Indogamers.com – Siapa yang sempat mengira kalau proyek remake pangeran legendaris dari Persia ini sudah "tewas" dan terkubur? Tenang, kamu nggak sendirian.
Setelah bertahun-tahun tanpa kabar pasti dan didera kritik tajam, Ubisoft akhirnya buka suara di ajang Ubisoft Forward 2024 kemarin.
Bukan dibatalkan, game ini justru sedang bersiap untuk comeback. Nah, supaya nggak bingung sama dramanya, berikut adalah poin-poin penting yang harus kamu tahu:
Baca Juga: Gak Perlu Konsol! Ini 6 Game Mobile AAA Terbaru 2026 dengan Grafis Gila yang Wajib Kamu Mainkan!
1. Target Rilis Baru: Tahun 2026!
Kabar paling penting: game ini dijadwalkan meluncur pada tahun 2026. Memang masih agak lama, sih, tapi setidaknya kita punya angka pasti setelah sebelumnya nasib game ini terombang-ambing tanpa kejelasan. Ubisoft mengonfirmasi hal ini lewat sebuah teaser pendek yang menampilkan nyala lilin yang kembali berkobar—simbol bahwa proyek ini masih hidup.
2. Sempat "Babak Belur" dan Ganti Developer
Ingat nggak waktu trailer pertamanya muncul di tahun 2020? Saat itu, banyak fans yang protes keras karena grafisnya dianggap ketinggalan zaman dan nggak layak untuk standar current-gen.
Awalnya, proyek ini dikerjakan oleh Ubisoft Pune dan Ubisoft Mumbai. Namun, karena feedback negatif tersebut, Ubisoft akhirnya mengambil langkah ekstrem dengan menarik proyek ini dan menyerahkannya ke tangan Ubisoft Montreal—tim veteran yang dulu memang menciptakan trilogi aslinya.
3. Kabar Buruk: Bukan "Update", Tapi Mulai dari Nol
Kenapa lama banget sampai harus nunggu 2026? Jawabannya karena Ubisoft Montreal memutuskan untuk membangun ulang game ini dari nol (rebuilt from the ground up). Mereka nggak sekadar memoles apa yang sudah ada, tapi benar-benar mendesain ulang semuanya agar sesuai dengan ekspektasi fans modern.
Ubisoft menekankan bahwa proyek ini sekarang sudah melewati fase "greenlight" dan masuk ke tahap produksi penuh. Jadi, yang kita lihat nanti bakal benar-benar baru!
4. Komitmen Ubisoft: "Kami Tidak Membatalkannya"
Di tengah rumor liar yang bilang game ini bakal bernasib sama dengan proyek-proyek Ubisoft yang dibatalkan, pihak studio menegaskan komitmen mereka.
Dalam pernyataannya, perwakilan Ubisoft menyampaikan:
"Contrary to some rumors, the project is not cancelled. Ubisoft Montreal is currently rewriting the legendary story and rebuilding the game to deliver a modern experience that remains faithful to the original masterpiece."
(Berlawanan dengan beberapa rumor, proyek ini tidak dibatalkan. Ubisoft Montreal saat ini sedang menulis ulang kisah legendaris tersebut dan membangun kembali gamenya untuk memberikan pengalaman modern yang tetap setia pada mahakarya aslinya.)
Baca Juga: Bebas Lag! Ini 10 Game Offline Terbaik Android dan iOS di Tahun 2026 yang Wajib Kamu Coba!
Kesimpulan:
Meski harus menunggu dua tahun lagi, setidaknya kita tahu kalau Prince of Persia: Sands of Time Remake berada di tangan yang tepat. Daripada rilis buru-buru dengan kualitas yang mengecewakan, lebih baik sabar menunggu sampai tahun 2026 demi nostalgia yang sempurna, kan?
Gimana, kalian masih semangat nungguin si Pangeran beraksi lagi, atau sudah terlanjur pindah ke lain hati?***

















