Indogamers.com – Ada kepuasan tersendiri saat kita menemukan jalan rahasia setelah mendapatkan kemampuan baru, bukan? Itulah inti dari genre Metroidvania. Gabungan antara eksplorasi luas, progres karakter yang memuaskan, dan desain peta yang saling terhubung bener-bener bikin kita betah menatap layar berjam-jam. Di tahun 2026 ini, baik judul retro maupun modern tetap menunjukkan taringnya sebagai genre yang tidak ada matinya. Yuk, kita bedah 6 judul paling "gacor" yang bakal bikin kamu ketagihan menjelajah setiap sudut labirin!
1. Castlevania: Symphony of the Night
Inilah sang pondasi utama yang melahirkan istilah "vania" dalam genre ini. Dirilis pertama kali tahun 1997, game ini mengubah formula linier menjadi eksplorasi kastil Dracula yang raksasa. Kamu mengendalikan Alucard yang memiliki kemampuan berubah wujud menjadi kelelawar, serigala, hingga kabut untuk membuka area yang sebelumnya terkunci. Kejutan besar berupa "Inverted Castle" di tengah permainan benar-benar mendefinisikan ulang skala eksplorasi dalam sejarah gaming.
2. The Messenger
Game ini tampil sangat unik dengan mencampurkan gaya old school dan konsep perjalanan waktu yang memengaruhi visual serta gameplay secara drastis. Awalnya terlihat seperti platformer linier ala Ninja Gaiden, namun di tengah jalan, permainan akan berubah menjadi Metroidvania murni dengan grafis yang berevolusi dari 8-bit ke 16-bit. Kamu harus berpindah antar era lewat portal untuk memecahkan puzzle lingkungan yang cerdik dan sangat menantang refleksmu.
3. Metroid Fusion
Seri ini dikenal dengan pendekatan yang lebih gelap, menindas, dan didorong oleh narasi yang kuat dibandingkan seri sebelumnya. Samus Aran kini terinfeksi parasit X dan harus bertahan hidup di stasiun laboratorium luar angkasa yang mencekam. Ada momen-momen ala survival horror di mana kamu dipaksa melarikan diri dari SA-X (kloningan jahat Samus) yang jauh lebih kuat, memberikan ketegangan yang bener-bener "uhuy"!
4. Guacamelee! (Super Turbo Championship Edition)
Metroidvania dengan bumbu budaya Meksiko yang sangat kental, penuh warna, dan kaya akan humor. Mekanik andalannya adalah kemampuan Juan untuk berpindah antara dunia orang hidup dan orang mati secara instan guna mengubah tata letak level secara real-time. Pertarungannya sangat seru dengan kombinasi serangan hand-to-hand ala pegulat Luchador yang sangat flashy dan memuaskan untuk dieksekusi.
5. Axiom Verge
Mahakarya indie ini bener-bener menangkap esensi Metroid klasik namun dengan identitasnya sendiri yang unik. Hal paling inovatif di sini adalah mekanik hacking menggunakan alat bernama "Address Disruptor" yang memungkinkanmu mengacaukan statistik musuh, mengubah lingkungan, hingga memanipulasi pergerakan karakter. Dunianya yang bertema biomekanikal memberikan atmosfer sci-fi yang misterius sekaligus mencekam bagi para pemain.
6. Shovel Knight: Specter of Torment
Kampanye ketiga dari saga Shovel Knight ini fokus pada karakter Specter Knight dengan pergerakan yang jauh lebih cepat, presisi, dan agresif dibandingkan seri utamanya. Menggunakan sabit besarnya, kamu bisa menebas musuh di udara dan meluncur melewati level dengan momentum yang sangat cair. Ceritanya jauh lebih emosional karena mengungkap latar belakang tragis sang ksatria undead ini sebelum kejadian di game utama.
Penutup
Keenam game Metroidvania di atas membuktikan bahwa eksplorasi adalah jantung dari pengalaman bermain yang tak terlupakan. Baik kamu suka nuansa gotik klasik di Castlevania atau inovasi glitch-hacking di Axiom Verge, setiap langkahmu di dalam labirin ini akan selalu dihargai dengan penemuan kemampuan atau rahasia baru. Jadi, pastikan kamu sudah menyiapkan mental untuk melakukan backtracking yang epik demi melengkapi peta 100%!
Dari 6 judul di atas, mana nih peta labirin yang bakal kamu taklukkan minggu ini?





















