FOTO: gamerant)
Lifestyle11 Juni 2026, 10:12 WIB

Kolaborasi Terliar Abad Ini! Figur Crossover Godzilla x Evangelion Resmi Diumumkan, Desainnya Sangar Parah

Dua ikon pop kultur Jepang, Godzilla dan Evangelion, bersatu dalam lini figur premium terbaru buatan Bandai. Intip wujud sangar dan detail koleksi mahal ini!
Kolaborasi Terliar Abad Ini! Figur Crossover Godzilla x Evangelion Resmi Diumumkan, Desainnya Sangar Parah (FOTO: gamerant)
Console11 Juni 2026, 10:12 WIB

Gak Pake Dikejar Deadline! Ini 5 Game Open-World RPG yang Bebas Kamu Mainkan Santai Sesuai Mood

Bosan dengan game yang serba buru-buru? Intip rekomendasi game open-world RPG terbaik yang membebaskan kamu menjelajah tanpa beban cerita utama yang mengikat!
Gak Pake Dikejar Deadline! Ini 5 Game Open-World RPG yang Bebas Kamu Mainkan Santai Sesuai Mood (FOTO: gamerant)
Gadget11 Juni 2026, 10:11 WIB

Tandem Maut Gamer Premium! Samsung Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Watch Ultra 2 Kantongi Sertifikasi Baru, Siap Rilis Lebih Cepat?

Kabar gembira buat para pencinta gadget premium! Samsung Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Watch Ultra 2 baru saja lolos sertifikasi penting. Intip bocoran infonya di sini!
Tandem Maut Gamer Premium! Samsung Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Watch Ultra 2 Kantongi Sertifikasi Baru, Siap Rilis Lebih Cepat? (FOTO: gsmarena)
Lifestyle11 Juni 2026, 10:03 WIB

Dukung Kampanye Gamer Sehat, Infinix: Jangan Korbankan Fisik Demi Game

Banyak gamer rela begadang demi push rank Mobile Legends. Dukung kampanye Gamer Sehat Indogamers, Infinix ingatkan pentingnya jaga fisik dan mental
Dukung Kampanye Gamer Sehat, Infinix: Jangan Korbankan Fisik Demi Game(FOTO: Indogamers/Agam)
Console11 Juni 2026, 09:39 WIB

Terungkap! Alasan Mengapa Bone Village 'Dibuang' dari Proyek Final Fantasy 7 Rebirth, Developer Pengen Lebih Fokus?

Sutradara Final Fantasy VII Rebirth akhirnya blak-blakan mengungkap alasan mengapa area ikonik Bone Village dipotong dari game. Simak kisah di balik layarnya di sini!
Terungkap! Alasan Mengapa Bone Village Dibuang dari Proyek Final Fantasy 7 Rebirth, Developer Pengen Lebih Fokus? (FOTO: gamerant)
E-Sport11 Juni 2026, 09:36 WIB

Bukan Gimmick, Infinix Jelaskan Alasan Tampilkan Live Heart Rate Pro Player di MPL Indonesia Season 17

Bukan sekadar gimik, fitur Live Heart Rate pro player di panggung MPL kini jadi acuan baru industri esports. Mengapa data detak jantung ini begitu krusial bagi manajemen atlet?
Martinus H. Manurung, Head of Esports Business Development MOONTON (kiri) bersama dengan Sergio Ticolau, Infinix SEA Marketing Director (FOTO: Indogamers/rozi)
Portal Media Game Nomor 1 di Indonesia

Indogamers sebuah situs yang didedikasikan kepada pecinta game dari semua kalangan dan latar belakang. Hadir menjadi sumber informasi terpercaya bagi seluruh gamers di Indonesia.

Perumahan Bukit Hijau Felicity Village Blok B No. 6 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Provinsi Jawa Barat 16517

+62851 8306 6952

Subscribe

Anda juga bisa mengikuti update terbaru mengenai event-event yang sedang berjalan di media sosial kami.

© Copyright 2026 IndoGamers. All rights reserved.